Kurikulum merdeka memperkenalkan semangat yang segar. Paradigma tersebut menitikberatkan pada pencapaian hasil belajar murid. Tugas guru tidak lagi hanya mengejar target materi pelajaran. Prioritas utamanya adalah kompetensi dan karakter anak. Dalam hal ini, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) menjadi aspek yang sangat penting. KKTP kurikulum merdeka berfungsi sebagai indikator keberhasilan dalam aktivitas belajar. Ini menjadi acuan utama untuk guru, serta menjadi refleksi kemajuan untuk murid.

Seni Budaya kelas 1 SD/MI fase A meliputi bidang Seni Rupa, Seni Musik, Seni Tari, dan Seni Teater. Keempat bidang seni tersebut diajarkan secara terpadu. Anak-anak di kelas 1 berada dalam fase bermain dan eksplorasi. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka belajar melalui pengalaman langsung. KKTP Seni Budaya kelas 1 SD/MI fase A seharusnya mencerminkan karakteristik khas ini.
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) tidak hanya sekedar angka dalam laporan nilai. Ini adalah gambaran kualitatif tentang kemampuan murid. Kurikulum merdeka menawarkan banyak kebebasan dalam menetapkan dokumen tersebut. Guru mempunyai kebebasan untuk memilih metode yang paling sesuai. Metode tersebut bisa berupa uraian tentang kriteria. Atau bisa juga menggunakan rubrik atau skala pencapaian.
Perbedaan utama dari Kurikulum 2013 terletak pada fleksibilitasnya. Sebelumnya, Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sering kali bersifat kaku. Angka 75 atau 80 menjadi tolok ukur yang baku. Sekarang, KKTP kurikulum merdeka memperhatikan keseimbangan antara proses dan produk. Fokusnya adalah pada cara murid belajar, bukan hanya hasil yang mereka capai.
Prinsip utama KKTP kurikulum merdeka adalah penilaian sebagai bagian dari pembelajaran. Penilaian menjadi komponen integral dalam aktivitas belajar. Anak-anak didorong untuk merefleksikan karya mereka sendiri. Mereka belajar mengevaluasi perkembangan diri. Guru berfungsi sebagai fasilitator yang memberikan umpan balik yang positif.
Fase A (kelas 1-2) merupakan dasar pengalaman estetis anak. Pada usia ini, keterampilan motorik halus dan kasar mereka terus berkembang. Imajinasi mereka bisa melampaui kenyataan. Mereka menikmati seluruh proses, bukan hanya hasil akhirnya.
Oleh karena itu, KKTP kelas 1 SD/MI perlu menekankan aktivitas pembelajaran. Guru melihat bagaimana anak memegang kuas. Pendidik mendengar cara mereka bernyanyi dengan gembira. Kita menyaksikan gerakan mereka mengikuti irama. Keberanian untuk mencoba adalah pencapaian yang paling utama. Kesempurnaan teknik belum menjadi fokus utama.
Berikut adalah penjelasan KKTP Seni Budaya kelas 1 SD/MI fase A kurikulum merdeka untuk masing-masing bidang:
KKTP Seni Rupa kelas 1 SD/MI mengajarkan konsep garis, bentuk, dan warna melalui pengamatan, eksperimen, dan kreativitas. Pertama, murid diperkenalkan untuk mengamati benda-benda di sekitar mereka dan menceritakan apa yang mereka lihat, termasuk bentuk dan warna. Guru mengarahkan komunikasi visual dan mencatat kemampuan observasi para murid. Selanjutnya, mereka bereksperimen dengan alat seperti pensil warna dan cat air, yang memungkinkan mereka mencampur warna dan mengenali tekstur. Aktivitas pembelajaran berlangsung tanpa tekanan untuk mencapai hasil yang sempurna, lebih kepada pengembangan rasa ingin tahu dan pengalaman mereka. Anak-anak kemudian menghasilkan karya imajinatif seperti gambar keluarga dan kolase dari daun kering, di mana penekanan ada pada kemandirian dan kepuasan terhadap karya yang mereka buat.
KKTP Seni Musik kelas 1 SD/MI memfasilitasi anak dalam mengenal suara serta ritme. Mereka memulai dengan menirukan bunyi dari alam dan hewan, kemudian belajar ritme dasar melalui permainan yang menyenangkan. Guru mengajak mereka menyanyikan lagu-lagu anak, di mana partisipasi dan kolaborasi lebih ditekankan daripada kualitas suara. Anak-anak juga dikenalkan pada alat musik sederhana, sehingga mereka bisa mendengarkan dan membedakan berbagai suara. Tujuan utama adalah pengalaman langsung dengan musik yang menyenangkan.
Di KKTP Seni Tari kelas 1 SD/MI, anak-anak belajar mengenai gerakan yang bebas. Mereka mengidentifikasi anggota tubuh dan meniru gerakan dari alam dengan kreativitas. Setelah menguasai gerakan dasar, mereka akan membuat gerakan menjadi tarian kecil sambil bekerja sama dalam kelompok. Proses tersebut menekankan pada kerja sama dan rasa percaya diri.
KKTP Seni Teater kelas 1 SD/MI mengajarkan anak-anak untuk mengekspresikan emosi mendasar. Mereka belajar untuk menunjukkan berbagai ekspresi, seperti bahagia dan sedih. Anak-anak kemudian memerankan karakter kesukaan mereka dengan menggunakan properti sederhana. Di akhir, mereka bekerja sama untuk membuat cerita, di mana kemampuan sosial dan kolaborasi menjadi inti dari pembelajaran.