Salah satu pelajaran yang sangat penting adalah Akidah Akhlak. Pelajaran tersebut memberikan dasar nilai-nilai iman dan moral yang baik. Bagi murid kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) fase B, materi ini merupakan dasar yang sangat vital. Mereka berada dalam tahap peralihan menuju pemahaman yang lebih mendalam.

Oleh karena itu, perencanaan yang baik sangat menentukan keberhasilan. Program Tahunan (Prota) berfungsi sebagai panduan utama. Prota Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah fase B kurikulum merdeka membantu pengajaran selama satu tahun ajaran.
Program Tahunan (Prota) yang efektif harus mempunyai komponen yang jelas dan terperinci. Berikut komponen utama dalam Prota Akidah Akhlak kelas 3 MI fase B kurikulum merdeka:
Seluruh komponen dibuat dalam bentuk tabel yang teratur.
Langkah awal untuk membuat Prota kurikulum merdeka adalah dengan menganalisis Capaian Pembelajaran (CP). Guru harus membaca CP fase B Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah secara cermat. CP umumnya terdiri dari beberapa elemen. Elemen tersebut meliputi Akidah, Akhlak, Adab, dan Kisah Keteladanan. Guru perlu menemukan kata kunci dalam setiap elemen tersebut. Contohnya:
Setelah memahami CP, guru harus membaginya menjadi bagian yang lebih kecil. CP yang luas dipecah menjadi Tujuan Pembelajaran (TP) yang lebih spesifik. TP tersebut menjadi fokus pembelajaran setiap minggunya. Proses analisis CP ini sangat penting. Dengan analisis yang tepat, akan diperoleh TP yang akurat.
Setelah menganalisis CP, guru kemudian menentukan alokasi waktu. Guru perlu menyusun kalender pendidikan. Kalender pendidikan mencantumkan hari-hari libur dan kegiatan sekolah. Guru menghitung total minggu efektif dalam setahun. Jumlah minggu efektif biasanya berkisar antara 36-40 minggu. Dari jumlah tersebut, guru akan membaginya ke dalam dua semester.
Guru juga harus mempertimbangkan aktivitas sekolah yang lain. Aktivitas seperti Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) dan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) memerlukan waktu tersendiri. Waktu yang dibutuhkan untuk proyek (kokurikuler) penguatan dimensi profil lulusan juga perlu diperhitungkan.
Alokasi jam pelajaran Akidah Akhlak per minggu juga ditentukan oleh madrasah. Umumnya, Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah mendapatkan 2-3 jam pelajaran setiap minggunya. Dengan informasi tersebut, guru bisa menghitung total jam pelajaran selama setahun. Total jam tersebut yang akan dialokasikan untuk setiap materi.
Tujuan Pembelajaran (TP) adalah langkah untuk mencapai Capaian Pembelajaran (CP). TP dibuat dengan menggunakan kata kerja yang terukur. Sebagai contoh, bukan hanya “memahami”, melainkan “menjelaskan” atau “menunjukkan”. Untuk murid kelas 3, TP harus disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka.
Berikut beberapa contoh formulasi TP dari CP fase B:
TP-TP tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan tema yang serupa. Pengelompokan ini membantu dalam menentukan materi inti.
Setelah semua informasi terkumpul, guru mulai membuat matriks. Matriks Prota Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka disajikan dalam bentuk tabel sederhana.
Guru mencatat materi pokok mengikuti urutan TP. Urutan materi harus logis dan teratur. Umumnya, materi yang lebih dasar ditempatkan di awal semester. Alokasi waktu ditentukan dalam jumlah jam pelajaran (JP). Guru perlu realistis dalam menentukan alokasi waktu. Jangan sampai alokasi terlalu sedikit sehingga materi tidak bisa diselesaikan. Atau terlalu banyak sehingga menjadi pemborosan waktu. Setiap materi pokok bisa mendapatkan alokasi antara 4-8 JP, tergantung tingkat kesulitannya.
Prota Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka yang telah dibuat bukan hanya sekadar dokumen administratif. Dokumen tersebut harus diterapkan dengan konsisten. Selanjutnya, guru menerapkan Prota kelas 3 dalam Program Semester (Promes). Promes merincikan materi yang diajarkan per bulan atau per minggu. Berdasarkan Promes, guru membuat modul ajar kurikulum merdeka. Modul ajar adalah rencana pelaksanaan pembelajaran yang sangat detail.
Saat mengajar, guru harus merujuk pada rencana tersebut. Namun, guru juga harus bersifat fleksibel. Terkadang, satu materi memerlukan waktu lebih dari yang direncanakan. Guru bisa menggunakan waktu dari alokasi cadangan. Jika ada materi yang belum diselesaikan, guru bisa mengejarnya pada minggu berikutnya. Kerja sama dengan guru lain juga sangat penting. Mereka bisa saling bertukar pengalaman dan metode.
Kurikulum merdeka menekankan pentingnya pembelajaran yang berfokus pada murid. Prota Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah perlu responsif terhadap kebutuhan murid. Guru bisa melakukan penyesuaian selama tidak keluar dari batasan CP. Misalnya, jika murid mengalami kesulitan dalam memahami suatu konsep, guru bisa mengulangnya. Guru mungkin perlu menambah waktu untuk materi tersebut.
Sebaliknya, jika murid cepat memahami, guru bisa melanjutkan ke topik berikutnya. Prota kelas 3 harus bersifat fleksibel, tidak kaku. Evaluasi secara berkala terhadap Program Tahunan (Prota) sangat dibutuhkan. Di akhir semester, guru melakukan refleksi terhadap keberhasilan Prota kurikulum merdeka. Apakah semua materi sudah disampaikan?, apakah alokasi waktunya sudah sesuai?. Refleksi tersebut menjadi bahan perbaikan untuk tahun ajaran selanjutnya.
Download Prota Akidah Akhlak kelas 3 fase B kurikulum merdeka selengkapnya klik disini
Membuat Prota Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah fase B kurikulum merdeka merupakan investasi yang memerlukan waktu panjang. Dokumen tersebut tidak hanya menjadi rutinitas administratif. Program Tahunan (Prota) adalah dasar untuk aktivitas belajar yang terencana dan berdampak.
Oleh karena itu, luangkan waktu untuk membuat Prota kurikulum merdeka secara rinci. Ajak rekan-rekan untuk berdiskusi. Gunakan berbagai sumber pembelajaran yang ada. Pastikan Prota kelas 3 yang dibuat benar-benar mencerminkan kebutuhan murid. Dengan cara itu, proses penanaman nilai-nilai akhlak yang baik sepanjang tahun akan terasa lebih mudah dan bermakna. Pada akhirnya, sasaran pendidikan untuk menciptakan generasi yang berkarakter bisa tercapai dengan maksimal.