Proyek kedua berupa aksi bersih-bersih lingkungan madrasah secara kolektif. Murid membersihkan area kelas, masjid, dan halaman madrasah. Aktivitas tersebut menanamkan tanggung jawab sosial dan cinta lingkungan. Guru mendorong murid membuat laporan foto aktivitas tersebut. Laporan tersebut memuat refleksi nilai akhlak terhadap lingkungan. Nilai akhlak memuat kasih sayang dan kepedulian terhadap makhluk hidup. Guru menilai proyek dari proses dan hasil akhir murid. Penilaian proyek menjadi komponen penting dalam rapor akhir. Dengan demikian, Program Semester tidak hanya fokus pada teori semata. Promes Akidah Akhlak kelas 11 fase F kurikulum merdeka juga mengutamakan pembentukan karakter melalui tindakan nyata. Karakter kuat terbentuk dari pembiasaan dan keteladanan sehari-hari. Oleh karena itu, proyek menjadi bagian tak terpisahkan dari Promes kelas 11.
Kurikulum merdeka memberikan keleluasaan guru dalam mengembangkan Promes Akidah Akhlak kelas 11. Guru tidak terikat pada format kaku dari pemerintah pusat. Guru bisa mengubah urutan materi sesuai kebutuhan murid. Namun, perubahan tersebut harus tetap mengacu pada CP. CP adalah standar minimum yang wajib dicapai semua murid. Guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah berkolaborasi dengan guru mata pelajaran lain. Kolaborasi membuat pembelajaran lintas disiplin yang menarik dan bermakna. Misalnya, guru sejarah membahas konteks turunnya ayat akhlak. Guru bahasa Indonesia mengajarkan menulis esai tentang keteladanan. Integrasi tersebut memperkuat pemahaman murid secara holistik dan mendalam.
Promes Akidah Akhlak kelas 11 fase F kurikulum merdeka mencatat bentuk-bentuk kolaborasi tersebut dalam catatan khusus. Catatan tersebut membantu evaluasi akhir tahun secara komprehensif. Selanjutnya, guru mengunggahnya ke platform digital madrasah. Platform digital memudahkan akses bagi kepala Madrasah Aliyah dan pengawas. Akses terbuka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses mengajar. Kepala Madrasah Aliyah memberikan umpan balik terhadap Promes kelas 11 yang guru buat. Umpan balik tersebut menjadi bahan perbaikan berkelanjutan untuk guru. Guru menerima kritik dan saran dengan sikap profesional terbuka.
Tantangan utama dalam membuat Program Semester adalah ketidakpastian jadwal karena libur sekolah akibat bencana alam dan aktivitas mendadak. Guru perlu menyiapkan rencana cadangan yang memadatkan materi dalam waktu lebih singkat dan mudah memanfaatkan pembelajaran online yang fleksibel, dengan syarat adanya akses internet stabil dan gawai untuk murid. Meskipun demikian, Promes Akidah Akhlak kelas 11 fase F kurikulum merdeka tetap menjadi acuan utama. Dengan tujuan pembelajaran yang tetap harus dicapai.
Evaluasi dilakukan setiap bulan untuk mengecek progres mengajar, dan jika tertinggal, guru mempercepat metode penyampaian materi. Materi pengayaan seperti kajian tokoh akhlak dikenal baik oleh murid. Di akhir semester, guru membuat laporan evaluasi yang menganalisis faktor penyebab ketidaktercapaian, menjadi dasar revisi Promes kurikulum merdeka untuk semester depan.
Download Promes Akidah Akhlak kelas 11 fase F kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Promes Akidah Akhlak kelas 11 Madrasah Aliyah (MA) fase F kurikulum merdeka adalah fondasi utama. Fondasi tersebut menopang seluruh aktivitas belajar mengajar sehari-hari. Tanpa fondasi yang kuat, pembelajaran akan kehilangan arah yang jelas. Oleh sebab itu, guru harus mencurahkan perhatian penuh pada pembuatannya. Promes kurikulum merdeka yang efektif melahirkan generasi berakhlak mulia. Generasi tersebut menjadi harapan besar untuk bangsa dan negara Indonesia.