BerandaKelas 3Promes IPAS Kelas 3 SD/MI Fase B Kurikulum Merdeka
Promes IPAS Kelas 3 SD/MI Fase B Kurikulum Merdeka
6 menit membaca
Share this:
Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, perencanaan pembelajaran merupakan elemen penting yang mempengaruhi kesuksesan kegiatan belajar. Salah satu alat perencanaan yang sangat penting, khususnya di tingkat sekolah, adalah Program Semester (Promes). Untuk pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas 3 SD/MI yang termasuk dalam fase B, penyiapan Promes kurikulum merdeka bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga proses kreatif untuk menciptakan “pengalaman belajar” yang menarik, relevan, dan mempunyai arti bagi siswa.
Memahami Landasan: Fase B dan Capaian Pembelajaran IPAS Kelas 3
Sebelum membuat Program Semester (Promes), penting untuk memahami posisi kelas 3 SD/MI dalam fase B. Fase B dalam kurikulum merdeka biasanya meliputi kelas 1-2 SD/MI, namun pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) secara resmi dimulai di kelas 3 SD/MI. Meski demikian, kelas 3 tetap mengedepankan semangat fase B yang menekankan pada:
Peralihan dari Literasi Dasar ke Pembelajaran Konten: Siswa mulai berpindah dari belajar membaca (di Fase A) menjadi membaca untuk memperoleh pengetahuan. Materi IPAS kelas 3 SD/MI dirancang untuk memperkaya kosakata dan pemahaman melalui konten ilmiah dan sosial yang konkret.
Pembelajaran yang Holistik dan Terintegrasi: IPAS kelas 3 SD/MI sendiri menggabungkan dua disiplin ilmu. Di fase B, integrasi ini harus terasa alami, yang menghubungkan fenomena alam dengan kehidupan sosial siswa sehari-hari.
Penjelajahan dan Rasa Ingin Tahu: Pembelajaran tersebut bersifat eksploratif, dengan mengarahkan siswa untuk mengamati, bertanya, dan menjelajahi lingkungan di sekitar mereka.
Capaian Pembelajaran (CP) IPAS kelas 3 SD/MI fase B berfungsi sebagai panduan utama. CP ini fokus pada pengembangan keterampilan untuk mengenali, mengidentifikasi, dan menjelaskan hubungan sederhana antara manusia dengan lingkungan alam dan budaya sosialnya. Siswa diarahkan untuk mulai merenungkan hubungan sebab-akibat, pola, dan ketergantungan makhluk hidup, termasuk manusia, terhadap alam. Promes kurikulum merdeka harus menyesuaikan CP ini menjadi urutan pembelajaran yang logis dan menarik.
Anatomi Promes IPAS Kelas 3 Fase B yang Efektif
Sebuah Promes IPAS kelas 3 SD/MI fase B kurikulum merdeka yang baik umumnya mencakup komponen-komponen berikut yang disesuaikan dengan kebutuhan:
Identitas: Nama sekolah, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), kelas/semester, tahun ajaran, dan fase (B).
Alokasi Waktu: Jumlah minggu efektif dalam satu semester dan penghitungan jam pelajaran IPAS per minggu (biasanya 4-5 JP).
Tema dan Sub-Tema (Berdasarkan Buku Teks atau Modul Ajar): Kurikulum merdeka seringkali menyediakan bahan ajar sebagai acuan. Promes kelas 3 SD/MI fase B merinci alokasi waktu untuk tiap tema.
Pembagian Materi/Bab per Minggu: Ini merupakan inti dari Promes IPAS kelas 3 SD/MI. Materi dari buku teks atau modul ajar kurikulum merdeka dibagikan ke minggu-minggu yang efektif, mempertimbangkan kompleksitas materi, hari libur, dan waktu untuk evaluasi.
Tujuan Pembelajaran (TP): adalah penjabaran dari CP yang spesifik untuk tiap unit materi. TP dirumuskan dengan kata kerja operasional yang terukur dan bisa diamati.
Kegiatan Pembelajaran Inti: Gambaran aktivitas yang akan dilaksanakan, seperti: observasi lingkungan sekolah, percobaan sederhana, wawancara dengan narasumber (tetangga, orang tua), diskusi kelompok, atau proyek kecil.
Asesmen: Jenis penilaian yang akan digunakan, bisa mulai dari asesmen diagnostik di awal, formatif selama proses (kuis, observasi partisipasi, catatan jurnal, hasil karya), dan sumatif di akhir topik tertentu (unjuk kerja, presentasi, tes tertulis sederhana).
Sumber Belajar dan Media: Tidak hanya sebatas buku teks, tetapi juga lingkungan sekitar, bahan alami, video singkat, gambar, atau aplikasi edukatif yang bisa mendukung.
