Tantangan pertama adalah keterbatasan waktu di sekolah. Banyaknya aktivitas di sekolah mengurangi jam yang efektif. Sebagai solusinya, guru bisa membuat Prota kelas 7 dengan menyediakan waktu cadangan. Cadangan itu sekitar 10% dari total jam. Waktu cadangan tersebut digunakan untuk aktivitas yang tiba-tiba muncul.
Tantangan kedua adalah perbedaan dalam kemampuan murid. Murid dengan kecepatan belajar yang lebih lambat membutuhkan lebih banyak waktu. Sebagai solusinya, guru menerapkan pembelajaran diferensiasi. Diferensiasi ini diatur dalam Prota kelas 7 dengan adanya remedial. Remedial dijadwalkan secara teratur.
Tantangan ketiga adalah kurangnya referensi untuk materi SKI kelas 7 Madrasah Tsanawiyah. Buku teks untuk kurikulum merdeka belum sepenuhnya tersedia. Solusi untuk ini adalah guru mengembangkan materi mereka sendiri. Mereka bisa memanfaatkan sumber-sumber sejarah yang terpercaya. Ini termasuk Sirah Nabawiyah dan buku sejarah Islam. Referensi tersebut dicantumkan sebagai sumber pembelajaran.
Tantangan keempat adalah mengintegrasikan proyek (kokurikuler) ke dalam Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Untuk melakukan integrasi ini, dibutuhkan kreativitas dari guru. Solusinya adalah guru bekerja sama dengan guru lain. Kolaborasi tersebut bisa menghasilkan proyek yang melibatkan berbagai mata pelajaran. Misalnya: proyek kaligrafi dalam seni budaya. Proyek ini termasuk sebagai aktivitas khusus.
Prota kurikulum merdeka bukanlah dokumen yang statis. Ia perlu dievaluasi secara teratur. Evaluasi ini dilakukan setiap akhir semester. Guru menilai sejauh mana rencana awal bisa dicapai. Jika banyak target yang tidak terwujud, dokumen perlu disesuaikan. Revisi dilakukan untuk semester yang akan datang.
Evaluasi juga melibatkan input dari murid dan rekan sejawat. Murid mudah memberikan masukan mengenai kesulitan dalam belajar. Rekan sejawat bisa memberikan saran untuk perbaikan. Hasil dari evaluasi ini akan dicatat dalam jurnal refleksi. Jurnal refleksi tersebut menjadi landasan untuk revisi.
Revisi tidak harus mengubah keseluruhan struktur. Hanya perlu menyesuaikan alokasi waktu dan urutan materi. Penyesuaian tersebut wajar dalam kerangka kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka mengutamakan proses adaptasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Prota kelas 7 bersifat dinamis dan senantiasa berkembang.
Download Prota SKI kelas 7 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Prota SKI kelas 7 MTs fase D kurikulum merdeka mempunyai peranan yang sangat penting. Ia berfungsi sebagai petunjuk pembelajaran selama setahun. Guru perlu membuat Program Tahunan secara teratur dan sistematis. Dengan Prota kelas 7 yang baik, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Tsanawiyah akan berhasil. Murid juga akan lebih memahami sejarah kebudayaan Islam dengan cara yang menarik.