Pendidikan agama Islam memegang peranan penting. Salah satu bagian dari pelajaran tersebut adalah Al-Qur’an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kurikulum merdeka memperkenalkan metode baru. Fase B ditujukan untuk kelas 3. Program Semester (Promes) menjadi dokumen yang sangat krusial. Guru perlu membuatnya dengan teliti.

Program Semester (Promes) terdiri dari beberapa komponen utama. Yang pertama adalah identitas satuan pendidikan. Cantumkan nama Madrasah Ibtidaiyah dan kelas. Kedua, pelajaran Al-Qur’an Hadis. Ketiga, fase B bagi kelas 3. Keempat, semester genap atau ganjil. Kelima, tahun ajaran yang berjalan.
Setelah itu, lanjut ke bagian inti. Komponen inti mencakup Capaian Pembelajaran (CP). CP diperoleh dari dokumen kurikulum merdeka. Guru akan menjelaskan CP menjadi Tujuan Pembelajaran (TP). Selanjutnya, TP dibuat dalam Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Promes kelas 3 juga mencantumkan pembagian waktu untuk setiap TP. Pembagian waktu dihitung dalam jam pelajaran. Satu jam pelajaran setara dengan 35 menit. Madrasah Ibtidaiyah biasanya mengalokasikan 2-4 jam dalam seminggu.
Selanjutnya, Promes kurikulum merdeka juga mencantumkan bulan dan minggu efektif. Guru perlu menghitung minggu yang efektif. Minggu efektif yaitu minggu di mana pembelajaran berlangsung aktif. Sementara itu, minggu tidak efektif adalah ketika terdapat liburan dan ujian. Contohnya, di awal tahun ajaran ada MPLS. Kemudian, di tengah semester ada jeda. Di akhir semester terdapat ujian dan liburan. Guru harus menguranginya.
Oleh karena itu, Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka harus fleksibel. Guru bisa melakukan revisi jika diperlukan. Namun, revisi tersebut harus berdasarkan analisis. Jangan sembarangan mengubah jadwal.
Membuat Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 fase B kurikulum merdeka memerlukan prosedur yang teratur. Pertama-tama, guru meninjau CP Al-Qur’an Hadis kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah. CP mencakup kompetensi yang harus dicapai di akhir fase. Untuk fase B, CP meliputi beberapa hal. Murid dapat membaca Q. S. Al-Fatihah. Murid juga harus hafal Q. S. An-Nas dan Al-Falaq. Selain itu, murid harus memahami hadis mengenai kebersihan. Setelah itu, guru menetapkan TP dari CP tersebut. Setiap TP harus jelas dan terukur. Contoh TP: “Murid dapat melafalkan Q. S. Al-Fatihah dengan benar.” Contoh lainnya: “Murid dapat menunjukkan hafalan hadis niat.”
Setelah TP selesai, guru membuat ATP. ATP adalah urutan aktivitas belajar. Urutan ini harus logis, dimulai dari yang lebih mudah. Misalnya, pertama-tama memperkenalkan huruf hijaiyah. Kemudian, menggabungkan huruf menjadi kata. Selanjutnya, membaca ayat pendek secara menyeluruh. Setelah itu, menghafal ayat tersebut. Langkah berikutnya, guru menentukan pembagian waktu. Hitung jumlah JP per minggu. Kalikan dengan jumlah minggu yang efektif. Contoh: 2 JP/minggu x 18 minggu = 36 JP. Bagi 36 JP ke setiap TP. Jangan lupa menyisakan waktu untuk asesmen.
Selanjutnya, guru membuat tabel Program Semester. Kolom pertama berisi nomor. Yang kedua berisi TP dan materi. Ketiga berisi alokasi JP. Keempat berisi bulan dan minggu. Kolom kelima berisi keterangan. Pastikan format tabel rapi dan mudah dibaca. Setelah tabel selesai, guru berdiskusi dengan rekan sejawat. Diskusi bertujuan untuk menyempurnakannya. Setelah itu, guru meminta persetujuan dari kepala Madrasah Ibtidaiyah. Tanda tangan kepala Madrasah Ibtidaiyah menjadi legitimasi. Akhirnya, dokumen tersebut siap untuk digunakan.
