BerandaKelas 9KKTP Bahasa Inggris Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka
KKTP Bahasa Inggris Kelas 9 Fase D Kurikulum Merdeka
6 menit membaca
Share this:
Kurikulum merdeka telah membawa perubahan positif serta tantangan baru di sektor pendidikan Indonesia. Salah satu perubahan utama yang diperkenalkan adalah pendekatan baru dalam penilaian atau asesmen.
Sebelumnya, guru biasa menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang berfokus pada angka kelulusan, tetapi kini ada konsep baru bernama Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Perubahan tersebut lebih dari sekadar berganti istilah; ini merupakan perubahan dalam cara kita memahami aktivitas pembelajaran murid.
Komponen dalam Membuat KKTP Bahasa Inggris Kelas 9 Fase D
Pembuatan KKTP Bahasa Inggris kelas 9 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka yang efektif harus dilakukan dengan cermat. Terdapat beberapa komponen penting yang harus diperhatikan:
1. Tujuan Pembelajaran (TP) Bahasa Inggris Kelas 9 yang Jelas dan Terukur
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) adalah representasi dari TP. Jika TP tidak jelas, maka KKTP kurikulum merdeka pun akan sulit dibuat. TP yang baik meliputi unsur A (Audience) yaitu murid, B (Behavior) yaitu perilaku atau kompetensi yang diharapkan, dan C (Condition) yaitu kondisi atau konteks di mana perilaku tersebut berlangsung.
Contoh TP yang kurang spesifik: “Murid dapat memahami teks deskriptif.”
Contoh TP yang lebih jelas: “Melalui aktivitas membaca dan diskusi kelompok, murid kelas 9 SMP/MTs dapat mengidentifikasi (C1) struktur teks serta menemukan (C1) informasi khusus dalam teks deskriptif mengenai tempat-tempat bersejarah, dan menyajikan (C3) informasi tersebut dalam bentuk peta pikiran (mind map) secara mandiri.”
2. Indikator KKTP Kurikulum Merdeka
Dari tujuan pembelajaran yang lebih operasional, kita bisa mengembangkan indikator. Indikator adalah perilaku terukur yang bisa diamati yang menunjukkan bahwa murid sedang menuju atau telah memenuhi tujuan pembelajaran. Indikator tersebut menjadi dasar dalam pembuatan KKTP kelas 9 SMP/MTs.
Dari contoh tujuan pembelajaran di atas, indikatornya bisa berupa:
Murid mampu menyebutkan struktur teks deskriptif (orientation, description).
Murid mampu menuliskan 3 informasi spesifik tentang tempat bersejarah dari teks yang telah dibaca.
Murid mampu membuat mind map yang memuat informasi utama tentang tempat bersejarah tersebut.
Murid mampu mempresentasikan mind map di depan kelas dengan pelafalan yang jelas.
3. Interval atau Rentang Predikat
KKTP kurikulum merdeka tidak menggunakan nilai tunggal. Pendekatan yang digunakan adalah rubrik dengan deskripsi kriteria. Umumnya digunakan rentang predikat seperti:
Belum Mencapai: Murid belum menunjukkan pemahaman yang bermakna dan memerlukan bimbingan lebih intensif.
Sedang Berkembang: Murid mulai menunjukkan pemahaman tetapi masih belum konsisten atau memerlukan bantuan dalam beberapa aspek.
Sudah Mencapai Tujuan Pembelajaran: Murid telah mampu menunjukkan kompetensi yang diharapkan secara mandiri dan konsisten.
Melampaui Tujuan Pembelajaran: Murid tidak hanya mencapai tujuan pembelajaran, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks baru yang lebih kompleks atau membantu teman lainnya.
Mengapa KKTP Bahasa Inggris Kelas 9 Sangat Penting?
Penerapan KKTP Bahasa Inggris kelas 9 fase D kurikulum merdeka memberikan banyak keuntungan untuk guru dan murid.
Untuk Guru
Memandu Instruksi: KKTP kelas 9 SMP/MTs membantu guru untuk membuat pembelajaran yang lebih terarah. Guru bisa fokus pada aspek-aspek yang menjadi kriteria penilaian. Sebagai contoh, jika kriteria utamanya adalah penggunaan Past Tense, guru akan lebih banyak menyediakan latihan terkait hal tersebut.
Memberikan Umpan Balik yang Lebih Bermakna: Alih-alih hanya memberikan angka seperti “Nilai: 70”, guru bisa memberikan komentar yang lebih spesifik, seperti, “Cerita yang kamu buat sudah bagus dan urutannya jelas. Cobalah untuk memperhatikan penggunaan bentuk kedua (V2) kata kerja untuk kata ‘go’ dan ‘see’.”
