BerandaKelas 6Modul Ajar Al-Qur’an Hadis Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Al-Qur’an Hadis Kelas 6 Kurikulum Merdeka
3 menit membaca
Share this:
Modul ajar Al Qur’an Hadis kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase C dalam kurikulum merdeka disusun sebagai panduan menyeluruh untuk guru dan siswa dalam mempelajari serta mengaplikasikan nilai-nilai Islam secara relevan dan teratur. Fokus dari modul ajar kurikulum merdeka ini adalah pada kemampuan membaca Al Qur’an yang benar dengan menggunakan kaidah tajwid yang sederhana serta pemahaman terhadap makna hadis yang telah dipilih, sehingga siswa tidak hanya bisa membaca dan menghafal, tetapi juga bisa menerapkan nilai-nilai yang terdapat di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Komponen Utama Modul Ajar Al Qur’an Hadis Kelas 6 Kurikulum Merdeka
Berikut adalah komponen modul ajar Al-Qur’an Hadis kelas 6 MI fase C kurikulum merdeka beserta penjelasan dan contoh yang jelas:
1. Informasi Umum
Nama Guru: . . . .
Mata Pelajaran: Al-Qur’an Hadis
Fase/Kelas: Fase C / Kelas 6 MI (Madrasah Ibtidaiyah)
“Surat Al-Ma’un mengajarkan bahwa ibadah seperti shalat menjadi tidak bermakna jika dilakukan dengan sikap egois. Siswa diajak untuk merefleksikan kesalehan sosial sebagai bentuk keimanan.”
8. Pertanyaan Pemantik
Apa alasan seseorang yang shalat bisa disebut sebagai pendusta agama?
Bagaimana kaitan antara shalat dan kepedulian terhadap anak yatim?
Apa konsekuensi jika masyarakat tidak memperhatikan orang-orang miskin?
9. Aktivitas Pembelajaran (Kegiatan Inti)
Pendahuluan: Permainan pembuka “Tebak Perilaku”, tayangkan video tentang fenomena sosial.
Kegiatan Inti:
Eksplorasi: Membaca bersama Q. S. Al-Ma’un, mencari kata-kata yang sulit.
Interpretasi: Diskusi kelompok tentang arti “mendustakan agama”.
Aplikasi: Membuat poster “Aksi Nyata Peduli Lingkungan Sekolah”.
Penutup: Refleksi: “Satu tindakan konkret apa yang akan kamu lakukan besok?.”
10. Asesmen (Penilaian)
Asesmen Diagnostik: Kuis awal tentang Q. S. yang dipelajari sebelumnya.
Asesmen Formatif: Observasi diskusi, hasil poster, catatan dari jurnal refleksi.
Asesmen Sumatif: Penampilan membaca tartil, presentasi poster, ujian tulisan mengenai makna ayat.
11. Pengayaan dan Remedial
Pengayaan: Wawancara dengan pengurus panti asuhan.
Remedial: Pembelajaran individual menggunakan kartu kata bergambar.
12. Refleksi Guru dan Siswa
Guru: “Apakah analogi ‘shalat tanpa peduli = mobil tanpa bensin’ cukup tepat?”
Siswa: “Apa yang paling sulit dalam memahami pesan dari Q. S. Al-Ma’un?”