BerandaKelas 2KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
4 menit membaca
Share this:
Dalam ekosistem kurikulum merdeka, penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi lebih kepada gambaran proses perkembangan siswa. Pada titik ini, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) memiliki peran yang sangat penting, khususnya untuk mata pelajaran yang kaya nilai seperti Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti kelas 2 SD fase A.
Memahami Esensi KKTP Kurikulum Merdeka
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) berfungsi lebih dari sekadar alat evaluasi, ia berfungsi sebagai panduan dalam belajar. Dalam kurikulum merdeka, setiap Capain Pembelajaran (CP) dirincikan menjadi sejumlah Tujuan Pembelajaran (TP). KKTP kurikulum merdeka selanjutnya menjadi penjelasan rinci yang menggambarkan kemampuan nyata yang harus ditampilkan oleh siswa sebagai bukti bahwa mereka telah mencapai TP tersebut. KKTP kurikulum merdeka mempunyai beberapa fungsi, seperti:
Pembimbing bagi Guru: Menentukan strategi, metode, dan materi yang sesuai.
Alat Diagnostik: Mendeteksi kekuatan dan kelemahan siswa secara individu.
Komunikasi yang Jelas: Menyambungkan harapan guru, pemahaman siswa, dan laporan kepada orang tua.
Dasar untuk Pembelajaran Diferensiasi: Memungkinkan guru memberikan tugas yang sesuai dengan tingkat pencapaian siswa masing-masing.
PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 Fase A: Membangun Fondasi Akidah dan Akhlak
Fase A dalam kurikulum merdeka mencakup kelas 1 dan 2 SD. Pada fase ini, pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti terfokus pada pembentukan dasar yang kokoh, terutama dalam aspek sikap dan kebiasaan. Siswa kelas 2, biasanya berusia 7-8 tahun, berada dalam masa yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai dasar melalui contoh, pembiasaan, dan aktivitas yang menyenangkan. Unsur utama dari PAI dan Budi Pekerti kelas 2 fase A mencakup:
Al-Qur’an dan Hadis: Pengenalan huruf hijaiyah, hafalan surah, dan doa pendek dengan tartil yang sederhana.
Akidah: Memahami Allah SWT lewat ciptaan-Nya, mengenali Rasulullah SAW, dan meyakini kebenaran Islam.
Akhlak: Menanamkan perilaku positif (jujur, hormat, sopan, disiplin) dalam interaksi sehari-hari di rumah dan sekolah.
Fikih: Mempraktikkan ibadah dasar (wudu, salat, puasa) dengan cara yang benar serta pemahaman yang sederhana.
Sejarah Peradaban Islam: Cerita teladan Nabi Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya.
Menguraikan KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2 Secara Praktis
Berikut adalah contoh penguraian KKTP kurikulum merdeka untuk beberapa Tujuan Pembelajaran (TP) PAI dan Budi Pekerti kelas 2 SD fase A. KKTP PAI dan Budi Pekerti kelas 2 fase A kurikulum merdeka dibuat dalam bentuk pernyataan perilaku atau hasil yang bisa diamati.
1. TP pada Elemen Al-Qur’an (Membaca dan Menghafal)
Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat membaca huruf hijaiyah yang bersambung dalam kata-kata sederhana dengan pelafalan yang jelas.
KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2:
Siswa mampu mengenali dan menyebutkan nama huruf hijaiyah yang bersambung dalam frasa (misalnya: بسم الله).
Siswa dapat membaca kata-kata sederhana yang terdiri dari 3-4 huruf hijaiyah yang bersambung dengan pelafalan yang jelas, meskipun mungkin belum sepenuhnya sesuai tajwid.
Siswa berusaha memperbaiki pelafalan huruf tertentu (seperti غ, خ, ع) saat mendapat bimbingan dari guru.
2. TP pada Elemen Akidah
Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu menyebutkan ciptaan Allah SWT di sekitar sebagai ungkapan rasa syukur.
KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2:
Siswa dapat menyebutkan minimal 5 ciptaan Allah yang ada di langit (seperti matahari, bulan, bintang, awan) dan di bumi (misalnya hewan, tumbuhan, sungai, diri sendiri).
Siswa mengekspresikan rasa kagum dan terima kasih kepada Allah baik secara lisan (mengatakan “Alhamdulillah”) atau melalui gambar.
Siswa menunjukkan perilaku menjaga ciptaan Tuhan, seperti tidak menyakiti hewan, menyiram tumbuhan, atau membuang sampah pada tempatnya, dengan mengerti bahwa itu adalah amanah dari-Nya.
3. TP pada Elemen Akhlak (Budi Pekerti)
Tujuan Pembelajaran: Siswa menerapkan perilaku jujur dan bertanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari di sekolah.
Siswa menerima dan mengakui kesalahan yang telah dilakukan (misalnya: merusak mainan teman, tidak menyelesaikan PR) tanpa mengalihkan kesalahan kepada orang lain.
Siswa mengembalikan barang yang dipinjam atau barang yang ditemukan kepada pemiliknya atau kepada guru.
Siswa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru (seperti merapikan alat tulis, pelaksanaan piket kelas) sampai selesai tanpa perlu diingatkan terus-menerus.
4. TP pada Elemen Fikih (Ibadah)
Tujuan Pembelajaran: Siswa melaksanakan gerakan dan bacaan shalat dengan rapi.
KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2:
Siswa mampu menjalankan urutan gerakan shalat (dari takbiratul ihram hingga salam) dengan tertib dan tenang.
Siswa menghafal dan melafalkan bacaan takbiratul ihram, doa iftitah yang singkat, dan salam dengan pengucapan yang jelas.
Siswa menunjukkan sikap khusyuk yang sederhana (memfokuskan pandangan ke tempat sujud, tidak banyak bergerak) selama pelaksanaan simulasi shalat.
5. TP pada Elemen Sejarah Peradaban Islam
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik menceritakan kembali teladan Nabi Muhammad SAW dalam hal kejujuran (Al-Amin).
KKTP PAI dan Budi Pekerti Kelas 2:
Siswa bisa menyebutkan paling tidak dua contoh perilaku jujur Nabi Muhammad SAW sebelum diangkat sebagai Rasul (misalnya: dalam berjualan, menyelesaikan konflik).
Siswa dapat menceritakan salah satu kisah tersebut dengan menggunakan kata-katanya sendiri, baik lisan ataupun melalui gambar berseri.
Siswa menghubungkan kisah tersebut dengan perilaku jujur yang bisa dilakukan di sekolah.