Jika sebelumnya kita familiar dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang mengutamakan nilai batas tertentu, kurikulum merdeka memperkenalkan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Perubahan tersebut bukan hanya sekadar ganti istilah, tetapi juga merupakan transformasi filosofi yang mendalam, berpindah dari fokus pada konten keorientasi pada kompetensi dan aktivitas belajar murid.

Untuk para guru Matematika kelas 5 SD/MI fase C, memahami, merumuskan, dan menerapkan KKTP kurikulum merdeka secara tepat adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi belajar murid.
Secara sederhana, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) adalah sekumpulan kriteria atau indikator yang digunakan untuk menilai apakah seorang murid telah mencapai pemahaman atau kompetensi yang diharapkan dalam setiap Tujuan Pembelajaran (TP). KKM menggunakan satu nilai tetap (misalnya 70) sebagai standar kelulusan untuk semua Kompetensi Dasar (KD). Pendekatan tersebut sering dianggap bersifat mekanis dan tidak mempertimbangkan kerumitan aktivitas belajar. Setiap murid mempunyai titik awal, gaya belajar, dan kecepatan belajar yang berbeda-beda.
KKTP kurikulum merdeka hadir untuk mengatasi kekurangan tersebut. Daripada hanya berfokus pada angka, kriteria membantu guru dan murid untuk:
Fase C dalam kurikulum merdeka ditujukan untuk murid kelas 5 dan 6 SD/MI. Pada fase tersebut, murid diminta untuk tidak hanya memahami konsep matematika yang lebih abstrak, tetapi juga mulai mengembangkan kemampuan berlogika, menganalisis, dan menyelesaikan masalah yang lebih kompleks. Materi Matematika kelas 5 SD/MI, yang dipelajari mencakup:
Dari materi yang ada, guru perlu merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih spesifik dan operasional. Contohnya:
Pembuatan KKTP Matematika kelas 5 SD/MI fase C kurikulum merdeka yang efektif adalah penting untuk keberhasilan implementasinya. Ada beberapa metode yang bisa digunakan oleh guru untuk membuat KKTP kelas 5, yang bisa dikombinasikan sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini mengidentifikasi kriteria untuk menilai kemampuan murid dengan beberapa level, seperti baru berkembang, layak, cakap, dan mahir. Misalnya, untuk TP Geometri, murid bisa dinilai berdasarkan pemahaman konsep, keterampilan hitung, dan pemecahan masalah. Dengan rubrik tersebut, guru mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kemampuan murid.
Pendekatan ini menggunakan rentang nilai untuk menggambarkan tingkat kompetensi murid, mirip dengan KKM tapi lebih fleksibel. Misalnya, interval 0-40% menunjukkan murid perlu remedial di semua bagian, sedangkan 91-100% menunjukkan murid perlu pengayaan atau tantangan lebih. Guru harus menetapkan batas minimal “Tuntas” berdasarkan kompleksitas materi dan karakteristik murid.
Pendekatan ini adalah cara yang paling sederhana. Guru mendeskripsikan secara spesifik tindakan yang harus dilakukan murid untuk mencapai tujuan pembelajaran. Misalnya, untuk TP Bilangan, murid harus mampu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Guru bisa mencentang poin yang sudah dikuasai murid. Semakin banyak poin yang dikuasai, semakin mendalam pemahaman murid.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diikuti oleh guru dalam membuat KKTP Matematika kelas 5 SD/MI fase C kurikulum merdeka:
Pilih satu TP yang sudah dirumuskan. Perhatikan kata kerja operasional (KKO) yang tercantum (contoh: menjelaskan, menghitung, menentukan, menyelesaikan masalah). KKO tersebut akan menjadi dasar untuk menetapkan kriteria.
Tiap TP umumnya terdiri dari berbagai kompetensi. Sebagai contoh, TP mengenai volume tidak hanya melibatkan perhitungan, tetapi juga pemahaman konsep dan penyelesaian masalah. Pecah TP menjadi beberapa indikator kompetensi.
Tentukan pendekatan yang paling sesuai dengan karakter TP dan kenyamanan pengajar dalam melakukan penilaian. Untuk memulai, pendekatan deskripsi kriteria mungkin lebih mudah diterapkan, sedangkan pendekatan rubrik memberikan informasi yang lebih mendalam.
Kembangkan kriteria untuk setiap indikator kompetensi yang telah dikenali. Pastikan kriteria tersebut:
Terapkan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dalam aktivitas pengajaran dan penilaian. Apakah kriteria tersebut sudah tepat?. Apakah ada yang terlalu sulit atau terlalu mudah untuk dinilai?. Lakukan refleksi dan perbaikan jika diperlukan. KKTP kelas 5 harus bersifat dinamis dan bisa ditingkatkan seiring waktu.
KKTP Matematika kelas 5 fase C kurikulum merdeka bukanlah dokumen yang hanya disimpan dalam buku guru. Ia harus diterapkan dalam aktivitas pembelajaran.
Download KKTP Matematika kelas 5 fase C kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) adalah alat vital dalam pelaksanaan kurikulum merdeka yang membawa perubahan dalam penilaian menjadi lebih manusiawi dan bermakna. Untuk guru, membuat KKTP Matematika kelas 5 SD/MI fase C yang baik merupakan investasi untuk menghasilkan pembelajaran berkualitas. Dengan KKTP kurikulum merdeka, penilaian tidak lagi menjadi beban yang menentukan lulus atau tidaknya, melainkan peta yang membimbing setiap murid dalam perjalanan mereka memahami bilangan, geometri, dan data. Dengan KKTP kelas 5, kita tidak hanya mengajarkan matematika, tetapi juga membangun logika, karakter, dan kecintaan belajar di kalangan generasi penerus bangsa.