(Deep Learning) Modul Ajar Sejarah Kelas 10 SMA/MA
2 menit membaca
Share this:
Contoh Rinci Aktivitas dalam Satu Pertemuan
Berikut contoh aktivitas pembelajaran dalam modul ajar deep learning Sejarah kelas 10 kurikulum merdeka untuk satu pertemuan
Pembukaan (10 menit – Joyful): Kuis Interaktif “Benar atau Salah?” mengenai fakta-fakta menarik tentang komoditas perdagangan di Nusantara di masa lalu (contohnya, pala dan cengkih memiliki nilai lebih tinggi dari emas di Eropa).
Kegiatan Inti (70 menit):
Meaningful & Mindful – Analisis Peta dan Sumber: Siswa meneliti peta jalur perdagangan kuno. Mereka mendapatkan kutipan dari catatan pedagang Tiongkok (I-Tsing) dan Arab. Dengan metode sumber dan konteks, mereka menjawab pertanyaan: “Apa yang membuat Sriwijaya menjadi pusat perdagangan? Bagaimana agama Buddha mampu menyebar lewat jalur ini?”
Joyful & Meaningful – Bermain Peran “Perdagangan dan Dialog”: Siswa melakukan simulasi kegiatan perdagangan di pelabuhan. Sebagian berpura-pura menjadi pedagang dari Gujarat, Tiongkok, dan Jawa; sementara yang lain berperan sebagai penguasa pelabuhan Sriwijaya dan biksu Buddha. Mereka perlu bernegosiasi, memperkenalkan budaya dan agama mereka, sambil menyelesaikan konflik yang ditugaskan oleh guru.
Penutup (10 menit – Mindful): Refleksi Terpandu: Guru memandu siswa dalam refleksi dengan pertanyaan: “Nilai toleransi dan kerukunan apa yang bisa kita ambil dari proses akulturasi di zaman Sriwijaya dan Majapahit? Bagaimana penerapan nilai-nilai tersebut dalam konteks masyarakat majemuk saat ini?”
Silahkan download modul ajar deep learning Sejarah kelas 10 kurikulum merdeka disini
Kesimpulan
Modul ajar deep learning Sejarah kelas 10 SMA/MA fase E dalam kurikulum merdeka bukanlah sekadar dokumen perencanaan. Ini adalah sebuah manifesto pendidikan yang berupaya menghidupkan kembali semangat pelajaran sejarah. Dengan memadukan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning, sejarah tidak hanya berhenti pada ujian tulis, tetapi menjadi bagian hidup dalam tindakan dan cara berpikir siswa untuk membangun masa depan Indonesia.