Komponen penting ATP Akidah Akhlak kelas 2 MI fase A kurikulum merdeka lainnya adalah kegiatan dalam pembelajaran. Kegiatan mengatur bagaimana kegiatan pembelajaran berlangsung di kelas. Guru harus memilih kegiatan yang sesuai dengan usia serta karakter murid di fase A. Anak-anak di kelas 2 biasanya lebih menyukai metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
Guru bisa memanfaatkan cerita islami, permainan edukatif, lagu, atau praktik langsung. Contohnya, saat belajar tentang adab berbicara, murid bisa berlatih bermain peran dengan teman sekelas. Kegiatan seperti ini membuat kegiatan pembelajaran terasa lebih hidup dan mudah diingat.
Pembelajaran yang aktif juga meningkatkan partisipasi murid. Anak-anak menjadi lebih fokus dan bersemangat selama pelajaran berlangsung. Selain itu, mereka lebih gampang mengingat materi karena terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran.
Asesmen adalah komponen terakhir yang sangat penting dalam ATP Akidah Akhlak kelas 2 fase A kurikulum merdeka. Guru memanfaatkan asesmen untuk mengevaluasi perkembangan belajar murid. Penilaian tidak hanya dilakukan lewat tes tertulis. Guru juga bisa menggunakan observasi, praktik, dan penilaian sikap.
Dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah, penilaian sikap sangat berperan. Guru bisa memperhatikan perilaku murid dalam kegiatan sehari-hari di kelas. Misalnya, guru menilai apakah murid sudah terbiasa mengucapkan salam atau membantu teman. Penilaian seperti ini lebih sesuai dibandingkan hanya menilai kemampuan hafalan.
Asesmen membantu guru dalam meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran. Jika banyak murid belum memahami materi, guru bisa mengulang pembelajaran menggunakan metode yang berbeda. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Download ATP Akidah Akhlak kelas 2 fase A kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
ATP Akidah Akhlak kelas 2 fase A dalam kurikulum merdeka mempunyai peran yang signifikan dalam pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Alur Tujuan Pembelajaran membantu guru dalam membuat pembelajaran secara sistematis, berarah, dan sesuai dengan kebutuhan murid. Ketika ATP kurikulum merdeka disiapkan dengan baik, kegiatan pembelajaran bisa menjadi lebih efektif dan bermanfaat. Murid tidak hanya memahami teori agama, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.