Kurikulum merdeka muncul sebagai suatu inovasi dalam dunia pendidikan. Kurikulum tersebut memberikan keleluasaan untuk para guru dan murid. Meski demikian, keleluasaan tersebut tetap memerlukan panduan yang jelas.

Salah satu pedoman yang penting adalah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Para guru harus memahami KKTP kurikulum merdeka dengan baik. Ia berfungsi untuk menilai keberhasilan belajar para murid.
Kurikulum merdeka telah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP). Untuk fase B SKI kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI), CP meliputi beberapa hal yang harus dipahami murid. Diharapkan murid mengenali tokoh-tokoh dalam Islam, seperti Nabi Muhammad SAW, para sahabatnya, dan para ulama. Selanjutnya, murid diharapkan memahami sejarah munculnya Islam, termasuk peristiwa Tahun Gajah dan kelahiran Nabi.
Selain itu, mereka juga belajar mengenai akhlak baik yang dirujuk melalui kisah-kisah sejarah. Khusus untuk kelas 3, fokus pada masa kecil Nabi serta masa remajanya hingga menjadi rasul. Ada pula materi mengenai pengembangan masyarakat di Madinah. Setiap tema mempunyai tujuan pembelajaran (TP) yang berbeda-beda. Guru harus menguraikan CP menjadi beberapa TP. Setelah itu, barulah guru membuat KKTP SKI kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka dari masing-masing TP.
Sejarah Kebudayaan Islam sangat mementingkan sikap. Murid tidak hanya perlu mengetahui ceritanya, tetapi juga harus mencontoh tokoh-tokoh tersebut. Misalnya, mengenai kejujuran Nabi Muhammad. Oleh karena itu, TP bisa dinyatakan sebagai: “Murid memperlihatkan sikap jujur dalam aktivitas sehari-hari.” Bagaimana cara mengukur pencapaiannya? Lakukan observasi secara harian. Guru bisa mencatat perilaku murid. Kriteria ketercapaian untuk sikap bersifat kualitatif.
Buatlah deskripsi seperti ini. Untuk level “mulai berkembang”: “Murid terkadang bersikap jujur jika diingatkan.” Level “sesuai harapan”: “Murid selalu bersikap jujur dalam berbagai situasi.” Level “sangat baik”: “Murid menjadi contoh kejujuran bagi teman-temannya.”
Selanjutnya, guru mendokumentasikan dalam jurnal. Proses tersebut memerlukan waktu. Namun, hasilnya sangat berharga untuk pengembangan karakter.
Banyak guru merasa kesulitan dalam membuat KKTP SKI kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka. Padahal, prosesnya cukup sederhana. Ikuti langkah-langkah berikut dengan berurutan.
Tentu saja ada beberapa tantangan dalam menerapkan KKTP SKI kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah fase B kurikulum merdeka.
Namun, semua tantangan tersebut masih mudah diatasi. Guru bisa memanfaatkan teknologi sederhana seperti memotret hasil kerja murid dan memberi label sesuai dengan level KKTP kelas 3. Berlatihlah secara bertahap, tidak perlu menyelesaikan semuanya sekaligus.
KKTP kurikulum merdeka bisa digunakan untuk dua jenis penilaian.
Kesimpulan akhir bisa dituliskan di rapor. Gunakan kalimat deskriptif seperti ini: “Ananda sudah bisa menceritakan kisah nabi. Namun, perlu latihan untuk mengingat nama-nama sahabat.” Jangan lupa untuk menambahkan rekomendasi tindak lanjut. Dengan cara tersebut, penilaian menjadi sebuah dialog, bukan sekadar keputusan.