Langkah selanjutnya adalah mendesain indikator pencapaian dan rubrik penilaian sebagai dasar untuk melaksanakan asesmen. Indikator sebaiknya mencerminkan perilaku atau kemampuan yang bisa diamati secara langsung supaya guru bisa menilai capaian murid dengan cara yang objektif. Setiap indikator sebaiknya menggunakan kata kerja yang jelas dan spesifik, seperti menjelaskan, menganalisis, membandingkan, menarik kesimpulan, atau mempresentasikan. Indikator yang jelas akan mempermudah guru dalam mengumpulkan bukti pembelajaran. Menggunakan beragam teknik asesmen, seperti ujian tertulis, observasi, proyek, presentasi, portofolio, dan tugas.
Rubrik penilaian berfungsi untuk menguraikan tingkat pencapaian dari setiap indikator dengan rinci. Dengan rubrik tersebut, guru mempunyai pedoman yang konsisten untuk menilai semua murid. Rubrik juga meningkatkan keterbukaan karena murid mudah memahami aspek yang dinilai serta standar keberhasilan yang perlu dicapai. Dalam pelajaran Akidah Akhlak kelas 11 Madrasah Aliyah, rubrik bisa meliputi ketepatan pemahaman konsep, kualitas argumen, berpikir kritis, komunikasi. Selain itu, bisa menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kegiatan pembelajaran.
Pembuatan indikator dan rubrik yang baik akan menghasilkan KKTP kurikulum merdeka yang objektif dan terukur. Dan memberikan gambaran lengkap tentang perkembangan kompetensi murid. Dengan demikian, guru bisa memanfaatkan hasil asesmen sebagai dasar untuk merencanakan tindak lanjut pembelajaran yang lebih efektif. Baik dalam bentuk remedial, pengayaan, atau perbaikan strategi dalam pertemuan selanjutnya.
KKTP Akidah Akhlak kelas 11 MA fase F kurikulum merdeka lebih menekankan pada penguasaan kompetensi murid daripada hanya nilai minimum. Guru membuatnya berdasarkan Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran, dengan tujuan membuat indikator yang menggambarkan kompetensi yang harus dikuasai.
Proses asesmen mempertimbangkan pemahaman, diskusi, dan penerapan nilai-nilai Islam. KKTP kelas 11 bersifat fleksibel dan kontekstual, memberi peluang bagi guru untuk menyesuaikan kriteria sesuai kebutuhan kelas. Selain itu, KKTP kurikulum merdeka bersifat berkelanjutan guna memperbaiki praktik pembelajaran, termasuk remedial dan pengayaan. Ini membantu murid untuk memahami dan menginternalisasikan nilai-nilai akidah serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
KKTP Akidah Akhlak kelas 11 fase F kurikulum merdeka sangat krusial dalam pembelajaran di Madrasah Aliyah. Ia mempunyai peran untuk menilai kemampuan murid serta sebagai acuan dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) juga membantu guru dalam menentukan cara belajar dan mengumpulkan bukti kemajuan belajar.
Penilaian yang berdasarkan KKTP kurikulum merdeka digunakan oleh guru untuk memperbaiki serta membuat program remedial atau peningkatan. Bagi murid, KKTP kelas 11 memfasilitasi mereka dalam memahami tujuan pembelajaran, serta mengarahkan mereka untuk lebih aktif dalam belajar.
Download KKTP Akidah Akhlak kelas 11 fase F kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Pembuatan KKTP Akidah Akhlak kelas 11 fase F dalam kurikulum merdeka merupakan langkah penting agar pembelajaran yang terarah. Keberhasilan pelaksanaannya bergantung pada konsistensi guru dalam mengimplementasikannya selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Dengan perencanaan yang matang, pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah diharapkan murid mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kesehariannya. Oleh karena itu, pembuatan KKTP kurikulum merdeka yang berkualitas merupakan usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencapai tujuan pendidikan.