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka lebih dari sekadar sebuah kewajiban. Para guru seharusnya memanfaatkannya dengan aktif. Pertama-tama, tempatkan rencana pembelajaran di papan pengumuman. Dengan begitu, murid bisa melihat tujuan pembelajaran mereka. Selanjutnya, orang tua juga perlu diinformasikan. Sebarkan saat pertemuan dengan orang tua murid. Keterbukaan tersebut akan meningkatkan dukungan dari keluarga. Setelah itu, guru melakukan refleksi setiap minggu. Bandingkan apa yang telah tercapai dengan rencana yang ada. Apabila ada keterlambatan, cari jalan keluarnya. Misalnya, dengan mengurangi waktu untuk bermain. Atau menggabungkan beberapa materi ajar. Jangan biarkan ketertinggalan berlanjut tanpa penanganan.
Di samping itu, guru bisa memanfaatkan teknologi. Buatlah Promes kurikulum merdeka dalam bentuk digital dengan menggunakan spreadsheet. Gunakan warna untuk membedakan antara berbagai aktivitas. Manfaatkan aplikasi kalender sebagai pengingat. Ajarkan murid mengenai cara mengatur waktu belajar. Dengan demikian, dokumen tersebut akan menjadi alat yang bermanfaat. Murid juga belajar untuk disiplin. Mereka tahu kapan waktu ulangan akan berlangsung. Hal ini memungkinkan mereka untuk mempersiapkan diri lebih awal. Oleh karena itu, Promes kelas 3 memberikan dampak positif terhadap capaian pembelajaran.
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka perlu dievaluasi di akhir setiap semester. Pertama, kumpulkan data tentang pelaksanaan. Berapa persentase TP yang terlaksana?. Kedua, cari tahu penyebab ketidakberhasilan. Apakah karena waktu yang kurang?. Atau mungkin metode yang digunakan kurang tepat?. Ketiga, catat temuan sebagai bahan untuk revisi. Keempat, libatkan murid dalam proses evaluasi. Mereka mudah memberikan pendapat yang berharga. Kelima, minta saran dari rekan-rekan guru. Diskusi dalam kelompok kerja guru sangat membantu. Setelah itu, revisi untuk semester selanjutnya. Perbaiki alokasi waktu yang terasa terlalu sempit. Pertimbangkan untuk menambah aktivitas remedial jika diperlukan. Singkirkan aktivitas yang dirasa tidak efektif. Dengan revisi rutin, Program Semester semakin berkualitas.
Selain itu, guru harus memastikan bahwa Promes kurikulum merdeka sejalan dengan modul ajar. Modul ajar adalah petunjuk pembelajaran harian. Setiap modul ajar harus merujuk pada dokumen ini. Oleh karena itu, kedua dokumen ini harus konsisten satu sama lain. Jika ada perubahan pada rencana, modul ajar juga harus disesuaikan. Gunakan aplikasi yang sederhana untuk mencatat perubahan tersebut. Simpan arsip Promes kelas 3 dari tahun ke tahun. Arsip tersebut bermanfaat untuk perencanaan jadwal di masa yang akan datang. Sekolah yang unggul biasanya mempunyai bank perangkat ajar kurikulum merdeka. Bank ini sangat berguna bagi guru-guru baru. Mereka tidak perlu memulai dari nol.
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 fase B kurikulum merdeka memberikan kepastian kerja untuk guru dengan menentukan materi mingguan dan mempersiapkan alat peraga sebelumnya. Ini juga memudahkan perhitungan beban kerja dan mendukung komunikasi antara guru dan orang tua. Orang tua bisa menanyakan perkembangan anak dan mengingatkan jadwal ulangan.
Bagi murid, Promes kurikulum merdeka melatih tanggung jawab dan meningkatkan kepercayaan diri saat mencapai target. Selain itu, dokumen ini mendukung akreditasi sekolah dengan mencerminkan profesionalisme guru. Rencana pembelajaran yang rapi meningkatkan nilai sekolah dan berfungsi sebagai bukti kinerja guru, memungkinkan penghargaan dan perkembangan karier. Oleh karena itu, buatlah dokumen tersebut dengan penuh keseriusan.
Download Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 fase B kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 3 MI fase B dari kurikulum merdeka adalah hal yang sangat penting. Kita sudah mengerti apa artinya. Kita juga belajar untuk merencanakan langkah-langkah secara teratur. Maka dari itu, jangan tunda lagi. Segera siapkan Promes kurikulum merdeka untuk semester yang akan datang. Ajak teman sejawat untuk ikut serta dalam proses ini. Manfaatkan template yang telah disediakan. Sesuaikanlah dengan situasi di masing-masing sekolah. Ingatlah, keberhasilan dalam pembelajaran dimulai dari tahap perencanaan. Mari kita ciptakan generasi yang Qur’ani mulai dari kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah.