Kurikulum merdeka menghadirkan sejumlah perubahan yang berarti. Transformasi ini berpengaruh pada cara guru membuat aktivitas pembelajaran mengajar. Salah satu dokumen yang sangat penting adalah Program Tahunan (Prota). Prota Ekonomi kelas 12 SMA/MA fase F menjadi dasar utama. Guru perlu mempunyai pemahaman yang mendalam tentang cara pembuatannya.

Tanpa adanya Program Tahunan, aktivitas pembelajaran tidak akan mempunyai arah yang jelas. Oleh sebab itu, setiap guru diwajibkan untuk membuat Prota kurikulum merdeka.
Capaian pembelajaran (CP) menjadi acuan utama dalam Program Tahunan. Pertama, CP Ekonomi kelas 12 SMA/MA fase F terdiri dari beberapa elemen. Elemen pertama adalah pemahaman tentang konsep ekonomi makro. Murid mempelajari tentang inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi. Elemen kedua meliputi kebijakan ekonomi dari pemerintah. Murid melakukan analisis terhadap kebijakan fiskal dan moneter. Elemen ketiga mencakup kerja sama ekonomi di tingkat internasional. Materi ini termasuk ekspor, impor, dan neraca pembayaran. Selain itu, terdapat unsur literasi keuangan. Murid belajar tentang investasi, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen.
Selanjutnya, CP juga meliputi kewirausahaan yang berhubungan dengan ekonomi digital. Topik tersebut sangat sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, guru perlu mencermati CP terlebih dahulu. Setelah itu, guru memetakan CP ke dalam tujuan pembelajaran. Pemetaan ini memerlukan ketelitian dan analisis yang mendalam. Hasil akhirnya, Prota kelas 12 SMA/MA akan sepenuhnya mencerminkan CP.
Proses dalam membuat Prota Ekonomi kelas 12 SMA/MA fase F kurikulum merdeka mengikuti langkah-langkah yang terstruktur. Pertama, guru perlu mengidentifikasi jumlah minggu efektif. Kalender pendidikan di sekolah berfungsi sebagai acuan utama. Kurangi minggu tersebut dengan libur nasional dan ujian. Selain itu, hitung juga minggu untuk kegiatan sekolah yang lain. Misalnya, kegiatan Pramuka atau kompetisi antar kelas. Setelah itu, tentukan total jumlah jam pelajaran yang tersedia. Satu jam pelajaran umumnya berdurasi 45 menit.
Untuk mata pelajaran Ekonomi kelas 12 SMA/MA, alokasi waktu bisa bervariasi. Sekolah bisa memberikan 2 hingga 3 jam pelajaran per minggu. Maka, hitunglah hasil perkalian antara jumlah minggu efektif dan jam per minggu. Sebagai contoh, jika terdapat 36 minggu efektif dan 3 jam per minggu, totalnya menjadi 108 jam. Angka tersebut menjadi batas maksimal untuk alokasi dalam Prota kurikulum merdeka. Kedua, guru merinci semua CP ke dalam topik-topik besar. Topik besar ini juga dikenal sebagai ruang lingkup materi. Contoh topik yang bisa diangkut adalah Inflasi, Kebijakan Moneter, dan Perdagangan Internasional. Pastikan semua CP terakomodasi dalam topik-topik tersebut.
Ketiga, alokasikan waktu khusus untuk setiap topik. Pertimbangkan tingkat kesulitan dari materi yang ada. Materi yang lebih sulit membutuhkan waktu lebih banyak, sedangkan materi yang lebih mudah bisa diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, sisakan juga waktu untuk ulangan harian. Ulangan harian biasanya memakan waktu sekitar 2 jam pelajaran. Jangan lupa untuk menyediakan waktu cadangan untuk review atau remedial. Keempat, susunlah urutan topik sekalian logis. Mulailah dengan topik yang paling dasar, kemudian lanjutkan ke topik yang lebih rumit. Urutan tersebut akan membantu murid dalam membangun pemahaman secara bertahap.
Murid kelas 12 SMA/MA mempunyai kebutuhan yang unik. Pertama, secara kognitif, mereka telah mencapai kedewasaan. Kedua, mereka menghadapi tekanan ujian penerimaan perguruan tinggi. Ketiga, mereka memerlukan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Oleh karena itu, Prota Ekonomi kelas 12 fase F kurikulum merdeka perlu mempertimbangkan aspek-aspek ini. Sebaiknya hindari penjadwalan yang terlalu padat di akhir tahun ajaran. Murid memerlukan waktu untuk mempersiapkan ujian sekolah. Oleh karena itu, tetapkan waktu khusus untuk mereview materi.
