Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) kelas 4 SD/MI fase B dalam kurikulum merdeka mengalami pembaruan. Para guru kini tidak hanya memberikan arahan. Mereka berperan sebagai perancang pengalaman belajar. Salah satu alat penting bagi guru adalah KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran).

Alat tersebut berfungsi sebagai indikator keberhasilan bagi murid. Tanpa adanya alat yang memadai, aktivitas belajar menjadi tidak terarah. Dengan KKTP kurikulum merdeka yang tepat dan relevan, setiap gerakan murid akan mempunyai makna.
Pertama, KKTP kurikulum merdeka harus berfokus pada kompetensi. Kompetensi lebih dari sekedar menghafal. Ini merupakan kemampuan untuk melaksanakan sesuatu dalam situasi nyata. Dalam PJOK kelas 4 SD/MI, situasi nyata bisa berupa permainan, olahraga, dan aktivitas kesehatan. Oleh karena itu, buatlah KKTP kelas 4 dengan menggunakan kata kerja yang jelas. Kata-kata seperti “mempraktikkan”, “mendemonstrasikan”, “menunjukkan”, dan “menerapkan” memberikan makna yang lebih dalam. Hindari kata “memahami” karena sulit untuk diamati. Gunakan frasa “menjelaskan menggunakan kata-katanya sendiri.” Ini menjadikan penilaian lebih jelas.
Kedua, urutan menunjukkan tingkat kemampuan. Contohnya, pada materi gerak dasar lokomotor. Pertama: “Murid berlari lurus sejauh 10 meter.” Kedua: “Murid berlari zig-zag melewati tiga rintangan.” Ketiga: “Murid melakukan variasi lari, lompat, dan putaran dalam permainan sederhana.” Setiap tahap membangun keterampilan yang sebelumnya. Hal ini memudahkan guru untuk menentukan posisi masing-masing murid.
Ketiga, Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) perlu kontekstual. Ini berarti harus berasal dari kondisi nyata di sekolah. Kondisi nyata mencakup fasilitas, infrastruktur, dan karakteristik murid. Tidak semua sekolah mempunyai lapangan yang luas. Tidak semua murid memiliki kemampuan awal yang setara. Guru harus menyesuaikan. Misalnya, jika sekolah mempunyai area terbatas, sesuaikan kriteria untuk lari jarak jauh. Fokus pada kelincahan di ruang kecil. Tulis, “Murid bergerak menghindari teman di area 5×5 meter.” Kriteria tersebut tetap memberikan tantangan namun tetap realistis.
Kurikulum merdeka membagi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) menjadi lima elemen. Elemen-elemen tersebut mencakup keterampilan gerak, pengetahuan gerak, pemanfaatan gerak, pengembangan karakter, dan internalisasi nilai kesehatan. KKTP PJOK kelas 4 yang efektif harus mencakup semua elemen tersebut. Jangan hanya fokus pada keterampilan gerak. Murid juga perlu dinilai dari segi karakter dan kesehatan mereka. Berikut adalah contoh integrasi dalam satu rangkaian aktivitas.
Dalam aktivitas permainan bola basket sederhana, guru membuat beberapa KKTP PJOK kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka. Pertama, untuk elemen keterampilan gerak: “Murid melempar bola setinggi dada kepada teman.” Kedua, untuk elemen pengetahuan: “Murid menjelaskan kapan waktu yang tepat untuk melempar.” Ketiga, untuk elemen pemanfaatan gerak: “Murid menggunakan gerak tipu sebelum melakukan lemparan.” Keempat, untuk elemen karakter: “Murid memberi semangat kepada teman satu tim.” Kelima, untuk elemen kesehatan: “Murid meminum air putih selama waktu istirahat permainan.” Semua kriteria tersebut bisa diamati dalam satu sesi. Guru hanya perlu menyediakan lembar observasi yang sederhana.
Perubahan antar kriteria juga sangat penting. Misalnya, “Murid melaksanakan pemanasan dengan baik. Kemudian, murid mempraktikkan teknik dasar. Selanjutnya, murid menunjukkan kerja sama dalam tim.” Dengan demikian, guru bisa melakukan penilaian dengan lebih lancar.