Siswa diberikan kebebasan untuk memilih medium dan tema yang akan digunakan, seperti menerapkan augmented reality untuk menciptakan karya interaktif.
Bernalar Kritis: Melibatkan debat mengenai batasan antara seni dan vandalisme.
Gotong Royong: Mengadakan proyek mural bersama yang melibatkan seluruh kelas.
Mengunjungi galeri seni atau mengikuti workshop dengan seniman lokal untuk memahami peluang karir dalam industri kreatif.
Modul ajar Seni Rupa kelas 11 SMA/MA fase F dalam kurikulum merdeka tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan identitas, mengembangkan empati, dan menjalin kerja sama. Dengan pendekatan berbasis proyek dan pemanfaatan teknologi, guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan perkembangan zaman. Langkah selanjutnya adalah terus berinovasi, misalnya dengan mengadakan diskusi virtual dengan seniman atau kompetisi seni antarsekolah, demi memperkaya wawasan siswa.