Program Semester atau Promes adalah dokumen yang sangat penting bagi para guru. Dokumen tersebut membuat aktivitas pembelajaran untuk durasi satu semester. Promes Kimia kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka mempunyai peran strategis.

Apa alasannya? Karena fase E adalah tahap awal di jenjang SMA/MA. Murid baru mulai memahami konsep kimia secara lebih mendalam. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru untuk membuat Promes kurikulum merdeka secara teliti.
Mengapa Program Semester sangat signifikan? Promes Kimia kelas 10 fase E kurikulum merdeka membantu guru dalam mengatur waktu yang tersedia. Guru bisa melihat pembagian jam pelajaran. Untuk Kimia kelas 10 SMA/MA, alokasi waktu berkisar antara 2-3 JP setiap minggunya. Dalam satu semester terdapat sekitar 18-20 minggu yang efektif. Dokumen tersebut memberikan gambaran detil setiap pertemuan.
Manfaat utama yang diperoleh adalah efisiensi dalam mengajar. Guru tidak akan kehabisan waktu. Manfaat kedua adalah keterpaduan antara materi. Setiap topik saling berhubungan. Manfaat ketiga adalah adanya evaluasi secara berkala. Guru bisa menilai perkembangan pembelajaran. Manfaat keempat adalah persiapan untuk asesmen akhir. Promes kelas 10 SMA/MA menentukan waktu untuk ulangan harian.
Tidak hanya itu, Promes kurikulum merdeka juga mendukung murid. Mereka bisa memahami tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Orang tua juga bisa memantau perkembangan anak. Sekolah mempunyai dokumen yang mendukung akuntabilitas. Dokumen tersebut menjadi tanda bahwa perencanaan sudah dilakukan dengan matang.
Bagaimana seharusnya format Program Semester yang baik? Promes Kimia kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka dibagi menjadi beberapa kolom. Kolom pertama menunjukkan nomor urut. Kedua berisi alokasi waktu. Ketiga mencantumkan bulan serta minggu. Keempat mencatat TP dan ATP. Kelima merinci materi pokok. Kolom terakhir menyajikan keterangan atau catatan.
Berikut adalah contoh sederhana strukturnya. Baris pertama untuk bulan Juli. Minggu pertama hingga keempat dicatat. Setiap minggu terdapat 2 pertemuan yang dijadwalkan. Satu pertemuan setara dengan 2 JP (45 menit). Dengan demikian, total JP setiap minggu adalah 4 JP. Perhitungan ini harus dilakukan dengan teliti.
Kurikulum merdeka menerapkan pendekatan pengajaran yang tepat. Artinya, guru bisa mengulang kembali materi yang diperlukan. Namun tetap harus mengikuti ketentuan dalam perangkat tersebut. Oleh karena itu, Promes kelas 10 SMA/MA dibuat flexibly. Guru diperbolehkan untuk melakukan revisi di tengah semester. Segala perubahan harus dilaporkan kepada kepala sekolah.
Promes Kimia kelas 10 SMA/MA fase E kurikulum merdeka tidak hanya berisi konten. Penjadwalan asesmen juga penting. Asesmen diagnostik dilakukan di awal semester untuk mengukur kemampuan awal murid. Asesmen formatif dilaksanakan setiap minggu berupa kuis atau observasi. Sedangkan asesmen sumatif diadakan pada akhir unit, misalnya penilaian harian atau proyek (kokurikuler).
Kurikulum merdeka menekankan pentingnya asesmen yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Program Semester perlu mencantumkan tanggal-tanggal asesmen. Contohnya, minggu ketiga: asesmen formatif (kuis). Minggu keenam: asesmen formatif (tugas kelompok). Minggu kesembilan: asesmen sumatif (penilaian harian pertama). Setiap asesmen akan mempunyai bobot nilai tertentu.
Sangat penting bagi guru untuk menyiapkan rubrik penilaian. Rubrik tersebut tidak perlu dicantumkan dalam dokumen tersebut, tetapi tetap menjadi dokumen pendukung. Promes kelas 10 SMA/MA hanya akan mencantumkan jenis dan waktu pelaksanaan asesmen. Dengan demikian, baik guru maupun murid akan lebih siap.