Salah satu komponen yang sangat penting dalam Promes kurikulum merdeka adalah materi pokok yang akan diajarkan kepada murid dalam satu semester. Materi pokok mencakup topik atau konsep utama yang menjadi pusat pembelajaran dalam setiap pertemuan atau minggu. Dalam pelajaran Seni Rupa kelas 5 SD/MI, materi biasanya mencakup unsur dan prinsip seni, teknik berkarya, serta kegiatan menghargai seni.
Materi pokok harus dibuat dengan cara yang sistematis dan berurutan sehingga murid bisa memahami konsep seni secara bertahap. Sebagai contoh, sebelum mempelajari teknik melukis, murid perlu terlebih dahulu mengetahui konsep warna dan komposisi. Pendekatan bertahap tersebut membantu murid membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang seni rupa.
Di samping itu, materi pokok juga harus disesuaikan dengan karakteristik perkembangan murid di fase C. Pada usia murid kelas 5 SD/MI, mereka cenderung memiliki rasa ingin tahu yang besar dan suka bereksperimen dengan berbagai media. Oleh sebab itu, materi pembelajaran seharusnya memberi kesempatan kepada murid untuk mencoba berbagai teknik dan bahan dalam proses berkarya.
Guru bisa menghubungkan materi seni rupa dengan lingkungan sekitar murid. Sebagai contoh, murid bisa diminta untuk membuat karya seni yang terinspirasi oleh budaya lokal, alam, atau pengalaman sehari-hari mereka. Pendekatan tersebut membuat pembelajaran menjadi lebih relevan dan mempunyai makna penting untuk murid.
Komponen terakhir yang sangat penting dalam pembuatan Promes Seni Rupa kelas 5 fase C kurikulum merdeka adalah kegiatan pembelajaran. Bagian tersebut menjelaskan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan oleh murid selama kegiatan belajar. Dalam kurikulum merdeka, kegiatan pembelajaran dibuat supaya murid aktif terlibat, baik melalui diskusi, praktik, maupun refleksi.
Dalam pelajaran Seni Rupa kelas 5 SD/MI, kegiatan pembelajaran umumnya difokuskan pada kegiatan berkarya praktis. Murid bisa diminta menggambar, melukis, membuat kolase, atau membuat karya tiga dimensi yang sederhana. Kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan motorik murid, tetapi juga mendorong mereka untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir visual.
Selain melakukan praktik, guru juga bisa menyelenggarakan kegiatan apresiasi karya seni. Dalam kegiatan tersebut, murid diarahkan untuk mengamati dan mendiskusikan karya seni, baik yang mereka buat sendiri maupun karya seniman terkenal. Proses apresiasi tersebut membantu murid memahami nilai estetika dan menghargai beragam ekspresi seni.
Kegiatan pembelajaran yang dibuat dengan baik akan membuat kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Murid tidak hanya mendapatkan informasi secara pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam eksplorasi dan pembuatan karya seni. Dengan cara tersebut, tujuan pembelajaran bisa dicapai dengan lebih efektif dan bermakna.
Download Promes Seni Rupa kelas 5 fase C kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Dengan memahami berbagai komponen penting dalam membuat Promes kurikulum merdeka, guru bisa membuat perencanaan yang lebih sistematis dan efektif. Setiap komponen mempunyai peranan saling melengkapi untuk memastikan bahwa kegiatan pembelajaran berlangsung sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Promes Seni Rupa kelas 5 SD/MI fase C dalam kurikulum merdeka bisa berjalan lebih terarah, kreatif, dan memberikan pengalaman belajar yang berharga untuk murid.