Ketika membahas tentang Kurikulum Merdeka, kita tidak lagi mendengar istilah KKM seperti pada kurikulum yang lama. Sekarang, istilah yang digunakan adalah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran atau KKTP. Apa yang sebenarnya dimaksud dengan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)? KKTP merupakan standar atau kriteria yang dipakai untuk menilai apakah murid telah memenuhi tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

KKTP PJOK kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka menjadi petunjuk utama untuk guru dalam menilai sejauh mana murid menguasai kompetensi di bidang Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.
Ketika membuat KKTP PJOK kelas 8 SMP/MTs fase D dalam kurikulum merdeka, guru tidak bisa hanya fokus pada satu aspek saja. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) adalah mata pelajaran yang spesial karena menggabungkan dimensi kognitif, psikomotorik, dan afektif secara seimbang. Oleh karena itu, komponen dalam KKTP kurikulum merdeka harus dibuat secara holistik supaya bisa mencerminkan pencapaian murid secara menyeluruh.
Umumnya, komponen KKTP PJOK kelas 8 fase D kurikulum merdeka terdiri dari tiga aspek utama, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiga aspek ini saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Jika diibaratkan sebagai sebuah bangunan, pengetahuan berfungsi sebagai fondasi, keterampilan sebagai struktur utama, dan sikap sebagai atap yang melindungi seluruh kegiatan pembelajaran. Berikut adalah penjelasan detail mengenai masing-masing komponen.
Aspek pengetahuan dalam KKTP PJOK kelas 8 fase D kurikulum merdeka berhubungan dengan pemahaman terhadap konsep, teori, aturan, dan prinsip yang mendasari kegiatan jasmani dan olahraga. Walaupun Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sering dikaitkan dengan kegiatan fisik, pemahaman teoritis tetap mempunyai peranan yang signifikan. Di kelas 8 SMP/MTs fase D, aspek pengetahuan bisa meliputi:
Mengapa aspek tersebut mempunyai arti penting? Karena tanpa pemahaman konsep, praktek bisa kehilangan arah. Murid mungkin bisa melakukan gerakan, tetapi tidak mengerti alasan di balik gerakan tersebut atau bagaimana cara melakukannya dengan aman. Dalam KKTP kelas 8 SMP/MTs, aspek pengetahuan bisa dibuat dalam indikator seperti:
Penilaian aspek pengetahuan bisa dilakukan melalui tes tertulis, kuis lisan, diskusi kelompok, atau refleksi secara individu. Guru perlu memastikan bahwa indikator yang dibuat sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Aspek keterampilan merupakan inti dari mata pelajaran PJOK kelas 8 SMP/MTs. Di sini, kemampuan praktik murid diuji secara langsung. Dalam fase D, murid diharapkan untuk menguasai teknik dasar dari berbagai cabang olahraga dan kegiatan kebugaran dengan tingkat ketepatan yang lebih tinggi dibandingkan fase sebelumnya. Komponen keterampilan dalam KKTP PJOK kelas 8 bisa mencakup:
Hal yang perlu diperhatikan adalah, keterampilan tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga proses pelaksanaannya. Misalnya, bukan hanya dinilai apakah bola masuk ke ring, tetapi juga apakah teknik shooting dilakukan dengan benar. Contoh indikator dalam KKTP kurikulum merdeka aspek keterampilan:
Penilaian bisa dilakukan dengan pengamatan langsung, menggunakan rubrik penilaian, atau evaluasi proyek. Guru dianjurkan untuk menerapkan rubrik yang jelas supaya penilaian menjadi lebih objektif dan terukur.
Sering kali aspek tersebut dilihat sebagai tambahan, padahal justru menjadi inti dari pembelajaran PJOK kelas 8 SMP/MTs. Sikap mencerminkan nilai-nilai karakter yang berkembang melalui kegiatan olahraga.
Dalam kelas 8 fase D, aspek sikap bisa meliputi:
Bayangkan sebuah pertandingan yang tidak mempunyai sportivitas. Sehebat apapun keterampilan yang dimiliki, tanpa sikap yang baik, tujuan pembelajaran tidak bisa tercapai. Maka, KKTP kelas 8 perlu secara jelas memperhitungkan indikator sikap.
Contoh indikator dalam Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) aspek sikap:
Penilaian untuk aspek sikap biasanya dilakukan lewat pengamatan selama pembelajaran, jurnal refleksi, atau penilaian oleh teman sebaya.
Penting untuk dipahami bahwa ketiga aspek tersebut saling terkait. Dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), ketiganya muncul secara bersamaan.
Misalnya, ketika murid berpartisipasi dalam permainan bola basket:
KKTP PJOK kelas 8 fase D kurikulum merdeka yang baik harus mampu menggabungkan ketiga dimensi tersebut secara menyeluruh. Jangan sampai hanya menilai aspek fisik saja, tanpa memperhatikan pemahaman dan karakter.
Komponen KKTP kelas 8 juga harus mempertimbangkan kondisi murid yang sebenarnya. Tidak semua murid mempunyai kemampuan fisik yang setara. Sebagian mempunyai daya tahan tinggi, sementara lainnya mungkin memerlukan lebih banyak waktu untuk berkembang.
Oleh karena itu, dalam membuat KKTP kurikulum merdeka:
Pendekatan tersebut sesuai dengan semangat kurikulum merdeka yang menempatkan murid sebagai pusat dalam pembelajaran.
Secara garis besar, komponen KKTP kelas 8 bisa diringkas dalam format berikut:
Dengan format tersebut, guru mempunyai petunjuk yang jelas untuk menilai hasil pembelajaran murid.
Download KKTP PJOK kelas 8 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Komponen dalam KKTP PJOK kelas 8 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka tidak hanya berfokus pada angka atau nilai akhir. Ini mencerminkan keseluruhan perkembangan murid, baik dalam hal pemahaman, keterampilan fisik, maupun karakter.
Jika dibuat dengan teliti dan sesuai konteks, KKTP kurikulum merdeka akan menjadi alat yang sangat efektif untuk memastikan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) mampu menciptakan generasi yang sehat, terampil, dan berkarakter.