Pada tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas), khususnya Seni Tari kelas 12 fase F, memiliki peran krusial dalam membangun penghayatan seni dan budaya yang beragam di Indonesia. Dengan adanya modul ajar kurikulum merdeka yang sesuai, aktivitas belajar tari bisa dilakukan dengan lebih terorganisir dan lebih berharga. Modul ajar kelas 12 SMA/MA ini berfungsi sebagai pedoman menyeluruh untuk guru dan siswa. Di dalamnya terdapat tujuan pembelajaran, rencana pembelajaran, metode, serta asesmen sebagai satu kesatuan. Adanya modul ajar SMA yang disusun sesuai dengan fase F dalam kurikulum merdeka membolehkankan guru untuk merancang pembelajaran yang relevan, nyata, dan berfokus pada siswa.

Kurikulum merdeka mengedepankan kebebasan dalam tiga bidang utama: guru, siswa, dan lembaga sekolah. Guru diberi kebebasan dalam memilih metode dan media yang sesuai dengan karakter siswa. Siswa didorong untuk aktif dalam mengeksplorasi dan berinovasi. Lembaga sekolah diperbolehkan untuk melakukan inovasi dalam program magang, proyek, dan kerja sama.
Fase F adalah fase terakhir di tingkat SMA/MA, bertujuan untuk memperkuat kemampuan siswa menjelang kelulusan. Selama fase ini, siswa diharapkan mampu menggabungkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara menyeluruh. Dalam konteks seni tari, fase F berfokus pada penciptaan karya tari mandiri dan pemahaman yang mendalam mengenai berbagai budaya.
Seni tari tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. Melalui tari, siswa bisa mengembangkan aspek emosional dan mental mereka dengan mengekspresikan perasaan, mengurangi stres, dan meningkatkan rasa percaya diri. Sebagai contoh, siswa bisa mengungkapkan kekhawatiran mengenai perubahan iklim melalui tari simbolis.
Belajar tari tradisional seperti Tari Legong dan Tari Piring juga bisa memperkaya pemahaman multikultural dengan mendiskusikan makna gerakan tari dalam konteks budaya masing-masing.
Di samping itu, tari melatih keterampilan abad 21, seperti kolaborasi dalam latihan tari kelompok yang meningkatkan kerja sama dan komunikasi, serta memicu pemikiran kreatif saat membuat koreografi untuk mendorong inovasi dan mencari solusi.
Modul ajar Seni Tari kelas 12 SMA/MA fase F terdiri dari beberapa komponen utama yang selaras dengan kurikulum merdeka.
CP fase F Seni Tari kelas 12 SMA/MA yang perlu dikuasai oleh siswa:
Materi pokok dalam modul ajar Seni Tari kelas 12 SMA/MA fase F kurikulum merdeka adalah:
Strategi asesmen dalam modul ajar Seni Tari kelas 12 SMA/MA sesuai dengan kurikulum merdeka, meliputi:
Keterkaitan antara modul ajar SMA dan program kurikulum merdeka. Contoh proyek yang relevan meliputi “Tari untuk Literasi Budaya,” di mana siswa menyelidiki tarian daerah yang terancam punah dan menciptakan adaptasi modern. Proyek lainnya adalah “Gerakan Sosial Melalui Tari,” yang melibatkan kerja sama dengan komunitas lokal untuk pertunjukan tari dengan tema lingkungan atau toleransi. Tautan dengan Profil Pelajar Pancasila mencakup kemampuan berpikir kritis melalui analisis sejarah dan makna tari tradisional, serta kreativitas dalam menggabungkan elemen tradisi dan modern.