Kurikulum merdeka membawa transformasi signifikan di bidang pendidikan. Salah satu perubahan yang terlihat adalah dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase A. Guru perlu menyiapkan perangkat ajar yang matang. Program Semester atau Promes menjadi dokumen krusial yang tidak boleh diabaikan.

Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah fase A kurikulum merdeka yang baik harus mempunyai beberapa komponen penting. Pertama, identitas institusi pendidikan dan mata pelajaran. Kedua, capaian pembelajaran (CP) yang ditentukan oleh pemerintah. Ketiga, tujuan pembelajaran untuk setiap bab atau topik. Keempat, alokasi waktu pelajaran setiap minggunya. Kelima, distribusi waktu untuk setiap tujuan pembelajaran. Keenam, catatan mengenai aktivitas evaluasi dan proyek (kokurikuler). Semua komponen ini saling berkaitan. Guru tidak boleh mengabaikan salah satu komponen tersebut. Selanjutnya, kita akan membahas setiap komponen dengan lebih mendalam.
Capaian pembelajaran (CP) merujuk pada kompetensi yang harus dikuasai oleh para murid. Untuk CP fase A Al-Qur’an Hadis kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah, capaian tersebut masih bersifat dasar. Murid diharapkan bisa melafalkan huruf hijaiyah dengan tepat. Mereka juga bisa membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek. Selain itu, murid diharapkan mampu menghafal doa sehari-hari dengan lancar. Mereka juga mulai memahami pesan-pesan sederhana yang terdapat dalam hadis, seperti hadis yang berkaitan dengan kebersihan atau kejujuran. CP tersebut menjadi dasar untuk fase berikutnya.
Oleh karena itu, guru perlu membuat Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 fase A kurikulum merdeka yang efektif. Dokumen tersebut harus memastikan bahwa semua CP bisa tercapai dalam waktu satu semester.
Setelah memahami CP, guru perlu membuat tujuan pembelajaran. Tujuan tersebut harus lebih spesifik dan mudah dioperasikan. Contohnya adalah, “Murid dapat melafalkan huruf alif hingga ya.” Contoh lainnya adalah “Murid dapat menghafal surat Al-Ikhlas dengan tajwid yang sederhana.”
Setiap tujuan harus dilengkapi dengan indikator ketercapaian yang jelas. Guru membuat tujuan dalam urutan logis dari yang paling mudah hingga yang lebih sulit. Selanjutnya, guru membagi waktu untuk setiap tujuan. Alokasi waktu tersebut bergantung pada tingkat kesulitan materi. Materi yang lebih sulit memerlukan lebih banyak jam pelajaran. Proses penetapan tujuan ini perlu dilakukan dengan sangat teliti.
Langkah selanjutnya adalah membuat tabel distribusi waktu. Tabel ini mencakup kolom untuk minggu, topik, dan alokasi waktu. Guru memulai dengan menghitung jumlah jam efektif dalam satu semester. Umumnya, Al-Qur’an Hadis kelas 1 MI dalam satu semester terdiri dari 18 hingga 20 minggu. Dari jumlah tersebut, dikurangi dengan minggu libur dan ujian. Contohnya, jika tersisa 16 minggu efektif.
Selanjutnya, guru membagi 16 minggu tersebut untuk semua topik:
Sisa waktu digunakan untuk tinjauan kembali dan evaluasi. Pembagian tersebut tentu bersifat fleksibel.
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 fase A kurikulum merdeka hanya akan menjadi dokumen jika tidak dilaksanakan dengan baik. Guru harus mengaktifkan setiap aktivitas yang telah direncanakan. Pertama, guru memulai pembelajaran dengan memberi salam dan melakukan ice breaking. Kedua, guru menggali pengetahuan awal murid melalui pertanyaan lisan. Ketiga, guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk hari itu.
