(Deep Learning) Modul Ajar Seni Teater Kelas 9 SMP/MTs

Peran Guru sebagai Fasilitator Deep Learning

Dalam modul ajar deep learning Seni Teater kelas 9 kurikulum merdeka, guru bukanlah “sutradara” yang bersikap otoriter, melainkan fasilitator, pemandu, dan rekan dalam kegiatan belajar.

  1. Mengajukan Pertanyaan Pemamtik: Daripada memberikan instruksi, guru bertanya, “Apa yang dialami oleh karaktermu saat ini?” atau “Bagaimana kita bisa menunjukkan konflik ini tanpa menggunakan kata-kata?”
  2. Menciptakan Ruang Aman: Guru memastikan bahwa kelas adalah tempat yang aman untuk bereksperimen, belajar dari kesalahan, dan menunjukkan kerentanan tanpa rasa takut dihakimi. Ini adalah prasyarat untuk Pembelajaran Mindful dan Joyful.
  3. Menghubungkan dengan Nilai-Nilai: Guru membantu siswa menemukan keterkaitan antara cerita yang mereka pentaskan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan sosial, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan.

Penilaian yang Autentik: Memperhatikan Proses dan Hasil

Penilaian dalam modul ajar deep learning kelas 9 SMP/MTs fase D dibuat untuk mencerminkan kegiatan pembelajaran:

  • Jurnal Reflektif: Siswa menuliskan jurnal tentang pengalaman latihan, tantangan yang dihadapi, dan pelajaran yang mereka dapatkan tentang diri mereka sendiri serta isu sosial yang dibahas. Ini menilai aspek Mindful dan Meaningful.
  • Observasi Proses Kolaboratif: Guru mengevaluasi kontribusi, kemampuan mendengarkan, dan kerjasama siswa dalam kelompok selama berbagai fase.
  • Portofolio Karya: Kumpulan naskah, sketsa desain panggung, dan dokumentasi berupa foto/video dari proses latihan.
  • Pertunjukan Akhir: Dinilai berdasarkan keaslian, kesadaran panggung, dan kemampuan vokal, bukan hanya tekhnis yang sempurna.

Silahkan download modul ajar deep learning Seni Teater kelas 9 kurikulum merdeka disini

Penutup

Modul ajar deep learning Seni Teater kelas 9 SMP/MTs fase D dalam kurikulum merdeka memberikan kesempatan besar bagi perkembangan diri siswa secara keseluruhan. Dengan menerapkan cara Deep Learning yang menggabungkan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning, kegiatan belajar teater bisa berubah secara signifikan. Pada akhirnya, yang jauh lebih penting daripada penghargaan berdiri adalah perjalanan di balik layar dimana setiap siswa menemukan suara, keberanian, dan kebahagiaan mereka sendiri.

You might also like
Promes Bahasa Arab Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

Promes Bahasa Arab Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 9 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Fikih Kelas 9 MTs Fase D Kurikulum Merdeka

ATP Seni Rupa Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

ATP Seni Rupa Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

ATP Bahasa Arab Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

ATP Bahasa Arab Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Al-Qur’an Hadis Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka