Program Semester (Promes) merupakan dasar penting dalam aktivitas akademik. Promes Bahasa Arab kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase A kurikulum merdeka mempunyai kekhasan tersendiri yang berkaitan dengan tingkat perkembangan kognitif anak usia dini.

Anak-anak di kelas 2 biasanya berusia antara tujuh hingga delapan tahun, yang dalam teori Piaget dikenal sebagai periode operasional konkret. Pada usia ini, mereka belajar paling efektif melalui pengalaman langsung dengan benda nyata dan melalui permainan. Oleh karena itu, Promes kurikulum merdeka perlu dibuat untuk mengakomodasi gaya belajar tersebut.
Guru perlu memahami komponen-komponen Promes Bahasa Arab kelas 2 MI fase A kurikulum merdeka secara menyeluruh. Komponen pertama adalah identitas satuan pendidikan, yang mencakup nama Madrasah Ibtidaiyah dan nama mata pelajaran. Kedua adalah alokasi waktu untuk semester tersebut, yang terbagi menjadi minggu efektif dan minggu libur.
Komponen ketiga berisi Capaian Pembelajaran (CP) Bahasa Arab kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah fase A, yaitu target kompetensi yang harus dikuasai murid. Yang keempat adalah Tujuan Pembelajaran (TP) turunan, yang lebih spesifik dan terukur dibandingkan CP. Kelima memuat materi pokok bahasan setiap minggu, yang diurutkan berdasarkan tingkat kesulitan.
Komponen keenam mencantumkan metode dan pendekatan pembelajaran, di mana metode bernyanyi dan bermain peran sangat dianjurkan. Yang ketujuh adalah rencana asesmen atau penilaian, di mana guru menjadwalkan asesmen formatif dan sumatif dengan jelas. Pembuatan semua komponen dalam satu dokumen yang utuh adalah penting, karena dokumen Promes kelas 2 tersebut berfungsi sebagai pegangan harian untuk guru.
Tanpa komponen yang lengkap, Promes kurikulum merdeka tidak bisa berfungsi dengan maksimal, karena tujuannya adalah untuk mengarahkan aktivitas pembelajaran, yang jika dilakukan dengan baik akan menghasilkan output maksimal.
Urutan langkah tersebut bersifat logis dan kronologis, dan guru tidak boleh melewati salah satu langkah tersebut. Setiap langkah saling terkait dan memengaruhi langkah lainnya, sehingga penting untuk mengikuti alur ini dengan disiplin tinggi.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, guru bisa mengimplementasikan Promes Bahasa Arab kelas 2 fase A kurikulum merdeka secara praktis dalam pembelajaran di kelas. Pelaksanaannya harus fleksibel sesuai dengan kondisi murid. Guru diperbolehkan untuk mengubah urutan materi jika diperlukan, dan setiap perubahan tersebut harus dicatat dalam catatan anekdot. Catatan anekdot ini sangat membantu dalam evaluasi akhir semester, yang dilakukan secara berkala setiap empat minggu.
Evaluasi pertama bertujuan untuk memeriksa pemahaman murid tentang kosa kata dasar, sedangkan yang kedua menguji kemampuan membaca huruf hijaiyah. Yang ketiga berfokus pada pengukuran keterampilan menulis sederhana, dan evaluasi. Keempat, menilai kemampuan berbicara sederhana. Hasil evaluasi tersebut dijadikan bahan refleksi bagi guru untuk memperbaiki aktivitas pembelajaran di semester berikutnya.
Guru tidak perlu khawatir jika target yang ditetapkan tidak tercapai; ia bisa menjadikannya sebagai prioritas untuk diulang. Prioritas ulang ini akan dicatat dalam perbaikan, yang bersifat dinamis dan bisa disesuaikan. Dinamis berarti bahwa Promes kelas 2 tidak kaku dan mampu responsif terhadap kebutuhan murid, selaras dengan semangat kurikulum merdeka yang berfokus pada kebahagiaan belajar anak, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi intrinsik murid.