Program Tahunan atau Prota adalah perangkat krusial dalam kurikulum merdeka yang digunakan oleh guru untuk merencanakan kegiatan belajar sepanjang tahun. Prota kurikulum merdeka membantu guru mengatur materi secara sistematis dan memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dalam periode yang ditetapkan.

Prota Akidah Akhlak kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase A kurikulum merdeka berfungsi sebagai peta arah belajar murid, dengan urutan materi yang dibuat bertahap sesuai dengan kebutuhan perkembangan awal mereka.
Prota Akidah Akhlak kelas 1 MI fase A kurikulum merdeka terdiri dari beberapa komponen penting yang saling melengkapi. Setiap komponen mempunyai fungsi berbeda, namun semuanya bertujuan untuk mendukung kesuksesan kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran. Dengan memahami komponen-komponen tersebut, guru mudah mendesain Program Tahunan dengan lebih terstruktur dan sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka.
Komponen Prota Akidah Akhlak kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah fase A kurikulum merdeka didesain untuk membantu murid memahami dasar-dasar iman dan akhlak yang baik. Materi yang disampaikan harus sesuai dengan usia serta tahap perkembangan murid. Oleh karena itu, guru perlu memastikan bahwa setiap komponen dalam Prota kelas 1 mendukung pembelajaran yang sederhana, menyenangkan, dan mempunyai makna.
Ketika semua komponen tersusun dengan baik, pengajar akan lebih mudah dalam mengelola kegiatan pembelajaran. Selain itu, evaluasi dan perbaikan pembelajaran juga bisa dilakukan dengan lebih terfokus. Dengan demikian, Prota kurikulum merdeka bukan hanya berfungsi sebagai administrasi, tetapi juga sebagai perangkat untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Komponen pertamanya adalah identitas Prota kelas 1. Bagian ini berisi informasi dasar yang menjelaskan dokumen yang dibuat oleh guru. Identitas biasanya mencakup nama Madrasah Ibtidaiyah, mata pelajaran (Akidah Akhlak), fase (A), kelas (I), tahun ajaran, dan nama guru. Meskipun tampak sederhana, bagian tersebut mempunyai fungsi penting dalam pengelolaan administrasi pendidikan.
Identitas membantu guru dan sekolah membuat dokumen pembelajaran dengan lebih teratur. Ketika dokumen dikelola dengan rapi, pencarian dan evaluasi akan menjadi lebih mudah. Selain itu, identitas yang lengkap menunjukkan bahwa dokumen tersebut sudah dibuat dengan profesional dan sesuai kebutuhan sekolah.
Dalam Prota Akidah Akhlak kelas 1 fase A kurikulum merdeka, identitas juga berfungsi sebagai tanda bahwa perencanaan pembelajaran sudah disesuaikan dengan karakteristik murid di fase tersebut. Guru bisa mengembangkan materi yang sesuai dengan kemampuan murid di tingkat awal. Dengan cara ini, kegiatan pembelajaran akan lebih tepat sasaran.
Bagian identitas biasanya diletakkan di halaman awal dokumen. Penempatan ini memudahkan pembaca untuk mengetahui informasi dasar sebelum mempelajari isi Prota kelas 1 dengan lebih mendalam. Oleh karena itu, guru perlu memastikan bahwa semua data yang dicantumkan telah tepat dan lengkap.
Capaian Pembelajaran atau CP menjadi komponen penting dalam pembuatan Prota Akidah Akhlak kelas 1 fase A kurikulum merdeka. Komponen tersebut berisi kompetensi yang harus dicapai oleh murid pada akhir fase pembelajaran. Dalam kurikulum merdeka, CP berfungsi sebagai pedoman utama dalam mendesain seluruh kegiatan pembelajaran.
Untuk mata pelajaran Akidah Akhlak kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah fase A, capaian pembelajaran menekankan pemahaman nilai-nilai keimanan serta kebiasaan berakhlak baik. Murid diharapkan bisa mengenali Allah Swt., memahami sifat-sifat-Nya secara sederhana, serta terbiasa melakukan perilaku baik sehari-hari. Kompetensi tersebut menjadi landasan untuk perkembangan karakter murid di jenjang berikutnya.
Guru harus melakukan analisis terhadap capaian pembelajaran secara menyeluruh sebelum membuat Prota kurikulum merdeka. Tindakan ini membantu guru dalam menentukan materi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan murid. Setelah memahami CP, guru bisa membuat urutan pembelajaran yang terstruktur dan saling terkait.
Keberadaan capaian pembelajaran dalam Prota Akidah Akhlak kelas 1 MI fase A kurikulum merdeka memberikan arah yang jelas untuk kegiatan pembelajaran. Guru tidak hanya terfokus pada penyampaian materi, namun juga pada pencapaian kompetensi yang ingin diraih. Dengan cara tersebut, setiap kegiatan pembelajaran mempunyai tujuan yang jelas dan mudah dievaluasi hasilnya.