Salah satu komponen penting dalam KKTP kurikulum merdeka adalah indikator ketercapaian, yang menunjukkan bukti bahwa murid telah mencapai tujuan pembelajaran. Indikator tersebut berfungsi sebagai penghubung antara tujuan pembelajaran dan proses asesmen. Tanpa adanya indikator yang jelas, guru akan kesulitan dalam menilai apakah murid telah menguasai kompetensi yang diharapkan.
Dalam pembuatan KKTP Akidah Akhlak kelas 12 fase F kurikulum merdeka, indikator yang dirumuskan haruslah spesifik, terukur, relevan, dan mudah diamati. Guru bisa merumuskan indikator berdasarkan kemampuan berpikir murid, dari memahami konsep hingga menerapkan nilai-nilai akhlak. Contohnya, tidak hanya menyatakan “memahami akhlak terpuji”, tetapi juga merumuskan indikator seperti “menjelaskan manfaat akhlak terpuji dalam kehidupan bermasyarakat”.
Indikator yang baik membantu guru dalam memilih bentuk asesmen yang tepat. Jika indikator mengharuskan analisis, guru bisa menggunakan studi kasus. Jika menekankan penerapan nilai-nilai Islam, guru bisa mengamati sikap murid selama pembelajaran. Selain itu, indikator juga bermanfaat dalam memberikan umpan balik dan menunjukkan perkembangan belajar murid.
Kriteria penilaian dalam KKTP Akidah Akhlak kelas 12 fase F kurikulum merdeka merupakan bagian penting yang menentukan keberhasilan murid dalam mencapai indikator yang telah ditetapkan. Selanjutnya, kriteria tersebut menjelaskan standar yang digunakan oleh guru saat melakukan penilaian. Akhirnya, dengan kriteria yang jelas, proses penilaian menjadi lebih objektif karena semua murid dinilai dengan ukuran yang sama.
Pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas 12 Madrasah Aliyah fase F, kriteria penilaian bisa dibuat berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi. Guru bisa membuat kategori seperti belum berkembang, mulai berkembang, berkembang sesuai harapan, dan sangat berkembang. Kriteria ini lebih menekankan pada kualitas penguasaan kompetensi daripada sekadar nilai angka.
Kriteria juga harus disesuaikan dengan jenis asesmen yang digunakan. Jika penilaian dilakukan melalui proyek, maka aspek yang dinilai termasuk pemahaman konsep dan kemampuan bekerja sama. Jika penilaian dilakukan lewat presentasi, maka guru akan mudah menilai kemampuan komunikasi dan argumentasi murid. Pembuatan kriteria yang jelas memberikan manfaat untuk kegiatan pembelajaran di Madrasah Aliyah, jadi penilaian lebih transparan dan membantu murid memahami standar yang harus dicapai. Akibatnya, asesmen bisa berfungsi sebagai cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter Islami sesuai dengan tujuan pendidikan.
Download KKTP Akidah Akhlak kelas 12 fase F kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
KKTP Akidah Akhlak kelas 12 MA fase F dalam kurikulum merdeka merupakan salah satu komponen penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, terarah, dan berpusat pada murid. Ketika dibuat dengan baik dan diterapkan secara konsisten, KKTP kurikulum merdeka bisa mendukung tercapainya tujuan pembelajaran sekaligus membentuk murid di Madrasah Aliyah yang mempunyai akidah yang kuat, akhlak yang mulia, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Islam.