Promes Seni Rupa Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Implementasi kurikulum merdeka telah membawa perubahan positif sekaligus tantangan baru untuk para guru di Indonesia. Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah peningkatan fleksibilitas dalam membuat aktivitas pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 pada tingkat Sekolah Dasar (SD/MI). Bagi guru kelas 2 yang termasuk dalam kategori Fase A, membuat rencana pembelajaran yang komprehensif menjadi faktor kunci keberhasilan dalam pengajaran.

Promes (Program Semester) Seni Rupa Kelas 2

Pada titik ini, peran Program Semester (Promes) Seni Rupa kelas 2 SD/MI fase A dalam kurikulum merdeka sangat penting. Promes kurikulum merdeka bukan hanya sekadar dokumen administratif, melainkan merupakan panduan yang akan membantu guru dalam mengembangkan kreativitas, kepekaan estetis, dan keterampilan berekspresi murid selama satu semester.

Apa Itu Program Semester (Promes) dalam Kurikulum Merdeka?

Program Semester (Promes) adalah perencanaan yang menetapkan pembagian waktu dalam satu semester untuk mencapai setiap Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang sudah ditentukan. Promes kurikulum merdeka adalah rincian lebih lanjut dari Program Tahunan (Prota). Jika Prota menargetkan pencapaian dalam satu tahun, maka Program Semester merincinya ke dalam dua semester, dengan mencakup jumlah minggu efektif dan perkiraan waktu yang diperlukan untuk setiap unit atau materi pembelajaran.

Promes Seni Rupa kelas 2 SD/MI fase A kurikulum merdeka berfungsi sebagai:

  • Alat Pengatur Waktu: Membantu guru dalam membagi waktu secara seimbang untuk aktivitas eksplorasi, kreasi, dan apresiasi seni.
  • Panduan Tematik: Memastikan bahwa materi Seni Rupa kelas 2 SD/MI terhubung dengan tema-tema yang diajarkan, tanpa kehilangan inti dari ilmu seni itu sendiri.
  • Dasar Evaluasi: Menjadi petunjuk untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran pada titik tengah dan akhir semester.

Karakteristik Fase A dan Implikasinya pada Promes Seni Rupa Kelas 2

Fase A ditujukan untuk murid kelas 1 dan 2 SD. Pada fase tersebut, anak-anak berada dalam fase operasional konkret. Mereka belajar paling efektif melalui pengalaman langsung, bermain, dan interaksi dengan objek nyata. Oleh karena itu, Promes Seni Rupa kelas 2 fase A kurikulum merdeka perlu dibuat dengan memperhatikan karakteristik berikut:

  1. Berbasis Permainan (Eksplorasi): Aktivitas seni rupa harus mempunyai nuansa bermain. Promes kelas 2 perlu mengatur waktu untuk aktivitas eksplorasi bebas menggunakan berbagai media seperti tanah liat, kertas bekas, cat air, atau bahan alami.
  2. Proses Lebih Penting dari Produk: Penekanan tidak hanya pada kualitas hasil gambar, tetapi juga pada proses menjelajahi, mencoba, dan mengekspresikan ide-ide. Promes kelas 2 harus memberi keleluasaan untuk proses kreatif yang mungkin tampak “berantakan,” namun sarat makna.
  3. Motorik Halus: Murid kelas 2 SD/MI sedang mengembangkan keterampilan motorik halus mereka. Aktivitas seperti menggunting, menempel, meremas, dan mencetak sangat bermanfaat untuk perkembangan ini. Alokasi waktu dalam Promes Seni Rupa kelas 2 harus mempertimbangkan bahwa murid mungkin memerlukan waktu tambahan untuk menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan motorik.
  4. Kemampuan Bercerita: Anak-anak di usia ini menyukai aktivitas bercerita. Promes kurikulum merdeka bisa menggabungkan seni rupa dengan bercerita, seperti membuat gambar dan kemudian menceritakan kisah di baliknya.

Komponen Utama Promes Seni Rupa Kelas 2 Fase A

Dalam membuat Promes Seni Rupa kelas 2 fase A kurikulum merdeka yang baik, ada beberapa unsur yang perlu dipahami dan diisi dengan teliti:

1. Identitas Promes Kelas 2

Mencakup nama sekolah, mata pelajaran (Seni Rupa), kelas/semester (II/1 atau II/2), dan tahun akademik.

2. Alokasi Waktu Semester

Total minggu efektif yang ada dalam satu semester. Perhitungan tersebut dilakukan dengan mengurangi minggu-minggu yang tidak efektif seperti orientasi, asesmen tengah semester, asesmen akhir semester, serta hari libur nasional atau keagamaan.

3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

ATP adalah serangkaian tujuan pembelajaran yang telah direncanakan secara sistematis dan logis dari awal sampai akhir fase. Untuk kelas 2 SD/MI, ATP ini merupakan turunan dari Capaian Pembelajaran (CP) fase A. Contoh CP fase A dalam Seni Rupa kelas 2 SD/MI adalah: “Di akhir Fase A, murid diharapkan bisa membuat karya dengan mengeksplorasi unsur seni rupa, bahan, alat, dan metode yang bervariasi serta mengenal karya seni rupa di sekitarnya”. Dari CP tersebut, guru bisa menetapkan beberapa ATP, seperti:

  • Mengamati berbagai jenis garis (lurus, melengkung, zigzag) melalui pengamatan objek di sekitar.
  • Mencoba mencampurkan warna dasar untuk mendapatkan warna sekunder dengan berbagai media.
  • Membuat karya cetak sederhana menggunakan bahan alam seperti daun dan pelepah pisang.
  • Menjelaskan makna di balik karya seni rupa yang dibuat sendiri.

4. Materi Pokok / Tema Seni Rupa Kelas 2

Topik yang akan diajarkan pada setiap pertemuan atau unit. Di kelas 2 SD/MI, materi bisa berhubungan dengan tema umum seperti “Keluargaku”, “Hobi”, “Hewan di Sekitarku”, atau “Lingkunganku”.

5. Rencana Aktivitas dan Alokasi Waktu

Penjelasan tentang kapan suatu ATP akan diajarkan serta waktu yang diperlukan. Contohnya, untuk mencapai ATP mengenai “membuat karya cetak”, guru merencanakan waktu selama 2 sesi pertemuan (masing-masing 2 x 35 menit).

Pages: 1 2
You might also like
Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka

Promes Bahasa Arab Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka

Promes Bahasa Arab Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka

Promes Antropologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Promes Antropologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Promes Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Promes Sosiologi Kelas 12 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Promes Akidah Akhlak Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Akidah Akhlak Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Al-Qur’an Hadis Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka

Promes Al-Qur’an Hadis Kelas 3 Fase B Kurikulum Merdeka