Program Tahunan (Prota) adalah perangkat ajar yang harus disiapkan oleh guru sebelum tahun ajaran dimulai. Prota kurikulum merdeka berfungsi sebagai peta pembelajaran selama satu tahun, pembuatannya harus disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran (CP), kebutuhan murid, dan kondisi sekolah.

Prota Fikih kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase C kurikulum merdeka sangat penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Ia juga menjadi dasar untuk membuat Program Semester, Alur Tujuan Pembelajaran, dan Modul Ajar. Oleh karena itu, ia tetap dianggap sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembelajaran tahunan.
Mata pelajaran Fikih kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah fase C mempunyai peranan penting dalam membentuk pemahaman murid tentang hukum Islam supaya bisa mengamalkannya. Pembelajaran perlu menekankan kebiasaan beribadah yang benar, disiplin, dan tanggung jawab sebagai seorang muslim. Dengan demikian, guru perlu mendesain metode pembelajaran yang aktif dan kontekstual. Murid di kelas 6 sudah mampu berpikir logis dan menganalisis, sehingga pembelajaran mudah dilakukan melalui studi kasus, diskusi kelompok, dan praktik ibadah. Dalam kurikulum merdeka, pembelajaran berpusat pada murid, memberikan mereka kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan merefleksikan pengalaman belajar. Tujuannya adalah supaya mereka bisa mengingat dan menerapkan materi dengan lebih baik serta menjadi individu yang beriman dan bertanggung jawab.
Pembelajaran Fikih pada fase C di Madrasah Ibtidaiyah mempunyai karakteristik yang unik. Murid mulai memahami alasan, hikmah, dan penerapan hukum Islam dalam kehidupan, bukan sekadar menghafal. Guru harus mengarahkan analisis dan praktik langsung. Pembiasaan juga sangat penting, di mana Fiqh diintegrasikan dengan kegiatan sehari-hari, seperti praktik shalat, simulasi zakat, dan diskusi etika. Hal ini membantu membangun karakter Islami pada murid. Selain itu, pembelajaran Fikih kelas 6 MI bersifat kontekstual dengan mengaitkan materi dengan pengalaman nyata, seperti membahas zakat fitrah selama Ramadan atau kurban saat Idul adha. Pendekatan tersebut memudahkan murid untuk memahami manfaat dan relevansi nilai-nilai Fiqih dalam kehidupan sehari-hari.
Capaian Pembelajaran (CP) menjadi acuan utama dalam membuat perangkat pembelajaran, termasuk Prota kurikulum merdeka. CP menjelaskan kompetensi yang diharapkan bisa dimiliki murid pada akhir fase C. Guru menggunakan CP untuk mendesain tujuan, materi, asesmen, serta kegiatan belajar. Dalam mata pelajaran Fikih kelas 6 MI, CP memuat kemampuan memahami ibadah dan muamalah. Murid diharapkan mudah menjelaskan konsep Fiqih dan mempraktikkan ibadah dengan benar. Penilaian dilakukan dengan berbagai cara, seperti tes, praktik, dan observasi. Capaian Pembelajaran juga membantu menentukan urutan materi, dimulai dari yang mudah hingga yang kompleks, untuk meningkatkan pemahaman murid secara bertahap dan realistis.
Prota Fikih kelas 6 MI fase C kurikulum merdeka mempunyai peran yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Melalui Program Tahunan, guru mudah mengetahui kapan dan berapa lama materi akan diajarkan, serta hubungan antara materi yang satu dengan yang lainnya selama tahun ajaran. Hal ini membantu guru dalam mengelola pembelajaran secara sistematis dan memberikan arahan yang jelas untuk setiap kegiatan belajar.
Selain itu, Prota Fikih kelas 6 fase C kurikulum merdeka juga memudahkan guru dalam membuat perangkat pembelajaran lainnya, seperti Program Semester dan Modul Ajar, yang saling terkait. Jika terjadi perubahan dalam kalender pendidikan, guru mudah menyesuaikan rencana pembelajaran dengan cepat.
Program Tahunan (Prota) berperan penting dalam mata pelajaran Fikih kelas 6 MI fase C, yang membantu pembentukan karakter Islami murid dengan menyeimbangkan antara teori, praktik, sikap, diskusi, dan asesmen, sehingga menghasilkan murid yang berpengetahuan dan berakhlak baik.