Pendidikan yang berkualitas sangat tergantung pada adanya perencanaan yang baik. Para guru yang berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran membutuhkan alat bantu yang dapat mengatur jalannya kegiatan belajar mengajar agar terfokus dan memenuhi tujuannya. Salah satu alat bantu yang penting ialah program semester (Promes).

Promes kurikulum merdeka mempunyai peranan yang sangat penting, terutama Promes IPS kelas 9 SMP/MTs fase D. Ia tidak hanya berfungsi sebagai jadwal, tetapi juga sebagai peta yang membantu guru dan siswa mencapai hasil pembelajaran yang ditetapkan.
Ketika merancang Promes IPS kelas 9 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka, terdapat beberapa elemen utama yang harus dipahami dan dipenuhi oleh guru supaya alat bantu pengajaran ini bisa berfungsi secara maksimal. Elemen-elemen ini saling berhubungan dan menjadi fondasi bagi keberhasilan perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas. Berikut adalah penjelasan mendalam tentang elemen-elemen tersebut:
Mencakup informasi dasar seperti nama mata pelajaran (IPS), tingkat kelas (kelas IX), fase (Fase D), semester (ganjil atau genap), serta tahun ajaran yang sedang berlangsung. Identitas ini krusial sebagai pengenal dan pemisah dari program semester (Promes) mata pelajaran lainnya.
CP adalah tujuan akhir yang hendak dicapai oleh siswa di akhir fase. Dalam kurikulum merdeka, CP tidak lagi berfokus pada detail kompetensi dasar, tetapi lebih pada hasil pembelajaran yang esensial yang harus dikuasai oleh siswa.
ATP kurikulum merdeka merujuk pada langkah-langkah atau urutan tujuan yang harus dilalui siswa untuk mencapai capaian pembelajaran. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) menjadi acuan dalam membagi materi ke dalam setiap minggu efektif di satu semester.
Merupakan pokok bahasan IPS kelas 9 SMP/MTs yang akan diajarkan selama satu semester. Materi ini perlu disusun dengan logika urutan dan relevansi terhadap ATP kurikulum merdeka, serta harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif siswa.
Mengatur jumlah jam pelajaran yang ada dalam satu semester dengan mempertimbangkan kalender pendidikan. Setiap materi dialokasikan sesuai dengan tingkat kompleksitas dan kedalaman pembahasan yang dibutuhkan.
Setelah alokasi waktu ditetapkan, materi akan dibagi dalam minggu-minggu efektif yang terdapat dalam kalender pendidikan. Ini memastikan bahwa tidak ada materi yang terlewat dan semua CP bisa dicapai.
Merupakan serangkaian aktivitas inti yang akan dilakukan siswa untuk mempelajari materi tertentu. Contohnya termasuk diskusi kelas, studi kasus, proyek, observasi lapangan, atau presentasi.
Pada bagian ini dijelaskan jenis asesmen yang akan digunakan oleh guru, baik yang bersifat formatif maupun sumatif, untuk menilai pencapaian CP. Evaluasi bisa dilakukan dengan tes tertulis, portofolio, proyek, atau presentasi.
Guru sebaiknya menyediakan ruang untuk catatan atau penyesuaian. Ini penting karena Promes kurikulum merdeka menekankan pentingnya fleksibilitas, sehingga guru bisa menyesuaikan rencana sesuai dengan kondisi kelas yang terus berubah.
Dengan memahami elemen-elemen utama ini, guru akan bisa menyusun Promes kelas 9 SMP/MTs untuk mata pelajaran IPS fase D yang terarah, terstruktur, dan aplikatif, sehingga pembelajaran bisa dilaksanakan secara efektif sesuai dengan semangat kurikulum merdeka.
