Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) merupakan perangkat penting dalam kurikulum merdeka yang memuat tujuan pembelajaran secara sistematis untuk mencapai Capaian Pembelajaran (CP). Pemerintah memberikan izin untuk pengembangan ATP kurikulum merdeka berdasarkan kebutuhan yang ada.

ATP Akidah Akhlak kelas 9 Madrasah Tsanawiyah (MTs) fase D kurikulum merdeka berfungsi sebagai petunjuk untuk guru dalam mendesain kegiatan belajar yang sesuai dengan karakteristik murid.
Pembuatan ATP Akidah Akhlak kelas 9 MTs fase D dalam kurikulum merdeka melibatkan beberapa komponen utama. Meskipun mempunyai peran yang berbeda, komponen-komponen ini bekerja sebagai satu kesatuan. Guru perlu mendesain perjalanan belajar murid supaya mudah mencapai kompetensi yang diharapkan pada akhir fase pembelajaran.
Pemahaman mengenai setiap komponen ATP kurikulum merdeka adalah hal yang penting sebelum membuat modul ajar dan perangkat ajar lainnya. Komponen ATP kelas 9 membantu guru dalam menentukan arah pembelajaran dan memastikan setiap kegiatan mempunyai tujuan dan indikator keberhasilan yang jelas.
ATP Akidah Akhlak kelas 9 fase D kurikulum merdeka mendukung pembentukan karakter Islami dengan menghubungkan tujuan pembelajaran dengan nilai-nilai keimanan. Kurikulum merdeka memberikan keleluasaan kepada guru untuk mengembangkan Alur Tujuan Pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid, namun tetap harus mencakup komponen pokok yang telah ditetapkan.
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan komponen pertama serta dasar utama dalam pembuatan ATP kurikulum merdeka. CP menggambarkan kompetensi yang harus dimiliki oleh murid setelah menyelesaikan pembelajaran di akhir fase D. Kompetensi tersebut mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang saling terkait. Dalam mata pelajaran Akidah Akhlak kelas 9 Madrasah Tsanawiyah, CP tidak hanya berfokus pada pemahaman materi keislaman, tetapi juga pada pembentukan karakter yang sesuai dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, guru perlu memahami secara menyeluruh isi CP sebelum membuat tujuan pembelajaran.
CP berfungsi sebagai acuan dalam menentukan arah seluruh kegiatan pembelajaran. Setiap tujuan pembelajaran yang dibuat harus berkaitan langsung dengan kompetensi yang tercantum dalam CP. Guru perlu mengidentifikasi kemampuan yang harus dimiliki oleh murid, kemudian merincinya menjadi tujuan-tujuan yang lebih spesifik dan bisa dicapai secara bertahap. Pendekatan tersebut membantu guru mendesain pembelajaran yang sistematis dan memudahkan murid dalam memahami materi dengan cara berkesinambungan.
Dalam kurikulum merdeka, CP juga memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual. Guru mudah mengaitkan materi Akidah Akhlak kelas 9 MTs dengan berbagai fenomena sosial, perkembangan teknologi, serta tantangan kehidupan remaja saat ini. Cara tersebut membuat pembelajaran terasa lebih relevan sehingga murid bisa memahami manfaat setiap materi dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, kegiatan belajar tidak hanya berhenti pada penghafalan konsep, tetapi juga berkembang menjadi kemampuan berpikir kritis dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Selain sebagai pedoman dalam pembuatan ATP Akidah Akhlak kelas 9 MTs fase D kurikulum merdeka, CP juga berfungsi sebagai dasar untuk pelaksanaan asesmen. Guru bisa menentukan indikator pencapaian berdasarkan kompetensi yang terdapat dalam CP. Setiap hasil asesmen memberikan gambaran mengenai perkembangan murid selama mengikuti pembelajaran. Informasi tersebut membantu guru dalam melakukan refleksi dan membuat strategi pembelajaran lanjutan supaya seluruh murid bisa mencapai kompetensi yang diharapkan dengan maksimal.
Tujuan Pembelajaran (TP) merupakan bagian penting dari ATP Akidah Akhlak kelas 9 fase D kurikulum merdeka yang menjelaskan Capaian Pembelajaran dalam bentuk kompetensi yang lebih spesifik. Setiap TP menunjukkan kemampuan yang harus dikuasai murid setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Pembuatan TP harus menggunakan kata kerja operasional yang jelas supaya guru bisa mengukur keberhasilan murid secara objektif. Dengan adanya TP yang terstruktur, pembelajaran akan lebih terarah dan membantu guru dalam menentukan kompetensi yang harus dicapai.
Dalam membuat Tujuan Pembelajaran (TP), guru harus mempertimbangkan perkembangan berpikir murid kelas 9, mulai dari pemahaman konsep hingga analisis dan penerapan nilai Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah. Pembuatan yang bertahap ini bertujuan untuk membangun pemahaman murid secara mendalam. TP juga menjadi dasar dalam memilih metode, media, dan asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kejelasan TP membantu murid memahami target belajar yang harus dicapai dan mempersiapkan diri dengan lebih baik. Selain itu, hal ini memudahkan guru dalam memberikan umpan balik yang konstruktif. TP berfungsi sebagai jembatan antara Capaian Pembelajaran dan kegiatan belajar di kelas.