BerandaKelas 7Prota PAI dan Budi Pekerti Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
Prota PAI dan Budi Pekerti Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka
2 menit membaca
Share this:
Strategi Penyusunan Prota PAI dan Budi Pekerti Kelas 7 yang Kontekstual dan Bermakna
Supaya Prota PAI dan Budi Pekerti kelas 7 fase D kurikulum merdeka tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, guru perlu menerapkan strategi sebagai berikut:
Integrasi dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): Program Tahunan (Prota) harus menunjukkan titik hubung dengan P5. Misalnya, materi sejarah Islam Nusantara serta keberagaman global bisa diwujudkan dalam sebuah proyek pembuatan buletin atau video pendek mengenai kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekolah.
Pembelajaran Berdiferensiasi: Sadari bahwa setiap siswa mempunyai kecepatan dan gaya belajar yang beragam. Dalam kolom “Keterangan” Prota kelas 7, catat bahwa untuk beberapa materi akan diterapkan pendekatan diferensiasi konten, proses, atau produk.
Pemanfaatan Asesmen Diagnostik: Sebelum tahun ajaran dimulai, lakukan asesmen diagnostik untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam membaca Al-Qur’an, praktik ibadah, dan pemahaman agama dasar. Hasil asesmen ini bisa memengaruhi alokasi waktu. Jika banyak siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an, maka perlu untuk meningkatkan porsi tersebut.
Penyesuaian dan Kontekstualisasi: Sesuaikan materi dengan konteks setempat. Sekolah yang berada di daerah dengan mayoritas Nahdlatul Ulama atau Muhammadiyah mungkin akan memberi fokus yang sedikit berbeda pada praktik fikih. Prota perlu bisa mengakomodasi perbedaan ini tanpa mengabaikan CP.
Kerja Sama dengan Guru Lain: Diskusikan Prota kurikulum merdeka dengan guru kelas lain (wali kelas, guru BK) serta orang tua. Ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan dalam pembinaan karakter siswa.
Download Prota PAI dan Budi Pekerti kelas 7 fase D kurikulum merdeka selengkapnya disini
Kesimpulan
Menyusun Prota PAI dan Budi Pekerti kelas 7 Fase D dalam kurikulum merdeka merupakan suatu tugas profesional yang memerlukan pemikiran mendalam. Ini adalah hasil dari evaluasi CP, pemahaman terhadap karakteristik siswa, dan visi untuk menciptakan pembelajaran yang berdampak dan berarti.
Prota kelas 7 yang baik adalah yang bisa menjadi pedoman untuk guru dalam melaksanakan pembelajaran sepanjang tahun, sekaligus cukup fleksibel untuk beradaptasi ketika menghadapi kenyataan dan kebutuhan siswa di lapangan. Dengan Prota kurikulum merdeka yang telah dirancang dengan teliti, guru PAI dan Budi Pekerti tidak hanya akan menyampaikan pengetahuan, tetapi juga benar-benar membimbing siswa kelas 7 yang berada dalam masa transisi menuju remaja untuk menemukan ketenangan, identitas, dan akhlak mulia melalui ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Pada akhirnya, tujuan utama adalah mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kokoh secara spiritual dan luhur dalam budi pekertinya.