Program Tahunan (Prota) mempunyai peran penting dalam kurikulum merdeka. Guru membuat Prota kurikulum merdeka untuk merencanakan pembelajaran selama satu tahun.

Prota Fikih kelas 10 Madrasah Aliyah (MA) fase E kurikulum merdeka membagi materi berdasarkan capaian pembelajaran dan alokasi waktu, sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih terstruktur.
Prota Fikih kelas 10 Madrasah Aliyah fase E sangat krusial dalam pelaksanaan kurikulum merdeka. Ia memudahkan guru membuat pembelajaran sepanjang tahun secara terencana. Tanpa adanya rencana pembelajaran, kegiatan pembelajaran bisa menjadi tidak teratur dan sulit untuk mencapai tujuan. Rencana ini juga berfungsi untuk mengatur waktu pengajaran dengan tepat, supaya semua materi bisa disampaikan.
Dalam kurikulum merdeka, penekanan ada pada pengembangan kompetensi dan karakter murid, sehingga guru dituntut untuk menjelaskan teori serta membangun pemahaman yang kontekstual. Prota kelas 10 berperan sebagai petunjuk dalam pengalokasian waktu dan penyesuaian pembelajaran sesuai dengan kalender pendidikan.
Keberadaan Prota kurikulum merdeka juga mempermudah proses evaluasi dan pembuatan perangkat ajar lainnya, sehingga kegiatan pembelajaran terasa lebih fokus dan relevan. Ia bukan sekedar dokumen administratif, tetapi merupakan landasan utama untuk mencapai pembelajaran yang efektif.
Pembuatan Prota Fikih kelas 10 MA fase E kurikulum merdeka memerlukan strategi yang sesuai untuk memastikan pembelajaran berlangsung efektif dan terarah. Guru tidak hanya perlu membuat daftar materi dan waktu. Mereka juga harus memastikan bahwa setiap materi sesuai dengan kebutuhan murid serta target capaian pembelajaran. Oleh karena itu, strategi pembuatannya perlu dilakukan secara terencana sejak awal tahun ajaran. Dengan perencanaan yang matang, guru bisa mengurangi masalah yang mungkin muncul selama kegiatan pembelajaran.
Salah satu strategi yang sangat penting adalah memahami Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dengan baik. Banyak guru yang langsung membuat Prota kurikulum merdeka tanpa menganalisis capaian pembelajaran terlebih dahulu. Ini menyebabkan materi pembelajaran tidak terarah dan tidak memenuhi target kurikulum. Guru perlu meneliti setiap elemen CP Fikih kelas 10 Madrasah Aliyah fase E dengan seksama. Setelah itu, guru bisa membuat urutan materi berdasarkan tingkat kesulitan dan kebutuhan murid. Langkah tersebut akan membuat kegiatan pembelajaran lebih sistematis dan mudah dipahami oleh murid.
Para guru juga harus menyesuaikan Prota Fikih kelas 10 MA fase E kurikulum merdeka dengan kalender pendidikan yang berlaku di sekolah. Kalender pendidikan membolehkan guru untuk menghitung jumlah minggu efektif dalam satu tahun ajaran. Tanpa perhitungan yang akurat, sering kali pembelajaran tidak mudah diselesaikan tepat waktu. Hal ini membuat guru terburu-buru saat mengajarkan materi menjelang akhir semester. Oleh karena itu, guru harus membagi alokasi waktu secara realistis. Materi yang memerlukan praktik, seperti pengurusan jenazah atau ibadah, umumnya membutuhkan waktu lebih banyak dibandingkan dengan materi teori.
Pemanfaatan teknologi digital bisa mempercepat dan mempermudah pembuatan perangkat ajar kurikulum merdeka. Saat ini, banyak template Program Tahunan yang tersedia dalam format Word atau Excel yang bisa diedit dengan mudah. Guru bisa menggunakan template tersebut sebagai acuan awal. Namun, guru tetap harus menyesuaikan isi rencana pembelajaran dengan keadaan sekolah dan kemampuan murid. Jangan sampai rencana hanya menjadi hasil salinan tanpa penyesuaian yang diperlukan. Prota Fikih kelas 10 fase E kurikulum merdeka yang ideal harus mencerminkan kebutuhan pembelajaran di kelas.