Prota Seni Rupa Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

Kurikulum merdeka yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan memberikan perkembangan baru sekaligus tantangan di bidang pendidikan Indonesia. Pendekatan yang lebih fleksibel dan berfokus pada pengembangan keterampilan serta karakter murid mengharuskan para guru untuk lebih inovatif dan luwes dalam membuat pembelajaran.

Program Tahunan (Prota) Seni Rupa Kelas 7

Salah satu elemen penting dalam merencanakan pembelajaran yang efektif adalah pembuatan Program Tahunan (Prota). Khususnya untuk mata pelajaran Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs fase D, Prota kurikulum merdeka tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai arahan yang membantu guru dan murid dalam mencapai Capaian Pembelajaran (CP) yang telah ditetapkan.

Memahami Esensi Program Tahunan (Prota) Kurikulum Merdeka

Program Tahunan, yang sering disingkat Prota, adalah rencana penjadwalan waktu dalam satu tahun ajaran untuk mencapai tujuan (Capaian Pembelajaran) yang telah ditentukan. Prota kurikulum merdeka mempunyai peranan yang sangat penting. Ia berfungsi sebagai payung yang mencakup perencanaan pembelajaran yang lebih detail, seperti Program Semester (Prosem) serta modul ajar kurikulum merdeka.

Fungsi Prota kurikulum merdeka adalah sebagai berikut:

  1. Peta Waktu: Program Tahunan (Prota) membantu guru dalam mengatur waktu secara efektif dan efisien selama satu tahun (umumnya dibagi dalam dua semester) untuk memenuhi semua target kurikulum.
  2. Panduan Pembuatan Perangkat Ajar Lain: Prota kurikulum merdeka menjadi landasan dalam membuat Program Semester (Promes), di mana pembagian waktu tahunan dipecah menjadi alokasi mingguan atau bulanan per semester. Promes kemudian digunakan untuk membuat modul ajar kurikulum merdeka yang terperinci untuk setiap pertemuan.
  3. Sarana Koordinasi: Program Tahunan (Prota) mempermudah koordinasi antar guru mata pelajaran, terutama dalam mengatur jadwal dan proyek kolaboratif, seperti proyek atau kokurikuler.
  4. Dokumen Pertanggungjawaban: Prota Seni Rupa kelas 7 fase D kurikulum merdeka berfungsi sebagai bukti perencanaan yang terstruktur dan bisa dipertanggungjawabkan kepada kepala sekolah, pengawas, dan orang tua mengenai materi yang akan diajarkan.

Karakteristik Mata Pelajaran Seni Rupa Kelas 7 Fase D

Sebelum membuat Prota Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs, seorang guru perlu memahami karakteristik mata pelajaran yang diajarkan, terutama di fase D untuk kelas 7, 8, dan 9 SMP/MTs. Kurikulum merdeka mengarahkan pembelajaran Seni Rupa tidak hanya pada keterampilan menggambar atau melukis, tapi juga pada pengembangan apresiasi, kreativitas, dan berpikir kritis melalui seni rupa.

Capaian Pembelajaran (CP) Seni Rupa fase D mengutamakan kemampuan murid untuk mengamati karya seni dan budaya, memahami unsur dan proses seni, membuat karya seni dengan berbagai teknik, merefleksikan karya sendiri dan orang lain dalam konteks budaya, serta menyentuh isu-isu lingkungan dan sosial melalui karya mereka. Dengan pemahaman tersebut, guru bisa membuat pembelajaran yang terstruktur dan logis dalam Prota kelas 7.

Komponen Utama Prota Seni Rupa Kelas 7 Fase D

Prota Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs fase D yang berkualitas dan sesuai dengan prinsip kurikulum merdeka setidaknya harus mencakup komponen berikut:

  • Identitas: Meliputi nama lembaga sekolah (SMP/MTs), mata pelajaran (Seni Rupa), kelas/fase (VII/Fase D), dan tahun ajaran.
  • Capaian Pembelajaran (CP): Meskipun CP adalah dokumen terpisah, Prota kelas 7 SMP/MTs harus mencerminkan upaya untuk mencapai CP tersebut. Umumnya, CP akan dirujuk secara tidak langsung melalui materi atau tema yang ditentukan.
  • Tujuan Pembelajaran (TP): TP adalah penjabaran dari CP dalam konteks yang lebih terfokus dan operasional. Dalam Prota Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs, TP biasanya dikelompokkan dalam satu konteks materi atau unit tertentu. Penting untuk diingat bahwa di bawah kurikulum merdeka, guru diberikan kebebasan untuk membuat TP sesuai dengan karakter dan konteks sekolah (kontekstual).
  • Alokasi Waktu: Ini adalah komponen yang paling penting dalam Prota kelas 7 SMP/MTs. Alokasi waktu dihitung secara tepat dengan mempertimbangkan jumlah minggu efektif dalam satu tahun, jam pelajaran per minggu, serta waktu untuk kegiatan non-pembelajaran seperti asesmen harian, asesmen tengah semester, asesmen akhir semester, dan proyek atau kokurikuler.
  • Rincian Minggu Efektif: Sering kali dilampirkan bersamaan dengan Prota Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs, yaitu rincian jumlah minggu dalam sebuah semester, minggu tidak efektif (libur, ujian, dll.), dan minggu efektif. Perhitungan tersebut menjadi dasar untuk menentukan alokasi waktu.

