Program Semester atau yang biasa disebut Promes, merupakan petunjuk yang penting untuk aktivitas pembelajaran harian. Dokumen ini sangat diperlukan oleh guru Bahasa Arab kelas 7 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Dalam konteks kurikulum merdeka, perencanaan yang terstruktur merupakan suatu keharusan, di mana fase D menjadi acuan utama dalam pembelajaran bahasa untuk kelas 7. Ia berfungsi untuk mengarahkan aktivitas belajar mengajar secara jelas dan terarah. Tanpa adanya Promes Bahasa Arab kelas 7 fase D kurikulum merdeka, pembelajaran bisa kehilangan fokus.

Langkah pertama yang dilakukan oleh guru adalah menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) yang bersumber dari dokumen kurikulum resmi pemerintah. Fase D memuat empat elemen keterampilan berbahasa:
Guru perlu memahami setiap elemen tersebut secara mendalam, karena pemahaman tersebut menjadi dasar yang kokoh bagi Promes Bahasa Arab kelas 7 fase D kurikulum merdeka. Selanjutnya, guru harus merumuskan CP menjadi tujuan pembelajaran yang bersifat operasional dan terukur, serta menetapkan indikator pencapaian yang jelas untuk menilai keberhasilan murid. Dengan demikian, Program Semester yang dibuat mempunyai landasan yang kuat dan tidak bisa diabaikan.
Selanjutnya, guru perlu menghitung alokasi waktu untuk semester yang berlangsung selama enam bulan, yaitu sekitar 18 minggu kalender. Namun, jumlah minggu efektif akan berkurang akibat libur nasional, asesmen tengah semester, dan asesmen akhir, serta waktu yang dialokasikan untuk penguatan karakter. Sebagai contoh, dapat terjadi 16 minggu efektif, dengan setiap minggu terdiri dari 2 jam pelajaran, total jam pelajaran menjadi 32 jam. Angka tersebut menjadi batas maksimal untuk pertemuan, sehingga guru harus mendistribusikan materi Bahasa Arab kelas 7 Madrasah Tsanawiyah secara proporsional dan membagi jam ke setiap bab pelajaran.
Proses pembuatan Promes Bahasa Arab kelas 7 fase D kurikulum merdeka perlu mengikuti langkah yang terstruktur. Pertama, materi ajar diurutkan dari yang mudah ke yang sulit, dengan mempertimbangkan keterkaitan antarbab. Misalnya, bab tentang perkenalan harus didahulukan sebelum bab tentang keluarga, dan bab tentang angka sebelum bab tentang waktu. Selanjutnya, guru menetapkan minggu efektif dengan menggunakan kalender akademik, memetakan kompetensi ke dalam minggu, serta membuat jadwal pelaksanaan yang mencakup topik untuk setiap pertemuan secara spesifik.
Langkah berikutnya adalah mencantumkan proyek profil sebagai karakteristik kurikulum merdeka. Kemudian, guru harus melakukan verifikasi alokasi untuk memastikan kesesuaian dengan jam yang tersedia. Setelah itu, draft awal Promes kurikulum merdeka dibuat dan didiskusikan bersama rekan sejawat untuk mendapatkan masukan dan melakukan revisi yang diperlukan. Akhirnya, kepala Madrasah Tsanawiyah akan mengesahkan Promes kelas 7 yang telah dibuat, sehingga menjadi dokumen resmi.
Sebagai bagian dari Promes Bahasa Arab kelas 7 fase D kurikulum merdeka, guru menambahkan proyek penguatan profil yang akan dilaksanakan selama beberapa pertemuan. Contoh proyek tersebut antara lain:
Guru juga akan menentukan minggu tertentu untuk pelaksanaan proyek, yang tidak akan diisi dengan materi baru supaya murid tetap fokus. Promes kurikulum merdeka akan mencantumkan alokasi waktu khusus untuk proyek tersebut tanpa mengganggu jadwal utama pembelajaran Bahasa Arab kelas 7 Madrasah Tsanawiyah.