Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) memiliki posisi yang sangat penting sebagai panduan dan alat evaluasi. Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI fase B, memahami dan menerapkan KKTP kurikulum merdeka secara tepat sangatlah krusial untuk membangun dasar literasi yang kokoh dan bermakna bagi siswa.

Memahami Filosofi: Dari KKM ke KKTP Kurikulum Merdeka
Sebelum membahas KKTP Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI fase B, perlu untuk menyadari perubahan paradigma yang dibawa oleh kurikulum merdeka. Sebelumnya, Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) kerap dianggap sebagai “angka ambang” yang harus dicapai, sementara KKTP kurikulum merdeka datang dengan filosofi yang berbeda. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) merupakan penjabaran mengenai kemampuan yang bisa ditunjukkan oleh siswa sebagai tanda bahwa suatu Tujuan Pembelajaran (TP) telah berhasil dicapai.
Dengan kata lain, KKTP kurikulum merdeka menjawab pertanyaan: “Bagaimana kemampuan siswa terlihat ketika ia telah memahami tujuan pembelajaran ini?” Fokusnya bukan pada “nilai minimum”, melainkan pada deskripsi mengenai kualitas proses dan hasil belajar yang bisa diamati dan diukur. Hal ini sejalan dengan prinsip asesmen formatif yang lebih memperhatikan perkembangan (growth), bukan sekadar evaluasi di akhir (judgment).
Bahasa Indonesia Kelas 4 dalam Konteks Fase B
Kurikulum merdeka mengelompokkan prestasi pembelajaran ke dalam beberapa fase. Fase B secara umum mencakup kelas 3 dan 4 SD/MI. Pada fase ini, siswa diharapkan telah melewati tahap awal belajar membaca dan menulis (Fase A) dan memasuki tahap penguatan serta pemantapan.
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI, Capaian Pembelajaran (CP) fase B menonjolkan:
- Menyimak dan Berbicara: Mampu menangkap informasi dari berbagai teks lisan, menyampaikan ide, serta terlibat dalam diskusi dan percakapan dengan sopan.
- Membaca dan Memirsa: Mampu memahami teks informatif dan fiksi sederhana, serta mengidentifikasi informasi tersurat sekaligus mulai mengenali informasi tersirat.
- Menulis dan Mempresentasikan: Kemampuan untuk menulis teks informatif dan naratif pendek dengan struktur yang teratur, penggunaan ejaan yang lebih baik, serta ragam kosakata yang bervariasi.
- Kebahasaan: Pemahaman dan aplikasi unsur kebahasaan (ejaan, tanda baca, kosakata, struktur kalimat) secara lebih akurat dalam konteks komunikasi.
Sebagai tahun kedua dalam fase B, kelas 4 SD/MI diharapkan menunjukkan peningkatan dalam kualitas dan kompleksitas pada semua elemen tersebut dibandingkan kelas 3.
Menguraikan KKTP Bahasa Indonesia Kelas 4: Dari TP ke Bukti Nyata
KKTP kelas 4 SD/MI ditegaskan untuk setiap Tujuan Pembelajaran (TP) yang tersusun dari Capaian Pembelajaran. TP lebih terfokus dan menjadi sasaran dalam satu atau lebih pertemuan. Berikut adalah contoh penguraian KKTP Bahasa Indonesia kelas 4 fase B kurikulum merdeka untuk beberapa TP.
Contoh 1: TP Menyimak (Membaca Cerita)
- Tujuan Pembelajaran: “Setelah menyimak pembacaan cerita fantasi pendek, siswa dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan urutan peristiwa utama dalam cerita.”
- Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang mungkin:
- Siswa mampu menyebutkan nama tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita.
- Siswa mampu menjelaskan latar tempat dan waktu dalam cerita dengan kata-katanya sendiri.
- Siswa mampu menceritakan kembali urutan peristiwa utama (awal, tengah, akhir) secara berurutan tanpa kehilangan inti peristiwa.
Bukti yang Diharapkan: LKPD Bahasa Indonesia Kelas 4, peta cerita (story map), atau rekaman video saat menceritakan kembali.
Contoh 2: TP Membaca Pemahaman
- Tujuan Pembelajaran: “Setelah membaca teks informatif tentang pelestarian lingkungan, siswa mampu menemukan ide pokok setiap paragraf dan informasi pendukungnya.”
- Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang mungkin:
- Siswa dapat menandai kalimat yang dianggap sebagai ide pokok di setiap paragraf.
- Siswa mampu menuliskan ide pokok dari setiap paragraf dengan kalimat mereka sendiri.
- Siswa mampu mencantumkan setidaknya dua informasi pendukung (fakta atau contoh) untuk setiap ide pokok yang ditemukan.
Bukti yang Diharapkan: Hasil anotasi teks, tabel analisis ide pokok dan pendukung, atau presentasi singkat.
- Tujuan Pembelajaran: “Siswa mampu menulis surat pribadi kepada teman dengan menggunakan struktur yang tepat (tanggal, salam pembuka, isi, salam penutup, tanda tangan) dan pilihan kata yang sopan.”
- Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang mungkin:
- Siswa menulis surat dengan mengikuti urutan struktur yang lengkap (5 unsur).
- Isi surat harus komunikatif dan relevan dengan tujuan penulisan (contoh, menanyakan kabar, berbagi pengalaman).
- Menggunakan pilihan kata (diksi) yang sopan dan sesuai untuk surat pribadi.
- Mengaplikasikan ejaan dan tanda baca (huruf kapital, titik, koma) dengan ketepatan minimal 80%.
Bukti yang Diharapkan: Draf dan surat pribadi yang sudah final.