Setelah menyusun Program Semester (Promes) dengan cermat, langkah berikutnya adalah pelaksanaannya di dalam kelas. Promes kelas 9 bukan hanya sekadar dokumen resmi, melainkan petunjuk praktis yang membantu guru dalam mengatur kegiatan belajar selama satu semester. Untuk memastikan Promes kurikulum merdeka berfungsi secara maksimal, dibutuhkan cara pelaksanaan yang tepat. Berikut adalah beberapa metode yang dapat diterapkan oleh guru dalam mengeksekusi Promes IPS kelas 9 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka:
Promes kurikulum merdeka seharusnya dianggap sebagai panduan perjalanan. Guru mengikuti urutan yang telah diatur, tetapi tetap bisa menyesuaikan dengan keadaan di lapangan. Contohnya, jika siswa memerlukan waktu lebih untuk memahami materi tentang globalisasi, guru bisa menyesuaikan kecepatan tanpa menyimpang dari tujuan utama.
Promes kelas 9 SMP/MTs harus terkait dengan alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar kurikulum merdeka. ATP menjelaskan pencapaian setiap fase, sedangkan modul ajar menawarkan alat teknis (materi, metode, media, penilaian). Dengan penyelarasan ini, pembelajaran bisa berlangsung secara konsisten dan terintegrasi antara perencanaan dan realisasi.
Kurikulum merdeka mendukung guru untuk mengimplementasikan model pembelajaran yang aktif. Beberapa metode yang bisa digunakan dalam Pelaksanaan Promes IPS kelas 9 SMP/MTs antara lain:
Supaya Program Semester (Promes) lebih menarik, guru bisa menggunakan teknologi digital seperti:
Ini akan membantu siswa lebih mudah memahami materi yang kompleks, seperti peta geografis atau fenomena sosial global.
Setiap kelas mempunyai kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu menyesuaikan pelaksanaan Promes IPS kelas 9 SMP/MTs dengan:
Misalnya, jika siswa lebih senang berdiskusi, guru bisa lebih menekankan strategi kolaboratif dalam pembelajaran IPS kelas 9 MTs.
Keberhasilan Promes kelas 9 SMP/MTs akan meningkat jika siswa merasa terlibat. Guru bisa memberikan kesempatan kepada siswa untuk:
Dengan cara tersebut, siswa bukan hanya penerima informasi, tetapi juga pencipta pengetahuan.
Guru perlu melakukan pengamatan rutin terhadap pelaksanaan Promes kurikulum merdeka. Di akhir setiap tema atau materi, guru bisa melakukan refleksi:
Hasil dari refleksi ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelaksanaan Promes IPS kelas 9 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka di masa mendatang.
Pelaksanaan Program Semester (Promes) akan lebih efisien jika dilakukan secara kolaboratif. Guru IPS bisa berdiskusi dengan guru mata pelajaran lain untuk mengintegrasikan tema pembelajaran, contohnya IPS dengan Pendidikan Pancasila atau Bahasa Indonesia. Selain itu, dukungan dari kepala sekolah dalam menyediakan fasilitas juga sangat penting.
Meskipun Promes kelas 9 SMP/MTs sudah dirancang, guru tetap harus menyediakan ruang untuk adaptasi. Situasi yang sebenarnya di dalam kelas bisa berbeda dari yang direncanakan, misalnya karena terbatasnya waktu, kegiatan sekolah lain, atau kebutuhan siswa. Dengan adanya fleksibilitas, Promes kurikulum merdeka tetap bisa relevan dan bermanfaat.
Download Promes IPS kelas 9 fase D kurikulum merdeka selengkapnya disini
Promes IPS kelas 9 SMP/MTs fase D dalam kurikulum merdeka merupakan alat yang sangat penting untuk memastikan bahwa kegiatan pembelajaran berlangsung dengan terarah, terukur, dan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Dengan perencanaan yang baik, Promes kurikulum merdeka bisa berfungsi sebagai panduan bagi guru dan siswa dalam mencapai capaian pembelajaran (CP) yang maksimal.