Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti kelas 12 SMA fase F memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Dalam hal ini, modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 kurikulum merdeka bukan hanya sekadar kumpulan materi, melainkan sebuah panduan untuk pembelajaran yang dirancang guna membantu pengalaman belajar yang berarti dan berpengaruh.

Untuk pembelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas 12, pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam) menjadi solusi yang ideal. Deep Learning yang diimplementasikan melalui Mindful Learning (Pembelajaran Penuh Kesadaran), Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna), dan Joyful Learning (Pembelajaran yang Menyenangkan) bisa diterapkan dalam modul ajar deep learning kurikulum merdeka.
Sebelum melanjutkan ke pembahasan penerapannya, sangat penting untuk memahami ketiga pilar dari pendekatan ini secara menyeluruh.
Mindful Learning berfokus pada peningkatan kesadaran penuh (mindfulness) siswa selama aktivitas belajar. Ini bukan sekadar tentang “rajin” belajar, tetapi tentang hadir sepenuh hati, memperhatikan, dan merenungkan setiap nilai dan makna dari materi yang dipelajari. Dalam modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 SMA fase F, hal ini sangat relevan karena beragam materi seperti ketauhidan, akhlak, dan fiqih membutuhkan refleksi dan penghayatan yang mendalam, bukan hanya sekadar menghafal. Aktivitas belajar yang mindful bisa membantu siswa mengaitkan ajaran agama dengan kondisi batin dan realitas sosial yang mereka hadapi.
Konsep Meaningful Learning menekankan pentingnya mengaitkan informasi baru dengan struktur pengetahuan yang sudah dimiliki siswa. Pembelajaran menjadi bermakna ketika siswa bisa merasakan relevansi serta nilai praktis dari apa yang mereka pelajari. Dalam modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 kurikulum merdeka, materi seperti “Moderasi Beragama” atau “Kepemimpinan” akan tampak sepele jika tidak dihubungkan dengan isu-isu terkini seperti intoleransi, berita palsu, atau masalah kepemimpinan di lingkungan sekolah dan jaringan sosial. Meaningful Learning memastikan bahwa pengetahuan agama tidak hanya terkunci di dalam kelas, tetapi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Joyful Learning adalah pendekatan yang menciptakan atmosfer belajar di mana siswa merasa aman, termotivasi, dan bersemangat. “Menyenangkan” di sini tidak berarti tanpa tantangan, tetapi aktivitas pembelajaran dirancang dengan beragam metode, media, dan aktivitas yang bisa membangkitkan rasa ingin tahu serta kepuasan dalam diri siswa. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang selama ini dianggap membosankan dan penuh ceramah bisa diubah menjadi pengalaman yang lively dan menggembirakan melalui diskusi, simulasi, proyek, atau penjelajahan konten digital.
Berikut adalah cara implementasi modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 kurikulum merdeka ke dalam setiap langkahnya.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut mengajak siswa untuk berpikir secara kritis dan mengaitkan materi yang dipelajari dengan pengalaman nyata mereka.
Aktivitas pembelajaran dalam modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 SMA/MA fase F bisa dibagi menjadi tiga tahap yang mencerminkan penyatuan ketiga pendekatan tersebut.
Dorong siswa untuk tidak hanya membaca buku teks. Guru bisa memperkenalkan studi kasus, video singkat, atau artikel berita tentang seorang siswa yang tidak berhasil di UTBK namun berhasil melalui jalur alternatif berkat kerja keras dan optimisme yang dimilikinya. Atau, hadirkan cuplikan drama atau dialog yang mencerminkan pembicaraan tentang riya’ atau gossip di sekitar sekolah. Dari situ, siswa diminta untuk menganalisis dan mengaitkan perilaku dalam studi kasus itu dengan konsep-konsep dari Al-Qur’an dan Hadis yang harus mereka telusuri. Proses “penemuan” ini menjadikan pembelajaran lebih bermakna.
Setelah memahami konsep, minta siswa untuk berrefleksi. Aktivitas yang bisa dilakukan adalah:
Di sini, siswa didorong untuk membuat sesuatu yang membuat mereka aktif dan bahagia.
Silahkan download modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 kurikulum merdeka disini
Modul ajar deep learning PAI dan Budi Pekerti kelas 12 SMA fase F kurikulum merdeka memiliki kemampuan yang besar untuk mengembangkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam aspek akademik, tetapi juga matang dalam aspek spiritual dan sosial. Dengan menggabungkan pendekatan Deep Learning melalui Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning, aktivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti bisa diubah dari sekadar transfer pengetahuan menjadi upaya untuk menanamkan nilai-nilai dan membentuk karakter yang tulus. Pada akhirnya, diharapkan siswa-siswa kelas 12 bisa menghadapi berbagai tantangan dalam hidup dengan bekal iman, pengetahuan, dan akhlak yang baik yang tertanam dalam diri mereka, menjadikan agama sebagai sumber inspirasi dan solusi di setiap langkah kehidupan mereka, bukan sekadar sebagai pelajaran.