Selanjutnya, terapkan berbagai metode pembelajaran. Jangan hanya mengandalkan ceramah sepanjang tahun. Murid juga memerlukan diskusi, simulasi, dan proyek kelompok. Proyek (kokurikuler) bisa diadakan pada tengah semester gasal. Dengan cara itu, murid tetap terlibat dalam aktivitas pembelajaran.
Selain itu, integrasikan soal-soal model HOTS (Higher Order Thinking Skills). Soal HOTS menilai kemampuan literasi membaca dan numerasi. Ekonomi merupakan bidang yang cocok untuk melatih kemampuan numerasi. Misalnya, murid dapat menganalisis grafik inflasi. Mereka bisa menghitung indeks harga serta tingkat inflasi. Semua aktivitas tersebut memerlukan waktu. Oleh sebab itu, Prota kurikulum merdeka perlu mencantumkan waktu untuk berlatih soal.
Prota Ekonomi kelas 12 fase F kurikulum merdeka bukanlah dokumen kaku yang tidak bisa berubah. Dokumen tersebut bisa dievaluasi dan direvisi secara berkala. Pertama, lakukan evaluasi setelah semester gasal berakhir. Bandingkan hasil yang dicapai dengan rencana awal. Adakah topik yang dilaksanakan lebih lambat atau lebih cepat? Jika ada yang lambat, cari tahu penyebabnya. Mungkin ada materi yang terasa sulit bagi murid. Atau bisa jadi ada banyak hari libur yang tidak terduga.
Kedua, sesuaikan untuk semester genap. Pangkas alokasi untuk topik yang tidak krusial. Berikan lebih banyak waktu untuk topik yang perlu pendalaman. Ketiga, libatkan rekan sejawat dalam mendiskusikan revisi. Diskusi ini akan menghasilkan Prota kurikulum merdeka yang lebih realistis. Keempat, mintalah persetujuan kepala sekolah setelah revisi selesai.
Kelima, sosialisasikan revisilah kepada murid. Murid harus tetap mengetahui jadwal pembelajaran yang baru. Dengan langkah-langkah tersebut, Prota kelas 12 SMA/MA tetap relevan. Perubahan kondisi tidak mengacaukan pembelajaran. Sebaliknya, dokumen yang fleksibel akan meningkatkan pencapaian tujuan pembelajaran.
Membuat Prota Ekonomi kelas 12 SMA/MA fase F kurikulum merdeka tidaklah tanpa kendala. Pertama, guru sering kesulitan meramalkan minggu-minggu yang tidak efektif. Kalender pendidikan sering berubah tiba-tiba. Kedua, jumlah jam pengajaran ekonomi tidak selalu ideal. Seharusnya ada 3-4 jam per minggu, namun seringnya hanya 2 jam. Ketiga, materi Ekonomi kelas 12 sangat luas. CP fase F mencakup berbagai bidang seperti makro, internasional, dan keuangan.
Keempat, murid mempunyai kemampuan awal yang berbeda-beda. Beberapa dari mereka sudah memahami konsep ekonomi, sementara yang lain masih kesulitan membaca grafik. Kelima, guru dituntut untuk mengintegrasikan proyek dan penilaian. Semua ini membutuhkan waktu tambahan. Namun, tantangan-tantangan tersebut bisa diatasi. Caranya adalah dengan memfokuskan pada topik penting.
Topik pendukung bisa dipelajari secara mandiri oleh murid. Selain itu, terapkan sistem blok untuk materi yang rumit. Sistem blok membuat jam pelajaran menjadi beberapa hari berturut-turut. Metode tersebut lebih efektif dibandingkan dengan jadwal yang terputus.
Download Prota Ekonomi kelas 12 fase F kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Prota Ekonomi kelas 12 SMA/MA fase F dalam kurikulum merdeka merupakan dokumen yang sangat penting. Dokumen ini menentukan arah pembelajaran selama satu tahun. Tanpa Program Tahunan, guru mungkin akan kehabisan waktu di akhir semester.
Oleh karena itu, setiap guru perlu membuat Prota kurikulum merdeka dengan teliti. Dengan adanya Prota kelas 12, pembelajaran ekonomi bisa berjalan dengan maksimal. Murid akan mencapai capaian pembelajaran sesuai dengan target. Guru juga akan merasa terbantu dengan adanya pedoman yang jelas. Pada akhirnya, tujuan dari kurikulum merdeka untuk mewujudkan pendidikan yang mandiri bisa tercapai dengan baik.