Salah satu perangkat ajat kurikulum merdeka yang sangat penting dan menjadi arahan untuk guru dalam melakukan aktivitas belajar mengajar selama satu semester adalah Program Semester, yang biasa disebut dengan istilah Promes. Bagi guru Seni Rupa yang mengajar kelas 11 SNA/MA fase F, membuat Promes kurikulum merdeka bukan hanya sekadar pekerjaan administratif. Ini adalah langkah dalam merencanakan pengalaman estetik dan kreatif murid selama sekitar enam bulan ke depan.

Promes kelas 11 yang efektif akan berfungsi sebagai penunjuk arah yang memastikan setiap pertemuan di kelas mempunyai tujuan yang jelas, sejalan dengan Capaian Pembelajaran (CP), serta mampu memenuhi kebutuhan dan potensi masing-masing murid.
Sebelum membuat Program Semester (Promes), penting untuk mengetahui posisi kelas 11 dalam kurikulum merdeka, terutama di fase F untuk murid SMA/MA. Pada fase tersebut, tujuan pembelajaran Seni Rupa kelas 11 SMA/MA adalah untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh di kelas 10. Murid tidak hanya diperkenalkan, tetapi juga diarahkan untuk menjelajahi, bereksperimen, dan membuat karya seni yang lebih rumit.
Pada fase tersebut, murid diminta untuk menganalisis karya seni dari sudut pandang konteks, fungsi, dan nilai estetik. Mereka juga harus menjajaki berbagai media dan teknik dalam berkarya. Di samping itu, murid diharapkan untuk membuat karya seni yang asli dengan ide-ide pribadi yang kuat, memantulkan proses dan hasil karya mereka, serta memberikan penghargaan kritis terhadap karya mereka sendiri dan orang lain. Penting juga untuk membangun portofolio yang menunjukkan perkembangan artistik. Capaian Pembelajaran untuk Seni Rupa kelas 11 SMA/MA fase F harus dirinci menjadi Tujuan Pembelajaran yang spesifik dan terukur, yang akan digunakan untuk merencanakan alur dan jadwal pembelajaran dalam Promes kurikulum merdeka.
Secara umum, format Promes Seni Rupa kelas 11 SMA/MA fase F kurikulum merdeka bisa berbeda antara satu sekolah dengan yang lainnya, tetapi komponen utama biasanya meliputi:
Berikut adalah contoh arahan sederhana yang bisa dilakukan oleh guru dalam membuat Promes Seni Rupa kelas 11 fase F kurikulum merdeka:
Langkah pertama yang utama adalah memahami CP. Bacalah CP Seni Rupa kelas 11 SMA/MA fase F dengan teliti. Temukan kata kunci yang menunjukkan kompetensi yang harus dicapai oleh murid. CP biasanya terdiri dari beberapa elemen, seperti: “murid dapat menganalisis. . .”, “murid dapat menciptakan. . .”, “murid dapat mengevaluasi. . .”. Pemahaman tersebut akan jadi dasar untuk merumuskan TP.
Dari CP yang telah dianalisis, jabarkan menjadi beberapa TP yang lebih spesifik. Misalnya, jika CP menyebutkan “murid dapat menciptakan karya seni rupa kontemporer berdasarkan isu lingkungan”, maka TP yang bisa dibuat antara lain:
Pastikan setiap TP dijelaskan menggunakan kata kerja yang bisa diukur, seperti mendeskripsikan, membedakan, merancang, menciptakan, menampilkan, dan sebagainya.
Ini merupakan langkah yang sangat penting. Guru perlu menghitung jumlah minggu efektif dalam satu semester.
Sebagai contoh, dari 26 minggu, setelah dikurangi berbagai aktivitas yang tidak efektif, akan ada 20 minggu efektif yang tersisa. Jika alokasi jam pelajaran Seni Rupa kelas 11 SMA/MA adalah 2 JP setiap minggu, maka total JP yang tersedia menjadi 20 minggu x 2 JP = 40 JP.
Saatnya untuk membuat semua komponen dalam bentuk tabel. Sebarkan TP yang telah dibuat ke dalam alokasi waktu yang tersedia. Pertimbangkan tingkat kesulitan setiap TP. TP yang sederhana mungkin hanya memerlukan 1-2 JP, sementara TP yang lebih rumit seperti praktik berkarya bisa memerlukan 4-6 JP atau lebih.
Download Promes Seni Rupa kelas 11 fase F kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Membuat Promes Seni Rupa kelas 11 SMA/MA fase F dalam kurikulum merdeka sangatlah penting untuk para guru. Promes kurikulum merdeka menjadi arahan dalam aktivitas pembelajaran. Dengan pemahaman yang baik, guru bisa membuat pengalaman belajar yang menyenangkan serta bermanfaat untuk murid. Promes kelas 11 yang baik membantu murid dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis.