Promes Fikih Kelas 3 MI Fase B Kurikulum Merdeka

Salah satu perangkat ajar yang penting dalam kurikulum merdeka adalah Program Semester atau yang dikenal sebagai Promes. Promes Fikih kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase B kurikulum merdeka berfungsi sebagai petunjuk untuk aktivitas selama satu semester. Perangkat tersebut membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran dengan cara yang terstruktur.

Program Semester (Promes) Fikih Kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah

Membuat Program Semester (Promes) Fikih Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka

Karakteristik Fikih Kelas 3 Fase B

Fase B dalam kurikulum merdeka ditujukan bagi murid kelas 3 dan 4. Murid berusia antara 7 hingga 9 tahun. Pada fase tersebut, perkembangan kognitif mereka sudah memasuki tahap operasi konkret. Mereka mulai bisa berpikir secara logis meskipun tetap sederhana.

Dalam pembelajaran Fikih kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah di fase ini, fokus utamanya adalah memperkenalkan konsep dasar. Materi yang diajarkan berkaitan dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari, seperti tata cara wudhu dan shalat. Murid juga diajarkan tentang adab serta doa sehari-hari. Metode pembelajarannya sebaiknya menyenangkan dan interaktif. Guru bisa menggunakan metode bermain peran dan bernyanyi. Cara tersebut membuat murid terlibat aktif dan bersemangat.

Selain itu, pembelajaran Fikih kelas 3 MI juga menanamkan nilai-nilai ketakwaan sejak awal. Nilai-nilai ini menjadi dasar karakter religius untuk mereka. Guru perlu mengaitkan materi dengan situasi nyata. Hal ini bisa meningkatkan pemahaman dan penghayatan nilai.

Komponen Utama dalam Promes Fikih Kelas 3

Promes Fikih kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka yang baik harus mencakup beberapa komponen penting. Yang pertama adalah identitas sekolah beserta mata pelajaran yang diajarkan. Identitas tersebut meliputi nama Madrasah Ibtidaiyah. Selanjutnya, harus dicantumkan semester dan tahun ajaran yang jelas. Ketiga, harus ada elemen Capaian Pembelajaran yang harus dicapai. Keempat, Alur Tujuan Pembelajaran perlu diuraikan dengan jelas. Kelima, rincian alokasi waktu per tujuan pembelajaran harus dicantumkan.

Keenam, harus ada kolom untuk minggu efektif belajar. Ketujuh, perlu dihitung juga minggu yang tidak efektif. Contoh minggu yang tidak efektif meliputi libur dan ujian. Terakhir, harus ada tanda tangan dari guru dan kepala Madrasah Ibtidaiyah sebagai bukti pengesahan dokumen. Semua komponen tersebut harus terintegrasi dalam satu kesatuan. Guru diperbolehkan untuk menyesuaikan format sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Alur Pembuatan Promes Kurikulum Merdeka yang Sistematis

Langkah pertama adalah melakukan analisis terhadap Capaian Pembelajaran (CP) fase B Fikih kelas 3 MI. Analisis tersebut berguna untuk menentukan cakupan materi yang akan diajarkan. Selanjutnya, guru menguraikan CP menjadi ATP. ATP dibuat secara berurutan dari bahan yang mudah hingga yang lebih sulit. Kemudian, guru memperhitungkan jumlah minggu efektif untuk pembelajaran. Perhitungan ini disesuaikan dengan kalender pendidikan. Guru perlu mengurangkan waktu untuk pekan libur dan ujian. Hasil dari perhitungan ini adalah total jam pembelajaran yang tersedia.

Setelahnya, guru mengalokasikan jam pelajaran untuk setiap ATP. Alokasi ini perlu mempertimbangkan tingkat kedalaman masing-masing materi. Selain itu, guru juga bisa menambah waktu untuk proyek (kokurikuler). Proyek tersebut merupakan bagian dari dimensi profil lulusan dan kurikulum berbasis cinta (KBC). Akhirnya, format Promes kurikulum merdeka diisi dengan lengkap dan teratur. Verifikasi oleh pihak yang berwenang dilakukan sebelum diterapkan.

Implementasi Promes Kelas 3

Mari kita lihat contoh penerapan Promes Fikih kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka secara praktis. Di awal semester ganjil, guru memfokuskan pada bab tentang bersuci. Bab ini menjelaskan tata cara melakukan wudhu dengan benar. Guru mengalokasikan waktu 4 jam untuk bab ini. Sesi pertama difokuskan pada teori niat. Kedua diarahkan pada praktik mencuci anggota wudhu. Ketiga mengajarkan doa setelah wudhu. Keempat adalah untuk mengevaluasi melalui unjuk kerja.

Setelah itu, guru Fikih kelas 3 MI melanjutkan ke bab shalat fardhu. Waktu yang dialokasikan untuk bab ini adalah 8 jam. Delapan jam tersebut dibagi dalam beberapa pertemuan. Pertemuan pertama membahas syarat dan rukun dalam shalat. Berikutnya adalah untuk praktik gerakan dan bacaan. Pertemuan terakhir dilakukan simulasi shalat berjamaah. Guru bisa menambahkan proyek (kokurikuler) di akhir semester. Proyek tersebut adalah membuat jadwal shalat harian. Murid akan mempraktikannya dan mencatat di buku. Proyek tersebut bertujuan untuk memperkuat dimensi keimanan dan ketakwaan.

Pages: 1 2
You might also like
Promes Fikih Kelas 7 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Fikih Kelas 7 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Akidah Akhlak Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Akidah Akhlak Kelas 8 Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Bahasa Arab Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Promes Bahasa Arab Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

KKTP Bahasa Arab Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka

KKTP Bahasa Arab Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka

Promes Al-Qur’an Hadis Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka

Promes Al-Qur’an Hadis Kelas 4 Fase B Kurikulum Merdeka

Promes Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 Fase F

Promes Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 Fase F