Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam Bahasa Arab memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan siswa kemampuan untuk berkomunikasi dalam bahasa Al-Qur’an. Kedua, membangun rasa cinta terhadap bahasa ini sejak dini. Di kelas 2 MI, anak-anak umumnya suka bermain, sehingga metode pembelajaran yang terlalu kaku bisa mengurangi minat mereka.

Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan filosofi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan pendekatan Deep Learning (Pembelajaran Mendalam). Integrasi tersebut harus terlihat tidak hanya di dalam kelas namun juga dalam semua perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Bahasa Arab kelas 2 MI yang digunakan, mulai dari Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, hingga Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menekankan pengembangan aspek afektif (sikap, perasaan, nilai) sebagai dasar sebelum, selama, dan setelah proses kognitif. Dalam pelajaran Bahasa Arab kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah, cinta berarti menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berarti, serta menghubungkan emosi positif dengan bahasa Arab. Bahasa kini tidak lagi dilihat sebagai sekadar aturan, tetapi sebagai “jembatan hati” untuk memahami agama, budaya, dan identitas Islam.
Sementara itu, Deep Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan penerapan pengetahuan dalam konteks yang baru. Pendekatan tersebut menolak teknik hafalan sekadar dan mengajak siswa untuk “menyelam” lebih dalam ke dalam bahasa, menghubungkannya dengan pengalaman nyata, serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sederhana atau mengekspresikan diri.
Kedua pendekatan tersebut bersama-sama membuat suatu kerangka di mana siswa belajar Bahasa Arab secara mendalam karena mereka mencintainya, dan rasa cinta itu muncul karena mereka merasakan kedalaman makna dan kegunaannya.
Berikut komponen-komponen yang ada dalam perangkat ajar KBC Bahasa Arab kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah:
Prota Bahasa Arab Kelas 2 MI adalah rencana pembelajaran yang tidak hanya mencakup materi, tetapi juga perjalanan emosional dan pemahaman sepanjang tahun. Tema-tema besar seperti “Arab di Sekitarku” dan “Kisah Nabi” dibuat untuk mendekatkan siswa dengan bahasa.
Promes membagi rencana tahunan menjadi langkah-langkah bulanan yang realistis, dengan penekanan pada keberanian dan kesenangan di semester ganjil, dan rasa hormat serta kekaguman di semester genap. Promes perlu bersifat fleksibel supaya guru bisa menyesuaikan dengan dinamika yang ada di kelas.
CP dalam perangkat ajar KBC Bahasa Arab kelas 2 MI ini lebih luas dari sekadar aspek kognitif. CP harus secara eksplisit mencakup tiga dimensi. Pertama, dimensi afektif yang mencerminkan cinta dan penghormatan terhadap Bahasa Arab. Kedua, dimensi kognitif-prosedural yang menekankan pemahaman kosakata. Ketiga, dimensi psikomotorik yang mencakup kemampuan menulis huruf hijaiyah dengan baik.
ATP menjadi inti dari pelaksanaan filosofi. Setiap alur dibuat sebagai narasi kecil yang membawa ke “momen pencerahan” baik secara intelektual maupun emosional. ATP untuk satu topik disusun dengan logika:
Modul ajar merupakan realisasi rinci dari ATP. Dalam konteks ini, modul ajar KBC Bahasa Arab kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah menyerupai desain pengalaman belajar. Unsur utama yang ada di dalamnya mencakup:
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) tidak bisa hanya bersifat kuantitatif. Kriteria tersebut harus mengkombinasikan indikator kualitatif dan kuantitatif yang mencerminkan perkembangaan afektif serta pembelajaran mendalam.
Silahkan download perangkat ajar KBC Bahasa Arab kelas 2 MI klik disini
Pelaksanaan perangkat ajar KBC Bahasa Arab kelas 2 MI mengharuskan guru untuk mengubah cara berpikir dari “pengajar materi” menjadi “fasilitator cinta dan pemahaman”. Guru dituntut untuk menjadi kreatif, empatik, dan selalu terus belajar. Selain itu, dukungan dari madrasah seperti pelatihan, penyediaan materi ajar yang kaya, dan lingkungan sekolah yang lebih menghargai proses dibandingkan hasil sangatlah penting.
Dengan perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Bahasa Arab kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah yang diintegrasikan dengan pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam), pembelajaran bisa berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi menakutkan, melainkan sebuah petualangan yang menyenangkan yang tertanam di hati dan pikiran. Akhir dari semua ini bukan hanya siswa yang bisa berbahasa Arab, tetapi siswa yang mencintai bahasa Arab, yang akan mengarahkan mereka untuk mempelajari bahasa tersebut secara dalam dan berkelanjutan sepanjang hidup. Ini adalah investasi terbaik untuk menciptakan generasi yang tidak hanya terampil dalam berbahasa, namun juga mempunyai hubungan emosional dan spiritual yang kuat dengan warisan keislaman mereka.