BerandaKelas 6Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas 6 Kurikulum Merdeka
4 menit membaca
Share this:
Pembelajaran Akidah Akhlak memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang taat, beriman, dan berakhlak baik. Dalam kelas 6 fase C pada kurikulum merdeka, pembelajaran Akidah Akhlak dijelaskan dengan lebih mendalam dan relevan. Modul ajar Akidah Akhlak kelas 6 MI (Madrasah Ibtidaiyah) fase C disediakan sebagai panduan praktis bagi pengajar untuk mencapai capaian pembelajaran (CP) dengan cara yang efektif, menarik, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran modern yang baru.
Esensi Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas 6 dalam Kurikulum Merdeka
Modul ajar kurikulum merdeka bukan hanya sekadar sekumpulan lembar kerja, tetapi juga merupakan rencana pembelajaran menyeluruh yang berfungsi sebagai:
Panduan Guru: Menjelaskan dengan jelas tujuan, langkah kegiatan, asesmen, dan sumber belajar.
Alat Implementasi CP: Menerjemahkan capaian pembelajaran (CP) fase C ke dalam tujuan pembelajaran dan urutan kegiatan yang lebih nyata.
Pendukung Pembelajaran Berdiferensiasi: Menawarkan pilihan kegiatan dan penilaian untuk memenuhi kebutuhan dan kecepatan belajar siswa yang beragam.
Pengintegrasian Profil Pelajar Pancasila: Menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, serta sifat Mandiri dan Bergotong Royong.
Pembelajaran Kontekstual dan Bermakna: Menghubungkan materi Akidah dan Akhlak dengan pengalaman sehari-hari siswa kelas 6 MI.
Fokus Materi Akidah Akhlak Kelas 6 Fase C
Modul ajar Akidah Akhlak kelas 6 MI fase C kurikulum merdeka ini biasanya mengangkat tema-tema penting yang lebih mendalam, antara lain:
1. Penguatan Akidah:
Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah: Memperdalam pemahaman mengenai keesaan Allah (Kalimat Tahlil: La Ilaha Illa Allah) dalam beribadah dan penguasaan alam.
Sifat-Sifat Allah (Asmaul Husna) Terpilih: Menggali makna dan penerapan sifat-sifat Allah seperti Al- Gaffar (Yang Maha Pengampun), Al-‘Afuww (Yang Maha Pemaaf), dan Ash-Shamad (Tempat Bergantung), dalam konteks kehidupan remaja.
Iman kepada Hari Akhir: Memahami tanda-tanda, proses, dan hikmah beriman kepada hari akhir serta dampaknya terhadap perilaku.
Iman kepada Qada dan Qadar: Memahami dengan bijak tentang takdir dan menghindari sikap pesimis ataupun penolakan terhadap takdir.
2. Pendalaman Akhlak Mulia:
Akhlak kepada Diri Sendiri: Memperkuat sikap iffah (menjaga kesucian), syaja’ah (berani karena kebenaran), tawadhu’ (rendah hati), qana’ah (merasa cukup), dan bertanggung jawab dalam menghadapi fase pubertas awal.
Akhlak Sosial Lanjutan: Menghindari perilaku buruk seperti dengki, dendam, ghibah, fitnah, dan namimah dengan pendekatan yang lebih kritis. Memperdalam etika bertetangga, bersosial media, dan hidup dalam masyarakat yang beragam.
Akhlak Terhadap Lingkungan: Menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai khalifah.
Meneladani Akhlak Nabi dan Rasul: Menghadirkan kisah-kisah teladan yang relevan dengan tantangan bagi siswa kelas 6 MI.
Struktur Umum Modul Ajar Akidah Akhlak Kelas 6 Fase C
Modul ajar Akidah Akhlak kelas 6 MI yang baik umumnya terdiri dari komponen berikut:
Informasi Umum: Identitas modul ajar kelas 6 (Nama, Mata Pelajaran, Maateri Pokok, Kelas/Fase, Alokasi Waktu).
Kompetensi Awal: Pengetahuan atau sikap yang harus dimiliki siswa sebelum memulai.
Profil Pelajar Pancasila: Dimensi yang menjadi fokus (Utamanya Beriman, Bertakwa, Berakhlak Mulia).
Sarana dan Prasarana: Alat dan sumber belajar yang diperlukan.
Target Peserta Didik: Kebutuhan khusus yang mungkin perlu diperhatikan (berdiferensiasi).
Model Pembelajaran: Metode yang digunakan (PJBL, Discovery Learning, dan lain-lain).
Tujuan Pembelajaran: Rincian spesifik, terukur, dan dapat diamati yang ingin dicapai melalui kegiatan dalam modul ajar MI (berdasarkan pemetaan CP).
Pemahaman Bermakna: Penjelasan mengenai pentingnya materi ini untuk kehidupan siswa.
Pertanyaan Pemantik: Pertanyaan yang menantang untuk mendorong rasa ingin tahu dan keterlibatan siswa.
Kegiatan Pembelajaran: Rincian langkah-langkah kegiatan utama (Pendahuluan, Inti, Penutup), termasuk:
Alokasi Waktu per Tahap.
Langkah-Langkah Aktivitas Guru dan Siswa
Strategi Pembeda (Dukungan, Pengayaan)
Metode Asesmen Formatif yang diterapkan selama kegiatan (pengamatan, catatan anekdot, kuis singkat, diskusi, penampilan, portofolio).
Asesmen:
Asesmen Formatif: Penjelasan mengenai alat penilaian selama proses (format pengamatan, lembar tugas, daftar periksa diskusi).
Asesmen Sumatif: Penjelasan mengenai tugas akhir atau ujian untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran (bisa berupa proyek, presentasi, portofolio, atau ujian tertulis).
Kriteria Penilaian: Kriteria penilaian yang jelas untuk asesmen sumatif (jika berbentuk penampilan/proyek).
Pengayaan dan Remedial: Aktivitas yang disarankan untuk siswa yang sudah mencapai tuntas serta yang memerlukan pendalaman materi.
Refleksi Siswa dan Guru: Panduan untuk melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran.
Lampiran: Materi bacaan siswa dan guru, LKPD, gambar, glosarium, atau sumber belajar tambahan lainnya.