Pembuatan KKTP Seni Budaya kelas 1 fase A kurikulum merdeka yang efektif harus diiringi oleh pelaksanaan yang tepat. Guru perlu mengubah cara pandangnya mengenai penilaian.
Guru tidak hanya bergantung pada tes tertulis. Seni Budaya kelas 1 SD/MI memerlukan penilaian praktik. Guru melakukan observasi ketika anak menggambar. Ia juga menyaksikan penampilan ketika mereka menari. Guru mencatat momen saat anak bermain peran. Portofolio menjadi alat yang berguna. Karya gambar dan foto aktivitas dikumpulkan sebagai bukti perkembangan yang nyata.
Setelah penilaian, guru memberikan umpan balik. Umpan balik perlu spesifik dan bersifat personal. Tidak cukup hanya mengatakan “bagus. “ Guru bisa berkata, “Warna biru yang kamu pilih sangat indah.” Atau, “Gerakan tanganmu saat menari seperti kupu-kupu sangat lembut.” Umpan balik tersebut memotivasi anak-anak. Mereka memahami apa yang sudah baik dan juga apa yang perlu ditingkatkan.
Kurikulum merdeka mengarahkan refleksi diri. Guru mengarahkan anak untuk melihat karya mereka sendiri. “Apakah kamu senang dengan gambar ini?”, “apa bagian yang paling sulit bagimu?” Pertanyaan sederhana ini membangun kesadaran. Anak-anak belajar untuk menilai diri mereka sendiri. Mereka tidak akan bergantung pada penilaian orang dewasa. Ini akan menjadi bekal untuk terus belajar sepanjang hayat.
Download KKTP Seni Budaya kelas 1 fase A kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
KKTP Seni Budaya kelas 1 SD/MI fase A kurikulum merdeka berfungsi sebagai alat pemadu. Tugasnya adalah memastikan bahwa aktivitas belajar berlangsung dengan baik. Ia membantu guru dalam membuat aktivitas yang sesuai. Dan juga membantu murid memahami perkembangan mereka sendiri.
Dengan demikian, pencapaian tertinggi tidak ditentukan oleh angka yang sempurna. Puncak keberhasilan adalah ketika anak-anak di kelas 1 menunjukkan senyum bahagia. Siswa mempunyai keberanian untuk mengekspresikan ide-ide mereka di atas kertas. Lalu, bernyanyi dengan penuh semangat meskipun kadang suaranya tidak sempurna. Mereka bergerak bebas dalam menari dengan imajinasi yang tak terbatas. Mereka bermain peran sambil tertawa dan berguling-guling di matras. Itulah inti dari Seni Budaya. Itulah keberhasilan yang sejati, dinilai melalui KKTP kelas 1 yang mendukung anak-anak. Guru yang bijaksana akan menjadikan KKTP kurikulum merdeka sebagai penerang. Penerang tersebut memandu jalan dan tidak membatasi ruang ekspresi imajinasi. Dengan pemahaman tersebut, aktivitas belajar Seni Budaya menjadi ruang yang bebas, menyenangkan, dan bermakna untuk setiap anak.