Mengidentifikasi Instruksi yang Berbeda: Dengan memahami tingkat perkembangan murid (apakah baru memulai, sedang berkembang, dan sebagainya), guru bisa memberikan bantuan atau tambahan yang tepat. Murid yang berada di kategori “Belum Mencapai” bisa mendapatkan dukungan khusus, sedangkan yang “Melampaui” bisa dihadapkan pada tantangan untuk menulis cerita lebih panjang atau jenis teks lainnya.
Memantau Perkembangan Kelas: KKTP Bahasa Inggris kelas 9 SMP/MTs membolehkan guru untuk mengamati pola pencapaian dalam kelas. Apakah sebagian besar murid mengalami kesulitan dalam bagian menulis atau tata bahasa? Hal ini menjadi landasan refleksi dan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
Untuk Murid
Mengetahui Harapan: Dengan KKTP Bahasa Inggris kelas 9 SMP/MTs yang jelas, murid mengerti dengan tepat apa yang diharapkan dari mereka. Mereka tidak perlu bertanya-tanya, “Apa yang sebenarnya diinginkan oleh guru dari tugas tersebut?”.
Mendorong Pembelajaran Mandiri: Rubrik Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) bisa berfungsi sebagai arahan untuk belajar secara mandiri. Murid bisa memeriksa pekerjaan mereka sendiri sebelum menyerahkannya, “Apakah tulisanku sudah mempunyai orientasi? Apakah aku sudah menggunakan Past Tense?”.
Mengurangi Kecemasan Nilai: Fokus berpindah dari pencapaian angka ke penguasaan kemampuan. Murid menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan memperbaiki diri dibandingkan hanya mengejar nilai tinggi.
Meningkatkan Rasa Percaya Diri: Ketika seorang murid mencapai kriteria “Sudah Mencapai”, ada pengakuan yang jelas atas usahanya. Ini membantu membangun rasa percaya diri dan kepemilikan atas aktivitas belajar mereka.
Tantangan dan Tips untuk Menerapkan KKTP Kelas 9
Meski bermanfaat, penerapan KKTP Bahasa Inggris kelas 9 fase D kurikulum merdeka tidak tanpa hambatan. Beberapa tantangan umum yang mungkin dihadapi guru adalah:
Waktu untuk Membuat: Membuat rubrik yang komprehensif untuk setiap tugas membutuhkan waktu dan pemikiran yang cukup banyak.
Tips: Mulailah dengan satu atau dua tugas yang paling utama dalam satu semester. Gunakan contoh yang sudah ada dan sesuaikan dengan konteks kelas. Kerja sama dengan guru Bahasa Inggris SMP/MTs lain di sekolah atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk saling berbagi rubrik.
Penilaian yang Subjektif: Meskipun telah ada rubrik, tetap ada potensi adanya penilaian yang subjektif, terutama dalam keterampilan berbicara yang lebih abstrak.
Tips: Kumpulkan bukti pembelajaran (portofolio) dalam bentuk rekaman video/audio atau catatan anekdot. Lakukan penilaian bersama dengan guru lain (penilaian sejawat) untuk menyamakan persepsi.
Administrasi: Menghimpun pencapaian setiap murid berdasarkan rubrik yang detail bisa menjadi tugas administratif yang membebani.
Tips: Manfaatkan teknologi. Gunakan aplikasi spreadsheet sederhana (seperti Excel atau Google Sheets) untuk mencatat kemajuan murid. Fokus pada pencatatan untuk murid yang memerlukan intervensi spesifik, sementara untuk yang sudah “mencapai” bisa dicatat dengan lebih singkat.
Download KKTP Bahasa Inggris kelas 9 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Kesimpulan
KKTP Bahasa Inggris kelas 9 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka lebih dari sekadar menilai kebenaran atau kesalahan tata bahasa; ini tentang membimbing murid dalam proses mereka menjadi komunikator yang efektif dan percaya diri. KKTP kelas 9 mengubah kelas dari tempat penilaian menjadi tempat pertumbuhan.
Dengan membuat KKTP kurikulum merdeka yang jelas, terukur, dan komunikatif, guru tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga membuka jalan bagi pembelajaran yang lebih mendalam, pribadi, dan bermakna untuk setiap murid. Inilah inti dari merdeka belajar: memberikan kebebasan bagi murid untuk belajar sesuai tahap kemajuan mereka, dan memberi ruang bagi guru untuk membuat pembelajaran yang paling sesuai untuk membantu mereka mencapai tujuan.