Langkah-Langkah Membuat Prota Seni Rupa Kelas 7 Fase D

Berikut adalah petunjuk praktis untuk membuat Prota Seni Rupa kelas 7 fase D kurikulum merdeka:

Langkah 1: Analisis Capaian Pembelajaran (CP) Seni Rupa Kelas 7 Fase D

Pelajari CP Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs fase D yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan. Pahami komponen yang terkandung dalam CP (Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, Berpikir dan Bekerja Artistik, Berdampak). Tentukan kompetensi yang perlu dimiliki oleh murid pada akhir fase tersebut.

Langkah 2: Analisis Jumlah Minggu Efektif dalam Setahun

Hitung total minggu dalam satu tahun ajaran. Kurangkan dengan minggu-minggu yang tidak efektif, seperti:

  • Libur semester ganjil/genap
  • Libur untuk hari raya keagamaan
  • Libur nasional
  • Kegiatan terencana di sekolah (rapat kelas, perayaan hari besar, dll. )
  • Asesmen Tengah Semester (ATS)
  • Asesmen Akhir Semester / Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS)
  • Asesmen Diagnostik di awal tahun

Hasil dari perhitungan tersebut adalah Minggu Belajar Efektif (MBE).

Langkah 3: Menghitung Total Waktu yang Dialokasikan

Kalikan Minggu Belajar Efektif dengan jumlah jam pelajaran (JP) Seni Rupa setiap minggu. Sesuai dengan struktur kurikulum merdeka, mata pelajaran Seni Rupa (bagian dari kelompok Seni dan Prakarya) di kelas 7 diberikan 3 JP tiap minggu.

Contoh: Jika MBE dalam setahun adalah 32 minggu, maka total waktu yang dialokasikan setahun = 32 minggu x 3 JP = 96 JP.

Langkah 4: Merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Mengelompokkannya dalam Lingkup Materi/Unit

Mengacu pada CP, buatlah TP yang jelas dan terukur. TP tersebut selanjutnya dikelompokkan ke dalam unit-unit atau bab-bab besar untuk pengajaran. Nama unit bisa mempunyai tema utama, seperti “Memahami Unsur dan Prinsip Seni Rupa”, “Eksplorasi Seni Gambar”, “Membuat Karya Cetak Sederhana”, atau “Apresiasi Seni Rupa Nusantara”. Pastikan urutan unit mengikuti logika yang baik (dari yang sederhana ke yang sulit, dari yang konkret ke yang abstrak) serta mencakup semua elemen dalam CP.

Langkah 5: Menentukan Alokasi Waktu untuk Tiap Unit/Tujuan Pembelajaran

Distribusikan total JP yang telah dihitung (misal: 96 JP) ke setiap unit atau kelompok TP. Berapa banyak JP yang diperlukan untuk memperkenalkan konsep, melakukan eksplorasi, praktik mencipta, presentasi, dan refleksi di tiap unit? Alokasi tersebut harus seimbang dengan kedalaman materi dan kompleksitas TP yang ingin dicapai.

Langkah 6: Mendistribusikan ke dalam Semester

Tentukan unit mana yang akan diajarkan di semester ganjil dan mana yang di semester genap. Pastikan beban pelajaran seimbang. Biasanya, semester ganjil difokuskan pada unit-unit pengenalan dan eksplorasi dasar, sedangkan semester genap diarahkan pada unit-unit yang lebih rumit atau proyek akhir.

Download Prota Seni Rupa kelas 7 fase D kurikulum merdeka selengkapnya klik disini

Penutup

Membuat Prota Seni Rupa kelas 7 SMP/MTs fase D kurikulum merdeka merupakan langkah awal yang penting supaya aktivitas pembelajaran efektif, terarah, dan menyenangkan. Prota kelas 7 bukan dokumen yang kaku, melainkan rencana yang bisa disesuaikan dengan dinamika kelas dan kebutuhan murid. Dengan Prota kurikulum merdeka yang baik, guru akan mempunyai pola waktu dan visi yang jelas mengenai kompetensi yang akan dibentuk pada murid. Akhirnya, perencanaan yang matang akan menghasilkan pengalaman belajar yang berarti, di mana murid tidak hanya terampil dalam menggambar, tetapi juga berkembang menjadi individu yang kreatif, menghargai, dan berkarakter melalui seni rupa.

You might also like
Prota PJOK Kelas 4 SD/MI Fase B Kurikulum Merdeka

Prota PJOK Kelas 4 SD/MI Fase B Kurikulum Merdeka

KKTP Informatika Kelas 7 SMP/MTs Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Informatika Kelas 7 SMP/MTs Fase D Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Al-Qur’an Hadis Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka

KKTP Pendidikan Pancasila Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

KKTP Pendidikan Pancasila Kelas 7 Fase D Kurikulum Merdeka

Prota PJOK Kelas 11 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota PJOK Kelas 11 SMA/MA Fase F Kurikulum Merdeka

Prota Biologi Kelas 10 SMA/MA Fase E Kurikulum Merdeka

Prota Biologi Kelas 10 SMA/MA Fase E Kurikulum Merdeka