Program Tahunan (Prota) berfungsi sebagai petunjuk penting untuk para pendidik. Dokumen ini merencanakan aktivitas pembelajaran untuk selama satu tahun. Dengan perencanaan yang matang diperlukan untuk mata pelajaran Akidah Akhlak kelas 10 Madrasah Aliyah (MA) fase E. Mengapa hal ini penting? Kurikulum merdeka memberikan lebih banyak kebebasan. Oleh sebab itu, guru perlu membuat Prota kurikulum merdeka dengan cara yang teratur.

Program Tahunan (Prota) merupakan rencana pembelajaran tahunan secara umum. Guru membuatnya sebelum dimulainya tahun ajaran. Dokumen tersebut mencakup pembagian materi inti. Selain itu, dokumen ini juga mengatur pembagian waktu untuk setiap bab. Kurikulum merdeka mengutamakan pendekatan yang berbasis fase. Fase E ditujukan untuk kelas 10. Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah adalah salah satu pelajaran yang diajarkan. Mata pelajaran ini membahas dasar-dasar keimanan dan etika. Dengan adanya Prota kurikulum merdeka, aktivitas pembelajaran menjadi lebih terarah. Guru juga mudah memantau pencapaian yang ditargetkan.
Prota Akidah Akhlak kelas 10 MA fase E kurikulum merdeka terdiri dari beberapa komponen penting. Pertama, identitas Madrasah Aliyah dan pelajaran. Kedua, capaian pembelajaran (CP) untuk fase E. Ketiga, alokasi waktu tahunan. Keempat, pengaturan tema atau bab. Kelima, jadwal untuk ulangan harian. Keenam, jadwal proyek penguatan dimensi profil lulusan. Setiap komponen saling berhubungan. Guru harus menggambarkannya dengan jelas. Selanjutnya, kita akan membahas mengenai capaian pembelajaran fase E.
CP Akidah Akhlak kelas 10 Madrasah Aliyah mencakup beberapa aspek. Aspek pertama adalah pemahaman tentang rukun iman. Yang kedua mencakup penerapan akhlak yang baik. Aspek ketiga adalah menghindari perilaku yang buruk. Keempat adalah kebiasaan beribadah mahdah. Aspek kelima adalah penguatan nilai moderasi dalam beragama. Setiap aspek harus dijabarkan dengan merata. Prota Akidah Akhlak kelas 10 fase E kurikulum merdeka berfungsi sebagai alat yang efektif untuk distribusi ini.
Langkah pertama adalah menganalisis capaian pembelajaran. Guru harus membaca CP fase E Akidah Akhlak kelas 10 MA dengan cermat. Selanjutnya, guru mengidentifikasi elemen-elemen kunci. Elemen Akidah termasuk iman kepada Allah. Elemen Akhlak melibatkan perilaku sehari-hari. Setelah itu, guru menentukan jumlah minggu efektif dalam satu tahun ajaran yang biasanya terdiri dari 36 minggu. Namun, tidak semua minggu efektif. Contohnya adalah minggu libur semester. Contoh lainnya adalah hari besar keagamaan. Oleh karena itu, guru perlu menghitung minggu yang efektif terlebih dahulu.
Setelah itu, guru mengalokasikan waktu untuk setiap tema. Misalnya, tema pertama memerlukan 8 jam pelajaran. Tema kedua memerlukan 10 jam pelajaran. Guru harus membagi waktu tersebut ke dalam setiap minggu. Hasilnya, jadwal pembelajaran menjadi mudah dikelola dengan baik. Lalu, guru menentukan waktu untuk asesmen. Asesmen harian dilakukan setelah setiap bab. Asesmen tengah semester dilakukan sekali. Sementara itu, asesmen akhir semester juga dilakukan sekali. Semua ini diatur dalam Prota Akidah Akhlak kelas 10 fase E kurikulum merdeka.
Selanjutnya, guru membuat urutan materi Akidah Akhlak kelas 10 MA. Urutan materi harus logis dan berkelanjutan. Misalnya, materi iman kepada Allah diajarkan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena materi itu merupakan dasar dari akhlak. Setelah itu, diajarkan materi akhlak terhadap orang tua. Kemudian, dilanjutkan dengan akhlak terhadap teman. Terakhir, materi akhlak terkait lingkungan. Urutan tersebut akan mempermudah murid dalam memahami. Mereka mulai belajar dari hal-hal mendasar dan melanjutkan ke topik yang lebih kompleks.