Setiap murid mempunyai perkembangan yang berbeda. Ada murid yang cepat memahami materi, tetapi masih membutuhkan bimbingan dalam penerapan. Ada pula murid yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami konsep. Karena itu, guru membutuhkan alat yang bisa membantu memetakan perkembangan setiap murid. KKTP Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka mudah memberikan gambaran tersebut melalui kriteria yang jelas dan terukur.
Guru bisa mencatat perkembangan murid berdasarkan beberapa bukti. Misalnya, seorang murid sudah mampu menjelaskan makna tanggung jawab. Namun, murid tersebut masih sering lupa menyelesaikan tugas tepat waktu. Data tersebut menunjukkan bahwa pemahaman sudah berkembang, tetapi penerapan masih membutuhkan penguatan. Guru bisa menggunakan informasi tersebut untuk memberikan pendampingan yang lebih spesifik.
Pendekatan tersebut membuat guru tidak terburu-buru memberikan penilaian akhir. Guru mudah melihat proses perkembangan dari waktu ke waktu. Jika murid menunjukkan peningkatan, guru bisa mencatat perkembangan tersebut. Selanjutnya, guru bisa memberikan tantangan yang sesuai dengan kemampuan mereka. Dengan demikian, KKTP kelas 3 mendukung asesmen yang memperhatikan kegiatan belajar.
KKTP Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka juga membantu guru mendesain pembelajaran secara lebih terarah. Guru mudah melihat tujuan pembelajaran sebelum menentukan kegiatan dan asesmen. Kemudian, guru bisa memastikan bahwa setiap kegiatan memberikan kesempatan bagi murid untuk mencapai tujuan. Jika tujuan berkaitan dengan penerapan akhlak, guru bisa mendesain kegiatan praktik. Jika tujuan berkaitan dengan pemahaman konsep, guru mudah menggunakan diskusi atau pertanyaan pemantik.
Perencanaan seperti ini membuat pembelajaran mempunyai alur yang jelas. Guru tidak sekadar memilih kegiatan karena kegiatan tersebut menarik. Setiap kegiatan di Madrasah Ibtidaiyah mempunyai hubungan dengan kompetensi yang ingin dicapai. Selanjutnya, guru menentukan bukti yang perlu murid tunjukkan. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan KKTP kelas 3 saling mendukung.
Kualitas perencanaan juga meningkat ketika guru menggunakan hasil asesmen sebelumnya. Guru bisa melihat bagian yang sudah dikuasai murid. Setelah itu, guru mudah menentukan materi atau kegiatan yang perlu diperkuat. Siklus tersebut membuat pembelajaran berkembang berdasarkan kebutuhan nyata. Pada akhirnya, KKTP kurikulum merdeka bisa menjadi bagian dari proses perencanaan yang berkelanjutan.
Tujuan akhir pembuatan KKTP Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka berkaitan dengan pembentukan perilaku positif. Murid diharapkan tidak hanya mengetahui nilai akhlak, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kriteria ketercapaian perlu memberikan ruang untuk menilai penerapan nilai. Guru mudah menghubungkan pembelajaran dengan kegiatan nyata di Madrasah Ibtidaiyah maupun di rumah. Dengan demikian, nilai akidah dan akhlak tidak berhenti sebagai materi pelajaran.
Pembentukan karakter membutuhkan proses yang bertahap. Murid mungkin memahami suatu nilai hari ini, tetapi belum langsung menerapkannya secara konsisten. Guru perlu memberikan contoh, kesempatan praktik, penguatan, dan refleksi. KKTP kurikulum merdeka membantu guru melihat perkembangan tersebut secara bertahap. Guru kemudian bisa memberikan penguatan berdasarkan bukti yang diperoleh.
Download KKTP Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Pada akhirnya, tujuan pembuatan KKTP Akidah Akhlak kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka bukan sekadar menghasilkan dokumen penilaian. Guru sebaiknya membuatnya secara sederhana, jelas, realistis, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dengan pendekatan tersebut, KKTP kurikulum merdeka bisa menjadi alat yang benar-benar membantu guru dan murid dalam mencapai pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah yang bermakna.