Pelajaran Seni Rupa kelas 4 di tingkat sekolah dasar mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan daya cipta dan sensitivitas estetika murid. Adanya kurikulum merdeka memberikan peluang baru bagi guru untuk membuat pembelajaran yang lebih fleksibel, mendalam, serta berfokus pada murid.

Salah satu dokumen yang krusial untuk keberhasilan pelaksanaan kurikulum tersebut adalah Program Semester, yang biasa disebut dengan singkatan Promes.
Supaya Promes Seni Rupa kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka bisa berjalan dengan baik, kita harus memperhatikan komponen-komponen yang perlu ada di dalamnya. Sebuah Program Semester (Promes) yang baik biasanya mencakup elemen-elemen berikut:
Membuat Promes Seni Rupa kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka itu seperti merencanakan perjalanan. Kita perlu mengetahui titik awal, tujuan akhir, dan jalur mana yang paling tepat. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa kita lakukan:
Pertama, unduh dan baca dengan teliti Capaian Pembelajaran (CP) fase B Seni Rupa kelas 4 SD/MI dari situs resmi Kementerian Pendidikan. Pahami inti dari setiap komponen. CP sering kali ditulis dalam kalimat yang padat. Kita harus mendekomposisinya menjadi indikator yang lebih praktis. Contohnya, jika CP berbunyi “membuat karya dengan mengeksplorasi unsur rupa”, kita bisa merincinya menjadi “murid dapat mencampurkan warna primer untuk menghasilkan warna sekunder” atau “murid dapat membuat gradasi warna menggunakan pensil warna”.
Jika sekolah kita belum mempunyai ATP kurikulum merdeka yang dibuat oleh komunitas belajar atau dinas pendidikan, kita perlu membuatnya sendiri. ATP adalah urutan tujuan pembelajaran yang sistematis dan logis. Untuk pelajaran Seni Rupa kelas 4 SD/MI fase B, urutannya bisa dimulai dari pengenalan unsur rupa yang paling dasar (titik, garis, bidang), diikuti warna, kemudian tekstur, dan seterusnya. Pastikan urutannya logis secara pedagogis.
Ambil kalender akademik. Hitung total minggu dalam satu semester. Kurangi dengan minggu-minggu yang tidak efektif (libur awal puasa, libur hari besar, asesmen, dsb). Sisa minggu itulah yang kita sebut sebagai minggu efektif. Kalikan jumlah minggu efektif tersebut dengan jam pelajaran Seni Rupa kelas 4 SD/MI per minggu (biasanya 2-3 JP). Hasilnya merupakan total JP yang kita miliki untuk satu semester.
Ini adalah esensi dalam pembuatan Promes kelas 4 SD/MI. Ambil daftar ATP kurikulum merdeka yang telah kita buat. Kemudian, alokasikan ATP tersebut ke minggu-minggu efektif yang tersedia. Perhatikan waktu yang diperlukan untuk setiap ATP. Beberapa ATP mungkin hanya membutuhkan satu pertemuan (2 JP), sementara yang lain yang lebih kompleks memerlukan 2-3 pertemuan. Jangan lupa untuk mengalokasikan waktu untuk asesmen tengah semester dan akhir semester.
Setelah ATP didistribusikan, kita menentukan materi pokok yang sesuai. Di sinilah kemampuan kreatif kita sebagai guru seni rupa diuji. Jangan hanya bergantung pada buku paket. Perhatikan potensi di sekitar kita. Jika kita tinggal dekat pantai, kita bisa mengarahkan murid untuk membuat karya seni dari pasir atau kerang. Jika sedang musim hujan, kita bisa meminta mereka untuk menggambar pemandangan saat hujan. Sesuaikan aktivitas dengan konteks murid.