Proses pembuatan KKTP Al-Qur’an Hadis kelas 12 Fase F kurikulum merdeka sangatlah vital. Guru perlu memastikan bahwa murid mudah mengerti isi ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis, menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari, serta menerapkan nilai-nilai Islam secara konsisten.

Oleh karena itu, pembuatan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) harus dilakukan dengan cermat. Guru harus mengembangkan KKTP kurikulum merdeka berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan karakteristik murid di Madrasah Aliyah (MA).
KKTP Al-Qur’an Hadis kelas 12 MA fase F kurikulum merdeka mempunyai ciri khas yang berbeda dari pelajaran lainnya. Pelajaran tersebut tidak hanya membutuhkan pemahaman konsep-konsep keagamaan. Guru juga bertanggung jawab untuk mengembangkan sikap spiritual, perilaku baik, dan kemampuan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dalam membuat KKTP kelas 12, penting untuk mempertimbangkan keseimbangan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
Ciri pertama adalah berorientasi pada Capaian Pembelajaran (CP). Guru membuat setiap kriteria berdasarkan tujuan pembelajaran yang diturunkan dari CP Al-Qur’an Hadis kelas 12 Madrasah Aliyah fase F. Setiap indikator harus mencerminkan kemampuan yang mudah dilihat. Guru juga perlu memastikan bahwa indikator-indikator tersebut bisa diukur melalui berbagai metode asesmen yang sesuai.
Ciri selanjutnya adalah pemakaian asesmen autentik. Guru bisa mengevaluasi murid melalui berbagai cara seperti diskusi, presentasi, proyek, praktik membaca ayat, analisis isi hadis, serta portofolio. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan bagi murid untuk menunjukkan kompetensi mereka dengan nyata. Penilaian pun menjadi lebih menyeluruh dibandingkan hanya mengandalkan tes tertulis.
Ciri lainnya adalah fleksibilitas. Guru bisa menyesuaikan KKTP Al-Qur’an Hadis kelas 12 fase F kurikulum merdeka dengan keadaan Madrasah Aliyah, kemampuan murid, serta sumber belajar yang ada. Fleksibilitas tersebut membuat kegiatan pembelajaran menjadi lebih adaptif. Setelah melakukan refleksi di akhir pembelajaran, guru juga bisa melakukan perbaikan terhadap Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).
Capaian Pembelajaran menjadi fondasi utama dalam pembuatan KKTP Al-Qur’an Hadis kelas 12 fase F kurikulum merdeka. Guru harus memahami setiap elemen kompetensi yang ada di fase F. Selanjutnya, guru merinci capaian pembelajaran tersebut menjadi beberapa tujuan pembelajaran yang lebih spesifik. Langkah tersebut membantu guru dalam membuat indikator yang bisa dengan mudah diamati dan diukur.
Dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 12 MA, capaian pembelajaran mencakup kemampuan memahami ayat-ayat Al-Qur’an, menjelaskan isi hadis, mengaitkan dalil dengan kehidupan modern, serta menunjukkan perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Guru perlu memastikan setiap tujuan pembelajaran mendukung pencapaian kompetensi tersebut.
Orientasi pada capaian pembelajaran juga membuat proses asesmen lebih terstruktur. Guru tidak lagi memberikan soal secara sembarangan. Sebaliknya, setiap instrumen asesmen dibuat berdasarkan indikator yang telah ditentukan. Hasil asesmen menjadi lebih akurat karena benar-benar mengukur kompetensi yang ingin dicapai.
Pendekatan ini membantu murid memahami tujuan pembelajaran sejak awal. Mereka mengetahui kemampuan apa yang perlu dikuasai. Situasi tersebut meningkatkan motivasi belajar karena murid mempunyai arah yang jelas selama kegiatan pembelajaran.