Kurikulum merdeka menunjukkan semangat baru. Semangat tersebut mengarahkan adanya fleksibilitas serta pembelajaran yang lebih mendalam. Salah satu alat yang sangat penting adalah KKTP kurikulum merdeka. KKTP merupakan singkatan dari Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Alat ini digunakan oleh guru untuk menilai sejauh mana murid telah mencapai tujuan. Fokus utama bukan hanya pada nilai numerik. Melainkan pada pemahaman dan kompetensi secara keseluruhan.

Dahulu, penilaian sering kali hanya berfokus pada nilai. Nilai menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Namun, kurikulum merdeka mengubah pandangan tersebut secara drastis. Kini, guru beralih kepada penilaian yang berorientasi pada kompetensi. KKTP Seni Rupa kelas 9 SMP/MTs fase D menjadi inti dari sistem penilaian ini. Sebelum pembelajaran dimulai, guru menetapkan kriteria. Kriteria tersebut bersifat deskriptif dan kualitatif.
Proses penilaian kini lebih terbuka bagi murid. Mereka menyadari apa yang perlu dicapai. Kini, pertanyaan yang muncul adalah, “Apakah saya sudah mampu?”. Pergantian pertanyaan ini menandakan perubahan pemikiran yang penting. Peran guru adalah sebagai fasilitator yang membimbing proses tersebut.
Pembuatan KKTP kurikulum merdeka memerlukan perencanaan yang cermat. Guru Seni Rupa kelas 9 SMP/MTs harus merujuk pada tujuan pembelajaran. Tujuan-tujuan ini dirumuskan dalam alur tujuan pembelajaran (ATP). Setiap tujuan mempunyai indikator pencapaian masing-masing. Indikator ini menjadi dasar kriteria tersebut.
Tujuan hendaknya spesifik dan bisa diukur. Contohnya, “Murid mampu menggambar ilustrasi menggunakan teknik perspektif satu titik.” Tujuan tersebut jelas dan terarah. Guru bisa dengan mudah membuat kriterianya.
Kurikulum merdeka mengenali beberapa kategori pencapaian. Mulai dari “Belum Mencapai” sampai “Melampaui Ekspektasi. “ Guru menggambarkan setiap tingkat dengan kalimat aktif. Deskripsi ini menjadi panduan bagi murid.
Guru tidak boleh menjaga dokumen KKTP kelas 9 SMP/MTs sendirian. Diskusikan juga dengan murid. Murid harus memahami apa arti “terampil” dalam menggambar. Mereka juga perlu mengetahui apa maksud “kreatif” dalam tugas yang diberikan. Diskusi tersebut membantu membangun komitmen bersama.
KKTP Seni Rupa kelas 9 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka sebaiknya mencakup tiga area utama. Ketiga area ini saling berhubungan dan terintegrasi. Penilaian tidak seharusnya hanya terfokus pada satu aspek. Berikut adalah komponen-komponen utama yang harus ada.
Area pertama adalah cara murid melakukan pekerjaan. Guru mengamati proses eksplorasi bahan dan alat yang digunakan. Apakah murid berani mencoba teknik baru? Apakah mereka mampu memilih media yang sesuai? Proses ini sangat penting dalam seni rupa. Seni melibatkan penemuan dan eksperimen.
Kriteria pada area ini contohnya:
Guru bisa mengamati perilaku tersebut selama aktivitas pembelajaran.
Area kedua menilai hasil akhir dari kreativitas yang dihasilkan. Guru melihat bagaimana unsur-unsur seni rupa diterapkan. Unsur-unsur tersebut mencakup garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Pada fase D, penerapan unsur-unsur tersebut harus lebih rumit. Murid tidak hanya menggambar, tetapi juga harus memperhatikan komposisi.
Kriteria dalam area ini menggunakan bahasa yang deskriptif. Contohnya:
Ini memberikan informasi yang spesifik, sehingga murid bisa memahami kelebihan dan kelemahan karyanya.
Ranah ketiga sering terlupakan, tetapi sangat penting. Murid fase D perlu belajar untuk menghargai. Mereka belajar menilai karya milik mereka sendiri dan orang lain. Mereka juga belajar untuk merenungkan langkah-langkah dalam berkarya. Keterampilan tersebut membantu meningkatkan rasa percaya diri. Contoh:
Kriteria tersebut melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi. Ini merupakan persiapan penting untuk jenjang selanjutnya.
Mari kita lihat pelaksanaan sederhana di kelas 9 SMP/MTs. Guru mengatur proyek pembuatan poster digital. Tema dari proyek (kokurikuler) ini adalah “Kampanye Lingkungan Hidup”. Sebelum proyek dimulai, guru telah menyiapkan KKTP Seni Rupa kelas 9 fase D kurikulum merdeka.
Pelaksanaan KKTP Seni Rupa kelas 9 fase D kurikulum merdeka tentu menghadapi beberapa tantangan.
KKTP Seni Rupa kelas 9 fase D kurikulum merdeka tidak hanya berfungsi untuk menilai murid. Dokumen tersebut juga berfungsi sebagai cermin untuk guru. Jika banyak murid gagal memenuhi kriteria, guru perlu merenungkan hal ini:
Guru kemudian bisa melakukan remedial, lalu bisa mengulang materi dengan pendekatan yang berbeda. Guru bisa memberikan lebih banyak dukungan. Proses ini membuat pembelajaran yang lebih fleksibel, guru maupun murid belajar dan berkembang bersama.
Download KKTP Seni Rupa kelas 9 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
KKTP Seni Rupa kelas 9 SMP/MTs fase D adalah alat strategis untuk kurikulum merdeka, mengalihkan fokus dari angka ke kompetensi. Guru membuat kriteria yang bermakna, dan murid secara aktif berusaha mencapai sasaran. Proses tersebut membentuk generasi yang kreatif dan kritis, serta meningkatkan penilaian seni rupa yang lebih menghargai aktivitas belajar.