Di zaman kurikulum merdeka, Program Semester, atau biasa disebut Promes, menjadi salah satu dokumen penting untuk guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih adaptif dan fokus pada siswa. Promes kurikulum merdeka berfungsi sebagai panduan yang fleksibel, membantu guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Materi Bahasa Inggris kelas 4 SD/MI fase B perlu disusun dengan cara yang mempertimbangkan profil kompetensi, minat, dan kebutuhan para siswa.

Konsep Promes Bahasa Inggris Kelas 4 Kurikulum Merdeka
Definisi Program Semester (Promes)
Program Semester (Promes) merupakan rencana kerja operasional guru untuk satu semester, yang mencakup indikator pencapaian, materi pokok, metode pengajaran, alat asesmen, dan pembagian waktu. Berbeda dari Program Tahunan (Prota) yang memiliki cakupan jangka panjang, Promes kurikulum merdeka merinci kegiatan pembelajaran dalam periode 6 hingga 8 bulan, sesuai dengan kalender akademik. Selain itu, Promes kelas 4 SD/MI juga berbeda dari modul ajar yang lebih bersifat harian atau per pertemuan.
Karakteristik Kurikulum Merdeka pada Fase B
Pada fase B, siswa kelas 4 SD/MI memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Peningkatan kemandirian dalam belajar, siswa bisa bekerja dalam kelompok kecil.
- Tingkat rasa ingin tahu yang tinggi, memerlukan konteks nyata untuk aktivitas belajar.
- Dasar kemampuan bahasa sudah terbentuk; saatnya untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dengan cara yang sederhana.
Peran Strategis Promes Kurikulum Merdeka
- Mengimplementasikan prinsip “Merdeka Belajar”: memberi kesempatan kepada guru untuk berinovasi dalam metode tanpa kehilangan fokus pada capaian pembelajaran.
- Menyambungkan antara Capaian Pembelajaran (CP) fase B dengan konteks lokal (misalnya: menggunakan lagu daerah untuk membantu pengenalan kosakata).
Keterkaitan dengan Profil Pelajar Pancasila
Promes Bahasa Inggris kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka dirancang untuk meningkatkan:
- Kreativitas (melalui proyek seni yang berkaitan dengan bahasa),
- Kerja Sama (aktivitas berpasangan atau berkelompok),
- Berpikir Kritis (diskusi mengenai perbandingan budaya dari ungkapan dalam bahasa Inggris).
Komponen Promes Bahasa Inggris Kelas 4 Fase B
Promes Bahasa Inggris kelas 4 SD/MI fase B dalam kurikulum merdeka disusun sebagai kerangka yang dinamis, menggabungkan capaian pembelajaran, karakteristik siswa, dan konteks lokal. Komponen yang perlu ada dalam Promes kelas 4 meliputi beberapa elemen penting:
- Capaian Pembelajaran (CP) mencakup kompetensi untuk kelas 4 SD/MI, seperti menyebutkan nama hewan dan aktivitas sehari-hari dengan kalimat sederhana.
- Alokasi Waktu adalah pembagian jam yang efektif per tema, sesuai dengan kalender akademik, contohnya 4 JP untuk tema “Kegiatan Sehari-hari”.
- Materi adalah topik yang tepat untuk siswa berusia 9-10 tahun, seperti Hewan, Sekolahku, dan Hobi.
- Tujuan Pembelajaran (TP) menjelaskan kemampuan yang ingin dicapai siswa, misalnya menulis 5 kalimat tentang rutinitas menggunakan simple present tense.
Prinsip Penyusunan
- Fleksibel: Sediakan slot “minggu cadangan” untuk menghadapi ketidakpastian (libur, acara sekolah).
- Kontekstual: Kaitan tema dengan lingkungan siswa (misalnya: “Sekolahku” membandingkan kantin di Indonesia dan negara lain).
- Berjenjang: Rancang TP dari keterampilan mendengarkan (listening) ke keterampilan menulis (writing).
Strategi Implementasi Promes Kelas 4
Agar Promes Bahasa Inggris kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka berjalan dengan baik dan bermanfaat, guru perlu menerapkan beberapa strategi implementasi dalam kelas. Berikut adalah beberapa strategi utama yang bisa diikuti:
Persiapan dan Penguasaan Materi oleh Guru
- Kajian Dokumen Pembelajaran: Guru perlu memahami dengan baik Prota, Promes, dan ATP yang telah disusun. Dengan pemahaman yang mendalam, guru bisa menjawab pertanyaan siswa dan mengarahkan aktivitas belajar sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
- Pelatihan Internal dan Sesi Berbagi: Selenggarakan workshop atau kegiatan singkat di tingkat musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) untuk berbagi praktik terbaik, contoh modul ajar, dan alat bantu pembelajaran yang inovatif.
- Pembuatan Bank Soal dan Rubrik Penilaian: Siapkan bank penilaian, sekumpulan soal formatif, portofolio, dan rubrik penilaian supaya proses penilaian lebih teratur.
Pengelolaan Kelas yang Mendukung Pembelajaran Bahasa Inggris
- Penggunaan Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Pengantar: Terapkan Kebijakan English Only Policy secara bertahap; misalnya, di awal dan akhir sesi, baik guru maupun siswa hanya menggunakan bahasa Inggris yang sederhana.
- Aturan Kelas dan Kontrak Belajar: Buat “kontrak kelas” secara kolaboratif dengan siswa yang mencakup kesepakatan mengenai tanggung jawab, etika berbicara, dan giliran berbicara. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap aturan serta meningkatkan partisipasi.
- Penataan Ruang dan Zona Pembelajaran: Bagilah ruang kelas menjadi beberapa zona, seperti zona listening (area audio/visual), zona speaking (area role play dengan meja bundar), dan zona writing (meja kerja individu dengan kertas gambar).