Kurikulum merdeka membawa perubahan positif dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pendekatan pembelajaran bergeser dari sekadar fokus pada materi dan penyelesaian nilai, menjadi pengembangan secara menyeluruh pada kompetensi dan karakter murid.

Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan kurikulum merdeka yang seringkali menjadi pertanyaan di kalangan guru, terutama bagi guru Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C, adalah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran, yang dikenal dengan singkatan KKTP.
KKTP merupakan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran yang menggantikan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam kurikulum merdeka. Perubahan ini tidak hanya sebatas penamaan, tetapi juga menyangkut filosofinya. KKM dalam Kurikulum 2013 menetapkan standar nilai minimum yang sama untuk semua murid, di mana murid yang memperoleh nilai di bawah 70 dianggap tidak mencapai standar. Sementara itu, KKTP kurikulum merdeka lebih menekan pada deskripsi kompetensi yang diharapkan dari murid ketimbang sekadar angka. Dengan KKTP kurikulum merdeka, guru bisa lebih memfokuskan perhatian pada kompetensi murid, sehingga memungkinkan intervensi pembelajaran yang lebih personal dan bermakna.
Merumuskan KKTP Bahasa Inggris kelas 5 fase C kurikulum merdeka tidak perlu dilakukan dengan cara yang rumit. Terdapat beberapa metode yang bisa diterapkan oleh guru, dan kita bisa menggabungkannya. Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:
Kementerian Pendidikan memberikan kebebasan dalam membuat KKTP Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI. Guru bisa memilih satu atau mengombinasikan dari beberapa pendekatan berikut:
Untuk pembelajaran Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI, pilihan rubrik atau skala Likert dengan penjelasan yang jelas sangat membantu guru dalam memahami kemampuan spesifik murid dalam aspek menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Setelah menetapkan TP, langkah selanjutnya adalah memecah tujuan tersebut menjadi beberapa indikator yang bisa diamati dan diukur. Contohnya:
Rubrik ini dibuat untuk menilai pencapaian berdasarkan sejumlah kriteria, dengan deskripsi untuk setiap level. Contoh rubrik sederhana mempunyai empat level pencapaian:
KKTP Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI tidak harus dinilai setiap hari, dan guru memiliki kebebasan untuk menilai setelah beberapa sesi pengajaran, seperti setelah 2-3 pertemuan. Misalnya, dalam topik “Daily Activities” untuk kelas 5, tujuan pembelajarannya adalah murid mampu mendeskripsikan kegiatan sehari-hari dalam 4-5 kalimat dengan kosakata yang berkaitan dengan waktu. Rubrik untuk asesmen lisan mencakup kesesuaian isi, penggunaan kata keterangan waktu, kelancaran, serta pelafalan dan intonasi yang digunakan.
Untuk penilaian tulisan, kriteria yang ditetapkan meliputi struktur teks, pemilihan kosakata yang tepat, tata bahasa yang baik, serta ejaan dan tanda baca. Dengan rubrik ini, guru bisa memberikan umpan balik yang bermakna, misalnya dengan mencatat kekuatan murid dan aspek yang perlu ditingkatkan, sehingga lebih membantu perkembangan belajar mereka.
Keunggulan KKTP kurikulum merdeka terletak pada fungsinya yang lebih dari sekadar angka. Data yang diperoleh dari KKTP Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C bisa digunakan untuk:
Download KKTP Bahasa Inggris kelas 5 fase C kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) merupakan inti dari proses penilaian dalam kurikulum merdeka. Bagi guru, mengenali dan membuat KKTP Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C yang efektif adalah langkah penting untuk membuat pengalaman belajar yang lebih relevan, adil, dan berfokus pada kebutuhan siswa. KKTP kurikulum merdeka beralih dari perhatian pada “angka-angka” menuju “memahami langkah-langkah dan keterampilan”.
Dengan membuat KKTP kelas 5 yang terperinci, seperti pemakaian rubrik dengan kriteria yang jelas untuk kegiatan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, para guru bisa lebih akurat dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar tiap siswa. Pada akhirnya, KKTP kelas 5 bukanlah tugas tambahan yang merepotkan, melainkan petunjuk yang akan membantu guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang sebenarnya: menjadi pembelajar yang mahir dan percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Semoga sukses dalam mencoba dan berkarya!