Merancang Alur Pembelajaran: Dari Lingkungan Terdekat ke Pemahaman Global
Berikut adalah contoh rencana awal untuk mengisi Promes IPAS kelas 3 SD/MI fase B kurikulum merdeka dengan pendekatan tematik integratif:
Minggu 1-3: Tema “Bumi Tempat Tinggal Kita”
TP: Siswa mampu mengenali elemen abiotik (seperti air, tanah, atmosfer, serta batu) dan biotik (yaitu tumbuhan dan hewan) yang terdapat di sekitar sekolah, serta menjelaskan interaksi dasar di antara elemen tersebut.
Aktivitas: Mengadakan aktivitas berburu harta karun di area sekolah, membuat kolase dari bahan alam, melakukan eksperimen sederhana untuk menyaring air kotor, serta menanam biji.
Asesmen: Diagram yang menggambarkan interaksi, laporan observasi tentang tumbuhan.
Minggu 4-7: Tema “Tubuhku dan Kesehatannya”
TP: Siswa mampu menjelaskan fungsi dari indera, organ pencernaan dasar, dan menerapkan kebiasaan hidup bersih serta sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Aktivitas: Permainan “Tebak Benda” menggunakan indera, simulasi perjalanan makanan di dalam tubuh dengan diagram, membuat poster yang menunjukkan “Cara Mencuci Tangan yang Tepat”, dan berbincang dengan UKS mengenai penyakit umum.
Asesmen: Presentasi poster, serta daftar cek praktik PHBS.
Minggu 8-11: Tema “Keluargaku dan Pekerjaan”
TP: Siswa mampu menggambarkan peran setiap anggota keluarga, beragam jenis pekerjaan di sekitarnya, serta hubungan antara pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari (sandang, pangan, papan).
Aktivitas: Membuat pohon keluarga, mengadakan pertemuan virtual atau berdialog dengan orang tua mengenai pekerjaan mereka, melakukan simulasi jual-beli di “pasar kelas”, serta diskusi mengenai “Apa yang terjadi jika tidak ada petani?”
Asesmen: Kartu ucapan terima kasih untuk anggota keluarga, serta diagram yang membandingkan kebutuhan dan pekerjaan.
Strategi Penyusunan Promes IPAS Kelas 3 yang Kontekstual dan Fleksibel
Berdasar pada CP dan Buku Panduan Guru: Gunakan CP sebagai acuan utama dan manfaatkan buku panduan guru untuk mendapatkan ide-ide penting.
Menganalisis Kalender Pendidikan: Atur hari-hari efektif dengan baik, berikan penandaan untuk hari libur, supaya alokasi waktu menjadi realistis.
Prinsip “Mulai dari yang Mudah ke Sulit, dan Konkret ke Abstrak”: Mulailah dengan tema yang paling dekat serta mudah diamati oleh siswa (seperti lingkungan sekolah dan tubuh mereka sendiri) sebelum beralih ke konsep yang lebih kompleks.
Integrasi yang Alami: Jangan memaksakan integrasi. Temukan pertemuan yang alami. Contohnya, saat belajar tentang tanaman (alam), integrasikan dengan cara petani (sosial) bertani untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Sertakan Proyek dan Asesmen Berkelanjutan: Rencanakan proyek kecil yang bisa dilakukan secara bertahap. Asesmen formatif harus dilaksanakan secara terus menerus supaya pemahaman siswa bisa dipantau.
Fleksibilitas: Promes IPAS kelas 3 SD/MI harus dianggap sebagai rencana yang dinamis. Bersiaplah untuk menyesuaikan kecepatan sesuai dengan respons serta minat siswa di kelas. Jika suatu topik sangat menarik, tidak ada salahnya untuk memperpanjang waktu eksplorasi.
Kolaborasi dengan Guru Kelas Lain: Jika memungkinkan, bekerjasamalah dengan guru kelas lain untuk berbagi sumber serta ide, dan juga dengan guru PJOK atau Seni Budaya untuk kegiatan yang bersifat fisik dan kreatif.
Download Promes IPAS kelas 3 fase B kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Kesimpulan
Penyusunan Promes IPAS kelas 3 SD/MI fase B kurikulum merdeka sejatinya merupakan langkah mendesain pengalaman belajar. Dokumen ini berperan sebagai panduan yang memberikan arahan dan tujuan yang jelas, namun tetap memberikan kesempatan bagi guru untuk berinovasi dan merespons aktivitas belajar siswa dengan spontan. Promes kelas 3 yang berkualitas akan membuat guru merasa lebih percaya diri dan terarah, sementara siswa akan menikmati aktivitas pembelajaran yang terencana tetapi tetap fleksibel, kaya akan penemuan, dan relevan dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) tidak hanya untuk menghafal fakta, tetapi menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk memahami dan menghargai dunia di sekitar, serta membangun rasa ingin tahu yang menjadi pondasi kuat bagi pembelajar sepanjang hayat. Pada akhirnya, Promes kurikulum merdeka adalah manifestasi nyata dari kebebasan guru dalam mengajar, sebuah peta yang disusun oleh navigator untuk menjelajahi lautan pengetahuan bersama murid-muridnya.