Keempat, guru menggunakan metode bernyanyi untuk materi Al-Qur’an Hadis kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah. Kelima, guru mengarahkan murid untuk bermain peran supaya lebih memahami hadis. Keenam, guru memberikan penguatan positif setiap kali murid mencapai keberhasilan. Terakhir, guru menutup pembelajaran dengan doa dan refleksi singkat. Semua langkah tersebut harus berjalan sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam Program Semester.
Asesmen tak boleh diabaikan dalam pembuatan Promes kurikulum merdeka. Terdapat tiga tipe asesmen: formatif, sumatif, dan proyek (kokurikuler). Asesmen formatif dilaksanakan setiap minggu dengan cara yang santai. Sebagai contoh, guru bisa mengajukan pertanyaan tentang hafalan ayat pendek secara acak.
Asesmen sumatif dilakukan pada akhir semester melalui ujian tertulis. Sedangkan penilaian proyek bisa berupa rekaman bacaan yang dibuat oleh murid. Guru bisa mengarahkan murid untuk membuat video saat membaca ayat pendek. Sediakan waktu khusus untuk asesmen dalam Promes kelas 1. Hindari mengumpulkan semua asesmen pada akhir semester. Sebaliknya, sebar asesmen tersebut secara merata setiap beberapa minggu.
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 MI fase A kurikulum merdeka memberikan banyak manfaat untuk para guru. Pertama, guru mendapatkan panduan waktu yang jelas. Kedua, guru bisa mempersiapkan media pembelajaran lebih awal. Ketiga, guru mudah berkoordinasi dengan guru lainnya dengan mudah. Keempat, guru tidak akan terbebani dalam mengejar materi di akhir semester.
Bagi murid, Promes kurikulum merdeka juga mempunyai dampak positif. Mereka menerima pembelajaran yang terencana dan tidak terburu-buru. Setiap konsep diajarkan dengan cukup waktu supaya mudah dipahami. Selain itu, murid juga menikmati suasana belajar yang konsisten. Konsistensi tersebut mendukung perkembangan kognitif dan emosional mereka.
Membuat Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 fase A kurikulum merdeka merupakan tugas yang tidak mudah. Tantangan pertama adalah menentukan lama waktu yang tepat untuk setiap topik. Seringkali, guru salah memperkirakan waktu yang diperlukan murid. Tantangan kedua muncul dari perbedaan kemampuan antar murid. Ada yang cepat mengingat, tetapi ada juga yang lambat.
Tantangan ketiga adalah mengadaptasi dengan perubahan pada kalender akademik. Misalnya, ada libur mendadak atau aktivitas tambahan di sekolah. Tantangan keempat adalah menjaga keseimbangan antara teori dan praktik. Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, guru perlu melakukan evaluasi secara berkala. Setelah evaluasi, guru merevisi Promes kelas 1 sesuai dengan kebutuhan.
Berikut beberapa saran praktis untuk membuat Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 MI fase A kurikulum merdeka. Pertama, gunakan template yang sudah tersedia dari dinas pendidikan. Kedua, ajak rekan guru untuk berdiskusi dalam pembuatan. Ketiga, tinjau contoh dokumen dari sekolah lain yang sudah sukses. Keempat, siapkan jadwal cadangan untuk materi yang sulit dipahami.
Kelima, sediakan alternatif aktivitas jika murid cepat memahami materi. Keenam, gunakan warna yang berbeda untuk setiap kategori aktivitas. Ketujuh, simpan dalam format cetak dan digital. Kedelapan, bagikan kepada orang tua murid. Dengan adanya Promes kurikulum merdeka, orang tua bisa mendampingi murid belajar di rumah. Kesembilan, lakukan refleksi setiap bulan untuk meningkatkan kualitas.
Download Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 fase A kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Promes Al-Qur’an Hadis kelas 1 MI fase A kurikulum merdeka adalah panduan dalam perjalanan belajar murid. Ia sangat penting untuk memastikan guru dan murid tetap pada jalur yang benar. Pembuatan Program Semester yang sangat signifikan karena materi agama memerlukan pengulangan. Segera buatlah Promes kurikulum merdeka dan libatkan semua pihak untuk mencapai hasil yang optimal. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para guru di Madrasah Ibtidaiyah.