Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) adalah salah satu elemen yang sangat penting dalam kurikulum merdeka, berfungsi sebagai pedoman untuk menilai sejauh mana murid berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di kelas 12 SMA fase F, penentuan KKTP kurikulum merdeka sangatlah signifikan karena berhubungan langsung dengan pembentukan karakter, pemahaman nilai-nilai keagamaan, serta kemampuan siswa dalam mengamalkan ajaran Islam dengan cara yang lebih dewasa dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari pembelajaran di akhir pendidikan menengah, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) berguna bagi guru untuk menilai pencapaian kompetensi secara lebih menyeluruh, termasuk dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan begitu, guru bisa memastikan bahwa siswa benar-benar memahami, meyakini, dan bisa menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Struktur KKTP PAI dan Budi Pekerti kelas 12 fase F dalam kurikulum merdeka dibuat supaya bisa menjadi acuan bagi guru dengan jelas, sistematis, serta mudah untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran dan penilaian. Dalam konteks fase F yang merupakan tahap akhir di SMA/MA, struktur KKTP kelas 12 harus mencerminkan pencapaian pembelajaran yang lebih mendalam, kritis, dan relevan dengan perkembangan spiritual, moral, serta kompetensi siswa menjelang kelulusan.
Setiap komponen dalam Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) selalu dimulai dengan menyebutkan Tujuan Pembelajaran yang berasal dari Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Komponen ini berisi:
Identitas TP berfungsi sebagai landasan untuk merumuskan indikator ketercapaian dan rubrik penilaian.
Bagian ini menjelaskan tipe kompetensi yang dinilai, yang biasanya mencakup:
Deskripsi kompetensi harus selaras dengan CP fase F dan menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
Indikator dalam KKTP PAI dan Budi Pekerti kelas 12 fase F kurikulum merdeka mengindikasikan bukti konkret bahwa siswa telah mencapai tujuan pembelajaran. Indikator harus:
Contoh indikator fase F:
Ini adalah bagian utama dari KKTP kurikulum merdeka. Rubrik menggambarkan kriteria penilaian berdasarkan tingkat pencapaian:
Setiap tingkatan dijelaskan melalui perilaku atau respons spesifik yang bisa diamati, seperti:
Rubrik harus disusun dengan seobjektif mungkin untuk menghindari bias dalam penilaian.
KKTP kelas 12 fase F juga mencakup informasi tentang teknik penilaian yang digunakan, seperti:
Instrumen yang jelas membantu menjamin konsistensi dalam penerapan penilaian.
Bagian ini menjelaskan berbagai contoh bukti nyata dari kegiatan pembelajaran, seperti:
Bukti tersebut harus sesuai dengan karakteristik fase F yang memfokuskan pada pemikiran kritis dan kedewasaan moral.
Struktur KKTP kurikulum merdeka juga mencakup langkah-langkah tindak lanjut berdasarkan hasil belajar siswa, antara lain:
Rekomendasi tersebut bersifat fleksibel untuk menyesuaikan dengan kebutuhan setiap siswa.
KKTP kurikulum merdeka harus bisa disesuaikan dengan:
Penyesuaian tersebut menjadikan KKTP PAI dan Budi Pekerti kelas 12 fase F kurikulum merdeka lebih relevan dan sesuai konteks.