Dalam konteks pendidikan, perencanaan untuk aktivitas belajar mengajar adalah elemen penting guna mencapai sasaran yang diinginkan. Salah satu dokumen yang sangat diperlukan adalah Program Tahunan (Prota). Prota kurikulum merdeka berfungsi sebagai arahan untuk guru dalam mengelola alokasi waktu, isi materi, dan capaian pembelajaran selama satu tahun akademik.

Dengan diperkenalkannya kurikulum merdeka, pendekatan dalam perencanaan pembelajaran mengalami perubahan besar, termasuk untuk pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 10 fase E di Madrasah Aliyah (MA).
Program tahunan bukan hanya sekadar catatan administratif, tetapi merupakan pedoman utama yang membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran. Tanpa Prota kurikulum merdeka yang baik, aktivitas belajar bisa jadi tidak terarah, alokasi waktu menjadi tidak efektif, dan materi yang diajarkan mungkin tidak sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 10 Madrasah Aliyah, yang penuh dengan nilai spiritual dan aspek praktis, Prota kurikulum merdeka memberikan dukungan bagi guru untuk:
Oleh karena itu, Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 fase E kurikulum merdeka menjadi alat yang sangat penting untuk membuat pembelajaran yang efektif dan efisien.
Pembuatan Prota kurikulum merdeka tidak bisa dilakukan secara sembrono. Ada beberapa komponen yang perlu ada dan langkah-langkah yang harus dilaksanakan. Berikut ini adalah komponen-komponen utama dalam Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 fase E kurikulum merdeka:
Bagian ini meliputi nama lembaga pendidikan (Madrasah Aliyah), mata pelajaran (Al-Qur’an Hadis), kelas/fase (X/E), dan tahun ajaran.
CP fase E untuk Al-Qur’an Hadis kelas 10 Madrasah Aliyah biasanya dirumuskan dalam pedoman pelaksanaan kurikulum merdeka di madrasah. CP memuat kompetensi yang diharapkan bisa dicapai oleh murid setelah menyelesaikan fase E, seperti: “Murid dapat menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis mengenai kewajiban menuntut ilmu, sikap toleransi, dan menjaga lingkungan, serta dapat mempresentasikannya secara tertulis atau verbal.”
TP adalah rincian dari CP yang lebih praktis. Sebagai contoh, “Dengan menggunakan model discovery learning, murid bisa mengenali hukum tajwid dalam Q. S. Al-Mujadilah: 11 terkait perintah menuntut ilmu dengan benar.” TP perlu dibuat untuk setiap pokok materi.
Alokasi waktu dihitung berdasarkan jumlah jam pelajaran per minggu dikalikan dengan jumlah minggu efektif dalam satu tahun. Untuk Al-Qur’an Hadis kelas 10 MA biasanya mempunyai 2 jam per minggu (satu jam pelajaran = 45 menit). Rata-rata jumlah minggu efektif dalam satu tahun sekitar 36-38 minggu, sehingga total JP per tahun antara 72-76 JP. Alokasi tersebut harus dibagi antara semester ganjil dan genap, serta mempertimbangkan aktivitsa tengah semester, ujian, dan masa libur.
Materi pokok diambil dari CP yang sudah dibuat. Untuk materi Al-Qur’an Hadis kelas 10 MA fase E, yang bisa dimasukkan antara lain:
Penjadwalan menguraikan waktu untuk setiap materi, misalnya pada minggu pertama hingga keempat membahas tajwid dan Q. S. Al-Mujadilah: 11, kemudian minggu kelima hingga kedelapan membahas hadis tentang ilmu, dan seterusnya. Penjadwalan tersebut juga harus memperhitungkan waktu untuk asesmen formatif dan sumatif.
Langkah-langkah dalam pembuatan Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 fase E kurikulum merdeka:
Pembuatan Program Tahunan (Prota) tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada domain afektif dan psikomotorik. Dalam Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 fase E kurikulum merdeka, guru perlu mengintegrasikan nilai-nilai karakter yang sesuai dengan dimensi profil lulusan dan Rahmatan lil Alamin. Sebagai contoh, saat membahas ayat tentang toleransi, guru bisa membuat kokurikuler/proyek kolaborasi antarumat beragama di lingkungan Madrasah Aliyah. Ketika membahas ayat mengenai lingkungan, bisa diadakan kegiatan bersih-bersih masjid atau penanaman pohon.
Selain itu, penggunaan pendekatan tematik sangat dianjurkan. Misalnya, tema “Ilmu dan Teknologi” bisa menggabungkan Q.S Al-Mujadilah: 11 dengan hadis tentang menuntut ilmu, sambil menghubungkannya dengan kemajuan ilmu pengetahuan saat ini. Dengan cara tersebut, murid tidak hanya menghafal ayat, tetapi juga memahami pentingnya dalam kehidupan.
Pelaksanaan kurikulum merdeka dihadapkan pada berbagai tantangan. Beberapa masalah yang mungkin diderita oleh guru dalam membuat Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 MA antara lain:
Dengan memahami tantangan tersebut, guru bisa membuat Prota kurikulum merdeka yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan murid.
Download Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 fase E kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Prota Al-Qur’an Hadis kelas 10 Madrasah Aliyah fase E kurikulum merdeka adalah dokumen perencanaan yang sangat penting untuk menjamin aktivitas belajar mengajar berlangsung dengan baik, terarah, dan bernilai. Prota kurikulum merdeka sebagai alat strategis yang membantu guru dalam mengubah capaian pembelajaran menjadi kegiatan nyata di dalam kelas. Dengan membuat Prota kelas 10 dengan teliti, guru Al-Qur’an Hadis mampu mengajarkan murid dengan memahami teks suci, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.